Soal Foto Bareng Lukisan Gus Dur Bertelanjang Dada, Mahfud MD: Justru Menghormati Jati Diri..

Selasa, 13 Desember 2022 | 10:44 WIB
Soal Foto Bareng Lukisan Gus Dur Bertelanjang Dada, Mahfud MD: Justru Menghormati Jati Diri..
Kolase unggahan Mahfud MD (twitter.com/mohmahfudmd)

Suara.com - Unggahan foto Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Menkopolhukam) Mahfud MD di depan lukisan mendiang Presiden Keempat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sempat jadi perbincangan publik.

Pasalnya pada lukisan tersebut, tampak sosok Gus Dur yang bertelanjang dada dengan latar langit.

Menanggapi berbagai sorotan terhadap lukisan Gus Dur, Mahfud MD menjelaskan bahwa lukisan tersebut hanya ingin menggambarkan kepolosan sosok Gus Dur. Hal ini dinyatakan Mahfud MD melalui akun Twitternya pada Selasa (13/11/2022).

Pada unggahan tersebut, Mahfud MD mengunggah foto di depan lukisan Hoegeng yang perutnya terlihat.

Kolase unggahan Mahfud MD (twitter.com/mohmahfudmd)
Kolase unggahan Mahfud MD (twitter.com/mohmahfudmd)

"Orang yang berkomentar dengan wawasan picik selalu memulai dengan penilaian nyinyir suudzdzan," ungkap Mahfud MD.

"Lukisan Gus Dur yang bertelanjang dada misalnya, menurut pelukisnya justru untuk menghormati jati diri Gus Dur yang polos menuju nirwana. Lihat ini ada juga lukisan Pak Hoegeng yang telanjang dada dan perut," imbuhnya.

Lebih lanjut Mahfud MD menyebutkan bahwa lukisan-lukisan tersebut adalah karya dari Butet Kertaradjasa. Selain Gus Dur dan Hoegeng, ada juga lukisan Presiden pertama Ir Soekarno dan Sri Sultan Hamengku Buwono IX.

"Lukisan Bung Karno yang hanya memakai celana pendek dan peci hitam, telanjang dada, perut, dan lutut ke bawah sangat memukau. Sekarang sedang dipamerkan di Sarinah," tambahnya lagi.

Cuitan Mahfud MD (twitter.com/mohmahfudmd)
Cuitan Mahfud MD (twitter.com/mohmahfudmd)

Cuitan Mahfud MD tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.

Baca Juga: Mahfud MD Dinilai Mampu Jadi Cawapres, Siapa Sosok yang Cocok Didampingi?

"Pak @mohmahfudmd, hasil lukisan itu, tentu yang bisa menilai eloknya adalah yang melihat hasil lukisan bukan si pelukis. Terlepas dari niat pelukis, misal ada tanggapan yang lain dari yang melihat lukisan, yo itu juga tetap dihargai. Bukan malah bilang picik," komentar warganet.

"Terlepas dari niatnya baik atau buruk, tetap saja melukis Gus Dur dengan hanya mengenakan celana dalam itu tidak beradab," imbuh warganet lain.

"Kalau di Twitter enggak bisa memohon komentar seperti yang diharapkan, akan beraneka ragam komen," tambah lainnya.

"Betul prof, saya juga sempat bingung kenapa Gus Dur digambar kayak gitu, setelah merenung malah ngelihatnya upaya sadar menghindari pengkultusan Gus Dur," tulis warganet di kolom komentar.

"Betul sekali prof krn seorang seniman tidak akan melukis sesuatu tanpa didasari makna dari lukisan," timpal lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI