Ungkit Aksi Turun Gunung SBY, Amien Rais Heran Partai Ummat Dijegal: Saya Sudah Tua Kok Ditakuti?

Rifan Aditya | Elvariza Opita | Suara.com

Sabtu, 17 Desember 2022 | 16:50 WIB
Ungkit Aksi Turun Gunung SBY, Amien Rais Heran Partai Ummat Dijegal: Saya Sudah Tua Kok Ditakuti?
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais membahas soal dugaan penjegalan Partai Ummat oleh KPU di Karni Ilyas Club. (YouTube/Karni Ilyas Club)

Suara.com - Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, sedang menjadi sorotan karena menduga kuat ada permainan yang berbuntut menjegal partainya.

Sebagai informasi, Partai Ummat dinyatakan tidak lolos verifikasi faktual. Bahkan Amien sempat mengaku mendapatkan informasi dari A1 bahwa partainya sengaja dicekal untuk maju ke Pemilihan Umum 2024.

Amien pun buka-bukaan mengenai hal ini di program Karni Ilyas Club. Amien mengklaim ada peran kekuasaan dalam sistem politik Indonesia.

"Struktur politik di negeri kita ini, seluruh percabangan politik dari Jakarta sampai ke ujung Papua dan Aceh, itu memang dikendalikan dari pusat kekuasaan. Pusat kekuasaan ini punya tim yang saya kira cukup jitu untuk meneropong kondisi di Indonesia," bebernya.

"Jadi saya memang merasa mengapa dengan saya udah makin tua kok makin ditakuti. Jadi saya dianggap semacam... kalau kata orang Jawa kelilip, (sesuatu) yang ada di mata dan harus dibuang," sambungnya, dikutip dari kanal YouTube Karni Ilyas Club, Sabtu (17/12/2022).

Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais (tengah). (tangkapan layar/dok Partai Ummat)
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais (tengah). (tangkapan layar/dok Partai Ummat)

Amien Rais memastikan partainya selalu sesuai konstitusi yang berlaku. "Tapi ada saja yang seolah-olah (menuding saya), 'This man is dangerous'," tegasnya.

Mantan Ketua MPR RI itu meyakini dirinya sudah ditarget oleh kekuasaan karena kritis mengomentari sistem demokrasi di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Ini kritik saya kepada rezim sekarang ini, memang sejak hari pertama dilantik pada periode pertama, itu saya kira pikirannya sudah bagaimana supaya dipilih lagi," tutur Amien, menyebut pemerintahan Jokowi seolah tak menawarkan prestasi selama berkuasa.

Kecurigaannya bahwa Partai Ummat dicurangi semakin kuat dirasakan Amien ketika dirinya mengingat kembali pernyataan lantang Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengaku siap turun gunung.

"Ingat nggak Pak SBY kan lantang 'Saya akan turun gunung, akan ikut mengawasi proses Pemilu, karena saya punya data yang valid kemarin ada kecurangan'," ujar Amien.

"Itu kalau yang ngomong bukan Pak SBY mungkin (saya tidak percaya), Pak SBY kan orangnya sangat teliti, tidak akan bicara kalau tidak ada (bukti) yang solid. Nah saya kira ini perpanjangan dari yang kemarin lah," tandasnya.

Presiden Keenam, Susilo Bambang Yudhoyono saat memberi pemaparan kepada kader Partai Demokrat. (Twitter/SBYudhoyono)
Presiden Keenam, Susilo Bambang Yudhoyono saat memberi pemaparan kepada kader Partai Demokrat. (Twitter/SBYudhoyono)

Sebagai pengingat, SBY pernah menjadi buah bibir karena pernyataan kesiapannya turun gunung. Pasalnya SBY mengklaim akan terjadi kecurangan di Pemilu 2024 yang berpotensi membuat Partai Demokrat dijegal.

"Saya mendengar, mengetahui, bahwa ada tanda-tanda Pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil. Konon akan diatur dalam Pemilihan Presiden nanti yang hanya diinginkan oleh mereka, dua pasangan Capres dan Cawapres saja yang dikehendaki oleh mereka," ungkap SBY kepada para kadernya.

"Informasinya, Demokrat sebagai oposisi jangan harap bisa mengajukan Capres Cawapresnya sendiri, bersama koalisi tentu saja. Jahat bukan? Menginjak-injak hak rakyat bukan?" pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perjalanan Karier Politik Amien Rais: Dulu Mendirikan PAN, Kini Setia dengan Partai Ummat

Perjalanan Karier Politik Amien Rais: Dulu Mendirikan PAN, Kini Setia dengan Partai Ummat

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 11:51 WIB

Balik Senggol Amien Rais yang Merasa Dizalimi Rezim, Hasto PDIP: Ngapain Ninggalin PAN?

Balik Senggol Amien Rais yang Merasa Dizalimi Rezim, Hasto PDIP: Ngapain Ninggalin PAN?

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 07:49 WIB

Bergadang 3 Hari Buat Gugatan, Denny Indrayana: Partai Ummat Layak Dikabulkan Jadi Peserta Pemilu 2024

Bergadang 3 Hari Buat Gugatan, Denny Indrayana: Partai Ummat Layak Dikabulkan Jadi Peserta Pemilu 2024

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 17:04 WIB

Momen SBY Murka, Gegara Difitnah Dapat Rumah Mewah dari Negara Seluas 5000 Meter Persegi

Momen SBY Murka, Gegara Difitnah Dapat Rumah Mewah dari Negara Seluas 5000 Meter Persegi

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 18:03 WIB

Resmi Layangkan Gugatan ke Bawaslu, Partai Ummat Boyong Lebih dari 6 Ribu Bukti di Antaranya KTA hingga Video

Resmi Layangkan Gugatan ke Bawaslu, Partai Ummat Boyong Lebih dari 6 Ribu Bukti di Antaranya KTA hingga Video

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 16:13 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB