Politisi Senior PDIP Tak Percaya Koar-Koar Surya Paloh Setia dengan Jokowi: Sampeyan Kan Pernah Ancam Mundur!

Dany Garjito, Elvariza Opita

Rabu, 21 Desember 2022 | 15:18 WIB
Politisi Senior PDIP Tak Percaya Koar-Koar Surya Paloh Setia dengan Jokowi: Sampeyan Kan Pernah Ancam Mundur!
Presiden RI Jokowi bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Hubungan antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Presiden Joko Widodo semakin panas dingin diduga setelah deklarasi Anies Baswedan sebagai Bakal Calon Presiden 2024.

Sebagai gambaran, Anies dianggap sebagai antitesis dari Jokowi sementara Partai NasDem adalah koalisi pemerintah. Namun Paloh sendiri memastikan Partai NasDem akan tetap mendukung Jokowi hingga akhir masa pemerintahan tahun 2024 mendatang.

Namun pernyataan Surya ini dianggap angin lalu semata oleh politikus senior PDI Perjuangan Panda Nababan. Panda menyebut Paloh punya rekam jejak yang meragukan untuk kesetiaannya kepada Jokowi.

Politikus senior PDIP Panda Nababan. (YouTube/Total Politik)
Politikus senior PDIP Panda Nababan. (YouTube/Total Politik)

Dikutip dari WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Panda rupanya mengungkit ancaman mundur Paloh dari koalisi di periode pertama pemerintahan Jokowi.

"Kau ulangi lihat pidato dia ’kita tetap setia, tetap mendukung sampai di akhir, eh sampeyan kan pernah ngancam juga… dia ada sisi lain, ah yang bener sampeyan dulu pernah mau narik (dukungan)," kata Panda, dikutip pada Rabu (21/12/2022).

Ancaman mundur ini rupanya muncul ketika Paloh meminta Jokowi untuk mempertahankan Jaksa Agung HM Prasetyo beberapa tahun lalu.

Saat itu Paloh tidak ingin HM Prasetyo dipertahankan, atau Partai NasDem akan menarik dukungannya terhadap pemerintahan Jokowi.

"Waktu Surya Paloh cerita (tidak setuju Jaksa Agung digeser) ke saya, saya konfirmasi ke Presiden. Jokowi pun membenarkan cerita itu," beber Panda.

Jaksa Agung HM Prasetyo. [Antara]
Jaksa Agung HM Prasetyo. [Antara]

Saat itu Panda bertanya apakah Jokowi akan menurut kepada Paloh yang telah mengancamnya. Namun saat itu Jokowi cuma memberi jawaban sederhana.

baca juga

"Ya sudahlah, nanti kita lihat saja," jelas Panda, menirukan respons Jokowi saat itu.

Namun Panda juga menyoroti ada perbedaan ekspresi Jokowi yang tidak seperti biasanya. Ancaman itu juga, menurut Panda, pasti sulit dilupakan oleh Jokowi.

"Mimik mukanya ke saya, tidak Jokowi yang tegar, tegas," ucap Panda.

"Feeling (perasaan) aku, itu berbekas karena ada ancaman," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Buka Suara, Tak Ingin Rumah Pensiun Jokowi di IKN: Biar Mudah Cari Lauk Makan

Gibran Buka Suara, Tak Ingin Rumah Pensiun Jokowi di IKN: Biar Mudah Cari Lauk Makan

Sumatera | Rabu, 21 Desember 2022 | 14:16 WIB

Kabar Gembira, Jokowi Sebut Kemungkinan PPKM Dihentikan Akhir 2022

Kabar Gembira, Jokowi Sebut Kemungkinan PPKM Dihentikan Akhir 2022

Sumut | Rabu, 21 Desember 2022 | 13:42 WIB

CEK FAKTA: Bikin Musuh Jokowi Panik, Benarkah Gibran Rakabuming Maju ke Pilpres 2024?

CEK FAKTA: Bikin Musuh Jokowi Panik, Benarkah Gibran Rakabuming Maju ke Pilpres 2024?

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 13:54 WIB

Alasan Presiden Jokowi Larang Ekspor Biji Bauksit, Aturan Pemerintah Berlaku di Tahun 2023

Alasan Presiden Jokowi Larang Ekspor Biji Bauksit, Aturan Pemerintah Berlaku di Tahun 2023

Cianjur | Rabu, 21 Desember 2022 | 12:21 WIB

Punya Tempat Spesial, Ada Peluang Andika Perkasa Dipinang NasDem Jelang Pemilu 2024

Punya Tempat Spesial, Ada Peluang Andika Perkasa Dipinang NasDem Jelang Pemilu 2024

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 11:50 WIB

Terkini

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:30 WIB

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:22 WIB

×