Jokowi Kesal Istana Kerap Jadi Kambing Hitam, Moeldoko Tak Mau Berpikir Negatif

Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 22 Desember 2022 | 19:03 WIB
Jokowi Kesal Istana Kerap Jadi Kambing Hitam, Moeldoko Tak Mau Berpikir Negatif
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengecam aksi bom bunuh diri yang dilakukan Agus Muslim, eks napi terorisme di halaman Polsek Astanaanyar Kota Bandung, Rabu (7/12/2022). (KSP)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi sempat menyebut kalau pihak Istana kepada menjadi kambing hitam dari kegagalan sejumlah pihak. Menanggapi itu, Kepala Staf Presiden Moeldoko enggan buru-buru berpikir negatif.

Moeldoko enggan berpikiran negatif apabila ada pihak yang sengaja mengkambinghitamkan Istana untuk urusan Pemilu 2024.

"Saya pikir itu jangan buru-buru berpikir negatif seperti itu lah, ya. Menurut saya nggak. Nggak ada yang melakukan itu, ya," kata Moeldoko di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (22/12/2022).

Moeldoko berusaha berpikiran positif karena pemerintah tengah sibuk menjalankan sejumlah program di sisa masa jabatan Jokowi. Karena itu ia juga mengaku belum ada pemikiran khusus terkait urusan politik Pemilu 2024.

"Belum berpikir tentang bagaimana tetek bengek tentang 2024 kecuali kita mengikuti bagaimana yang telah disusun oleh KPU," tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi memandang kalau Istana maupun pemerintah selalu menjadi sasaran empuk untuk menjadi kambing hitam.

"Adalagi nanti, mungkin, mungkin, untuk pilpres, nanti bisa seperti itu lagi. Ada orang atau tokoh yang ingin sekali dapat kendaraan supaya bisa mencalonkan, ternyata tidak bisa," ucap Jokowi saat berpidato dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Partai Hanura di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2022).

Ia juga meminta seluruh pihak untuk bisa berpikir dengan akal sehat. Itu diminta Jokowi supaya tidak ada lagi yang asal menuduh Istana sebagai pelaku gagalnya seorang calon presiden atau capres maupun parpol gagal di Pilpres 2024.

"Jadi kalau ada hal-hal seperti itu marilah kita bersama-sama berpikir dengan akal sehat. Apakah semudah itu partai atau peserta pilpres bisa digagalkan dengan mudah? Kan enggak," kata Jokowi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Pranowo Unggul dari Anies dan Prabowo di Survei Capres Charta Politika

Ganjar Pranowo Unggul dari Anies dan Prabowo di Survei Capres Charta Politika

Sumatera | Kamis, 22 Desember 2022 | 18:52 WIB

Survei Charta Politika Soal Tingkat Kepercayaan ke Lembaga Negara: TNI Teratas, DPR Paling Buncit, Posisi KPK dan Polri?

Survei Charta Politika Soal Tingkat Kepercayaan ke Lembaga Negara: TNI Teratas, DPR Paling Buncit, Posisi KPK dan Polri?

News | Kamis, 22 Desember 2022 | 18:48 WIB

Survei Charta Politika: Pasangan Ganjar-Prabowo Berpotensi Menang 1 Putaran di Pilpres 2024

Survei Charta Politika: Pasangan Ganjar-Prabowo Berpotensi Menang 1 Putaran di Pilpres 2024

News | Kamis, 22 Desember 2022 | 18:41 WIB

NasDem Pertimbangkan Serius Duet Anies - Khofifah, Demokrat Tetap Usulkan Anies - AHY

NasDem Pertimbangkan Serius Duet Anies - Khofifah, Demokrat Tetap Usulkan Anies - AHY

News | Kamis, 22 Desember 2022 | 18:37 WIB

Kalau Pilpres Dilaksanakan Hari Ini, Publik Memilih Ridwan Kamil Sebagai Wakil Presidennya

Kalau Pilpres Dilaksanakan Hari Ini, Publik Memilih Ridwan Kamil Sebagai Wakil Presidennya

News | Kamis, 22 Desember 2022 | 18:32 WIB

Terkini

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

×