Mengenal Prosesi Begalan, Aksi Masyarakat Rebutan Perabot Rumah Tangga, Apa Maknanya?

Aulia Hafisa

Senin, 12 Desember 2022 | 13:53 WIB
Mengenal Prosesi Begalan, Aksi Masyarakat Rebutan Perabot Rumah Tangga, Apa Maknanya?
Prosesi Begalan (djkn.kemenkeu.go.id)

Suara.com - Dalam prosesi pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono ada sebuah upacara adat bernama Begalan yang dilaksanakan keduanya. Bagi Anda yang belum tahu apa itu prosesi Begalan, di bawah ini kami jelaskan arti prosesi Begalan dalam pernikahan dilengkapi dengan makna dan tahapan pelaksanaannya. 

Arti prosesi begalan dalam pernikahan 

Dikutip dari arsip skripsi Muchlisin Anam "Tradisi Begalan dalam Upacara Perkawinan Adat Banyumas Perspektif Hukum Islam" (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) bahwa Begalan merupakan tradisi turun temurun dalam masyarakat Banyumas. Begalan merupakan tahap upacara untuk memberikan nasihat kepada pengantin baru. Adat Begalan merupakan adat asli orang Banyumas yang tidak sembarangan pasangan dapat menyelenggarakan tradisi ini. 

Begalan, secara bahasa berasal dari kata begal (Jawa) yang berarti perampok. Sementara itu, perampok berarti pelaku kejahatan yang pekerjaannya merampas barang-barang milik orang lain. Perampasan yang dilakukan oleh pembegal biasanya dilakukan secara terang-terangan di mana korbannya dalam keadaan sadar atau dalam istilah Jawa disebut mbegal. 

Dalam kepercayaan adat Banyumas, upacara Begalan adalah salah satu syarat atau krenah/pengruwat guna menghindari kekuatan-kekuatan gaib yang dapat mengganggu dan mengancam keselamatan terutama pada kedua mempelai pengantin. Pelaksanaannya berupa pementasan tari dan tanya jawab antara pihak pengantin laki-laki dengan pihak pengantin perempuan. 

Tahapan prosesi begalan

Masih berdasarkan data skripsi dari Muchlisin Anam, dalam proses pelaksanaannya ada beberapa tahap yang dilakukan oleh juru Begal, yakni: 

1. Pengantin pria mempersiapkan barang  bawaan seperti brenong kepang/uba rampe. 

2. Juru Begal berangkat ke rumah pengantin wanita untuk merias diri dan berganti pakaian yang telah dibawanya.

baca juga

3. Pelaksanaan Begalan diadakan di halaman rumah mempelai wanita. 

4. Pada saat iring-iringan pengantin pria sampai di halaman rumah pengantin wanita, pengantin pria bersama keluarganya tidak langsung masuk ke rumah pihak wanita. 

5. Pihak pengantin pria dihadang oleh wakil pengantin wanita yang di sebut Suro Langu. 

6. Sesampainya di depan teras rumah pengantin wanita, rombongan pengantin pria berhenti dan kemudian Pembawa Acara (Pranoto Adicoro) memberikan waktunya kepada juru Begal untuk memulai ritual Begalan.

7. Juru Begal membuka acara untuk menyampaikan maksud Begalannya, dengan menyampaikan sambutan kepada masyarakat yang hadir saat itu dengan maksud menghormati dan meminta maaf apabila dalam pementasan Begalan tersebut terdapat kesalahan.

8. Setelah sambutan selesai, ritual inti Begalan dimulai. Suro Langu memberikan syarat kepada Suro Genthong, boleh masuk apabila Suro Genthong bisa menjelaskan makna dari semua barang-barang yang dibawa. Tanya jawab ini sebagai nasehat atau penerangan bagi kedua mempelai sekaligus buat yang hadir. 

9. Setelah semua barang-barang (brenong kepang) itu diterangkan satu persatu, pertengkaran pun memuncak dan terjadilah peperangan.

10. Pada saat puncaknya Suro Langu sebagai juru Begal mengayunkan pedang kayu (pedang wlira) tepat mengenai kendi dan pecahlah kendi yang di bawa oleh Suro Genthong sebagai pembawa brenong kepang. 

11. Berebutlah para penonton ikut mengambil barang-barangnya. 

12. Selesai perebutan diakhiri dengan gendhing eling-eling yang berarti selesai pula pertunjukan Begalan. Sedangkan pengantin melanjutkan serangkaian upacara berikutnya.

Makna prosesi Begalan

Makna prosesi Begalan bisa dilihat dari barang-barang yang dibawa sebagai simbol berikut ini.

1. Pikulan

Simbol keseimbangan peran dalam rumah tangga sebagai pasangan suami istri. 

2. Iyan, berupa tampah berbentuk segi empat

Simbol nasehat agar pasangan suami istri dapat bersoialisasi dengan masyarakat dan lingkungan sekitar. 

3. Pedhang Wlira

Simbol yang ditujukan kepada suami, berisi nasehat agra ia bisa melindungi keluarganya dari bahaya yang mengancam. 

4. Irus

Simbol yang berisi nasehat agar seseorang yang berumah tangga bisa menjauhkan diri dari godaan yang dapat meretakkan hubungan rumah tangga.

Demikian itu penjelasan tentang prosesi begalan dalam pernikahan. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspresi Jokowi Tertatih-tatih Gendong Putranya saat Prosesi Siraman, Kaesang: Udah Kasihan Bapak

Ekspresi Jokowi Tertatih-tatih Gendong Putranya saat Prosesi Siraman, Kaesang: Udah Kasihan Bapak

Dexcon | Senin, 12 Desember 2022 | 12:54 WIB

11 Momen Finalis Puteri Indonesia Jadi Bridesmaid Pernikahan Kaesang-Erina, Cantik Bagai Bidadari

11 Momen Finalis Puteri Indonesia Jadi Bridesmaid Pernikahan Kaesang-Erina, Cantik Bagai Bidadari

Entertainment | Senin, 12 Desember 2022 | 11:56 WIB

5 Fakta Unik Pernikahan Kaesang-Erina, Mahar 300 Ribu Hingga Tamu Dilarang Pakai Batik Parang

5 Fakta Unik Pernikahan Kaesang-Erina, Mahar 300 Ribu Hingga Tamu Dilarang Pakai Batik Parang

News | Senin, 12 Desember 2022 | 11:40 WIB

Terkini

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:00 WIB

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

×