Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 04 April 2026 | 12:53 WIB
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Tsabita Aulia)
baca 10 detik
  • Pramono Anung memantau 72 siswa keracunan makanan setelah menyantap menu makan bergizi di empat sekolah Jaktim.
  • Para siswa yang dirawat di tiga rumah sakit mengalami gejala mual hingga diare, namun kondisinya kini dinyatakan stabil.
  • Biaya perawatan medis para korban akan ditanggung penuh oleh BPJS Kesehatan serta pihak Badan Gizi Nasional atau BGN.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengecek langsung kondisi puluhan siswa yang diduga keracunan usai menyantap makan bergizi gratis (MBG) yang disajikan oleh salah satu SPPG di Pondok Kelapa 2, Jakarta Timur.

Di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Pramono mengatakan ada 4 sekolah yang diduga siswanya keracunan usai mengkonsumsi makanan tersebut, yakin: SMA 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09, dan SDN Pondok Kelapa 07.

"Sampai dengan sekarang ini, korban yang dirawat di tiga rumah sakit mengalami perubahan, yaitu: Duren Sawit, Pondok Kopi, dan Rumah Sakit Harum, totalnya 72 orang," ujar Pramono, Sabtu (4/4/2026).

Untuk pembiayaan selama mereka menjalani perawatan di RS, Pramono memastikan mereka terdaftar di dalam BPJS Kesehatan, maka sepenuhnya akan di-cover oleh BPJS Kesehatan.

"Yang tidak ter-cover oleh BPJS Kesehatan, BGN menyatakan akan bertanggung jawab untuk itu," katanya.

Politikus senior PDIP ini mengatakan koordinasi yang cepat terjalin antara BGN dengan Pemerintah DKI Jakarta.

"Dan saya tadi sudah melihat sebagian besar yang korban terdampak, memang diduga dari makanan spageti-nya. Diduga ya, tapi saya tidak mau berandai-andai, nanti biar laboratorium atau pihak yang bertanggung jawab yang akan menyampaikan secara terbuka," katanya.

"Jadi penanganannya sudah Alhamdulillah, penanganan sudah berjalan dengan baik, mudah-mudahan anak-anaknya segera sehat kembali," Pramono menambahkan.

Lebih lanjut, para siswa yang kekinian masih dirawat di RS rata-rata mengalami demam, panas, mual, muntah, diare. Pramono memastikan kondisi mereka terus membaik.

baca juga

"Dan Alhamdulillah kondisinya sekarang semuanya stabil, recovery, mudah-mudahan 1-2 hari sudah selesai semua," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Minta Perkembangan Anak Penerima MBG Dipantau, Dari IQ Sampai Tinggi Badan

Pemerintah Minta Perkembangan Anak Penerima MBG Dipantau, Dari IQ Sampai Tinggi Badan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:33 WIB

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

News | Jum'at, 03 April 2026 | 09:10 WIB

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:34 WIB

Ribuan SPPG Disanksi dan Ditutup Sementara, Pemerintah Perketat Tata Kelola Program MBG

Ribuan SPPG Disanksi dan Ditutup Sementara, Pemerintah Perketat Tata Kelola Program MBG

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 06:50 WIB

Terkini

SF Hariyanto Buka Festival Pacu Jalur 2026, Ungkap Geliat Ekonomi Mikro

SF Hariyanto Buka Festival Pacu Jalur 2026, Ungkap Geliat Ekonomi Mikro

Riau | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Lewat Seni Jathilan, Program GEMPAR di Pasar Ngino Sleman Dongkrak Omzet Pedagang

Lewat Seni Jathilan, Program GEMPAR di Pasar Ngino Sleman Dongkrak Omzet Pedagang

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:35 WIB

4 Cleansing Foam Low pH Korea untuk Kulit Kering Tanpa Merusak Skin Barrier

4 Cleansing Foam Low pH Korea untuk Kulit Kering Tanpa Merusak Skin Barrier

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:34 WIB

Sifat Persegi dan Persegi Panjang: Kupas Tuntas Perbedaan, Rumus, dan Contoh Soalnya

Sifat Persegi dan Persegi Panjang: Kupas Tuntas Perbedaan, Rumus, dan Contoh Soalnya

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:34 WIB

Baru 100 Meter Tinggalkan SPBU, Mobil Xenia di Semarang Terbakar

Baru 100 Meter Tinggalkan SPBU, Mobil Xenia di Semarang Terbakar

Jawa Tengah | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:33 WIB

Dua Kapal Terbakar, Dudy: Kami Akan Cabut Izin Rute Jika Tak Patuh

Dua Kapal Terbakar, Dudy: Kami Akan Cabut Izin Rute Jika Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:31 WIB

Anak 15 Tahun Ancam Bom ke Sekolah SMP Singapura, Semua Orang Panik Hingga Dievakuasi

Anak 15 Tahun Ancam Bom ke Sekolah SMP Singapura, Semua Orang Panik Hingga Dievakuasi

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:30 WIB

KPK: Putusan Pengadilan Singapura Bisa Percepat Ekstradisi Paulus Tannos

KPK: Putusan Pengadilan Singapura Bisa Percepat Ekstradisi Paulus Tannos

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:29 WIB

Harga Pangan 19 Agustus: Cabai dan Daging Sapi Merangkak Naik

Harga Pangan 19 Agustus: Cabai dan Daging Sapi Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Film Live-Action Look Back Masuk Kompetisi BFI London Film Festival 2026

Film Live-Action Look Back Masuk Kompetisi BFI London Film Festival 2026

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:25 WIB

×