Dear Jokowi, NasDem Minta Jangan Gampang Baper: Istana Memang Selalu Ikut Campur di Partai Politik

Aulia Hafisa, Elvariza Opita

Jum'at, 23 Desember 2022 | 15:39 WIB
Dear Jokowi, NasDem Minta Jangan Gampang Baper: Istana Memang Selalu Ikut Campur di Partai Politik
Presiden Jokowi.(Biro Setpres)

Suara.com - Presiden Joko Widodo blak-blakan mengaku heran karena pihaknya selalu dituding terlibat dalam berbagai gejolak politik, mulai dari partai yang tidak lolos verifikasi faktual KPU sampai gagalnya partai membentuk koalisi.

"Gagal koalisi, nanti yang dituduh Istana lagi. Ya padahal kita itu kan nggak ngerti, koalisi antarpartai, antar ketua partai yang ketemu," kata Jokowi di HUT ke-16 Partai Hanura, Rabu (21/12/2022).

Meski tidak mengungkap gamblang siapa pihak yang sebenarnya disindir, perhatian publik langsung terarah kepada Partai NasDem yang sekarang sedang gencar membentuk Koalisi Perubahan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat.

Ketua DPP Partai NasDem Effendy Choirie sendiri bersikap lebih hati-hati dalam menanggapi pernyataan Jokowi tersebut. Namun di program Dua Sisi di kanal YouTube tvOneNews, Gus Choi meminta agar Jokowi jangan terbawa perasaan alias baper.

Gus Choi (YouTube)
Gus Choi (YouTube)

Pasalnya menurut Gus Choi, sejak dahulu Istana memang selalu ikut campur dalam berbagai gejolak politik Tanah Air. Pernyataan ini didasarkan pada berbagai catatan sejarah Indonesia.

"Semua hal di republik ini, terkait dengan politik, semua terkait dengan Istana," tegas Gus Choi, dikutip pada Jumat (23/12/2022).

Gus Choi mengingatkan dengan peristiwa bubarnya HMI, PSI, sampai Masyumi yang tidak lepas dari peran Istana di era pemerintahan Presiden ke-1 Ir Soekarno.

"Zaman orde baru juga semua serba Istana. Gusur Gus Dur, Istana. Merestui siapa, Istana. Gusur orang NU dari PPP, Istana. Semua dulu serba Istana. Muhammadiyah, Pak Amien Rais dulu ketika terpilih kalau nggak dapat restu Istana juga nggak jadi. Banyak kasus," sambungnya.

Hal yang sama tetap berlaku pasca reformasi. Selalu ada peran Istana di pergumulan politik, keterpilihan Ketua Umum hingga pecahnya partai-partai, semua selalu dalam campur tangan Istana.

baca juga

"Di era SBY, PKB pecah dua. Proses hukum yang satu dimenangkan, padahal secara AD/ART dia pasti tidak menang, itu juga karena Istana. Kemudian zaman Pak Jokowi, banyak banget. Demokrat kemarin juga Istana, bahkan pelakunya dari Istana," jelas Gus Choi.

"Istana-nya itu apakah langsung Presiden, atau lingkungan Presiden yang direstui Presiden, atau Presiden itu diam tidak melarang," lanjutnya.

Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/12/2022). (Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/12/2022). (Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Menurut Gus Choi, seluruh dinamika politik ini tidak lepas dari Istana. Karena itulah Gus Choi tidak heran bila ada persepsi Istana di era Jokowi terlibat dalam berbagai gejolak politik.

"Ketika ada (partai) tidak diloloskan, kemudian ada sebagian menyatakan ini ada kaitannya dengan Istana, itu logis secara historis. Secara fakta, periode ini juga ada terkait," terang politikus Partai NasDem.

"Kalau rakyat menyalahkan juga tidak salah, karena Istana itu ada sejarahnya untuk selalu ikut campur pada penentuan hal-hal yang bersifat politik," tegasnya, bahkan turut menambahkan peran Istana terhadap dinamika ormas keagamaan.

Karena itulah Gus Choi mendorong supaya Jokowi dan Istana jangan terbawa perasaan dengan segala tudingan yang ada.

Apalagi karena Gus Choi memastikan Partai NasDem akan konsisten mendukung Jokowi sampai akhir masa pemerintahan tahun 2024 mendatang.

"Pak Jokowi kita dukung sampai akhir, nggak usah baper, khawatir ada riak-riak, ada tuduhan-tuduhan itu biasa saja karena memang sejarahnya begitu," tutur Gus Choi.

"Yang penting Bapak selamat sampai akhir, pemerintahannya sukses. Sekarang kita harapkan konsentrasi menjalankan program-program, nggak usah ngurusi yang kecil-kecil," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Isu Reshuffle Kabinet,  Jokowi: Ya Nanti

Soal Isu Reshuffle Kabinet, Jokowi: Ya Nanti

Video | Jum'at, 23 Desember 2022 | 12:05 WIB

Ngeri! Bukan Curhat Capek Disalahkan, Jokowi Ternyata Tebar Kode Bakal Ada Koalisi Gagal Terbentuk?

Ngeri! Bukan Curhat Capek Disalahkan, Jokowi Ternyata Tebar Kode Bakal Ada Koalisi Gagal Terbentuk?

News | Jum'at, 23 Desember 2022 | 13:37 WIB

Putar Haluan, PKB Sebut Pasangan Anies Baswedan-Cak Imin Bisa Menang Pilpres 2024

Putar Haluan, PKB Sebut Pasangan Anies Baswedan-Cak Imin Bisa Menang Pilpres 2024

Sumatera | Jum'at, 23 Desember 2022 | 11:55 WIB

Ragam Keluhan Jokowi: Kesal Istana Dituduh sampai Menteri Enak-enak Nyanyi

Ragam Keluhan Jokowi: Kesal Istana Dituduh sampai Menteri Enak-enak Nyanyi

News | Jum'at, 23 Desember 2022 | 11:24 WIB

Ki Joko Kendil, 2024 Presiden Indonesia Bendera Hijau

Ki Joko Kendil, 2024 Presiden Indonesia Bendera Hijau

Denpasar | Jum'at, 23 Desember 2022 | 10:54 WIB

Terkini

Bus Listrik Bogor Siap Layani Rute Wisata: Sambungkan Pakansari, Margo City Hingga Puncak

Bus Listrik Bogor Siap Layani Rute Wisata: Sambungkan Pakansari, Margo City Hingga Puncak

Bogor | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:39 WIB

Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag

Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!

Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!

Bola | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?

Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus

Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus

Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:34 WIB

Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan

Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan

Riau | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan

Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan

Video | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?

Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU

Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak

Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak

Riau | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:14 WIB

×