Profil Romo Magnis Suseno, Cendekiawan Katolik Saksi Ahli Ringankan Bharada E di Sidang Kasus Ferdy Sambo

Rifan Aditya

Selasa, 27 Desember 2022 | 07:28 WIB
Profil Romo Magnis Suseno, Cendekiawan Katolik Saksi Ahli Ringankan Bharada E di Sidang Kasus Ferdy Sambo
Profil Romo Magnis Suseno, Pasto Jadi Saksi Ahli Ringankan Bharada E di Sidang Kasus Ferdy Sambo - Ahli filsafat moral, Franz Magnis-Suseno atau Romo Magnis, menjelaskan mengenai etika normatif dalam persidangan kasus Yosua, dengan terdakwa Bharada Richard Eliezer atau Bharada E di PN Jaksel. (Suara.com/Rakha)

Suara.com - Sidang kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, pada Senin (26/12/2022). Dalam sidang lanjutan tersebut, kuasa hukum Bharada Richard Eliezer alias Bharada E menghadirkan tiga orang saksi ahli yang meringankan. Satu di antara tiga saksi yang dihadirkannya adalah Romo Magnis Suseno. Lalu siapa sosoknya, ini dia profil Romo Magnis

Pada persidangan tersebut Romo Magnis memberikan pernyataan mengenai etika normatif dalam persidangan kasus Pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Bharada E. Romo Magnis menjelaskan jika perintah Ferdy Sambo kepada Bharada E untuk membunuh Yosua adalah perintah yang sulit ditolak. 

Lebih lanjut ia menjelaskan jika perintah ini berkaitan dengan teori relasi kuasa. Jika dilihat dari jenjang pangkat Bharada E dengan Ferdy Sambo keduanya memiliki sekat tingkatan kuasa yang sangat jauh.

Oleh sebab itulah, mengapa Bharada E tidak bisa menolak perintah atasannya meskipun ia harus menghabisi nyawa rekan kerjanya. Seperti apa profil Romo Magnis? Ketahui informasi selengkapnya pada ulasan berikut ini. 

Profil Romo Magnis 

Franz Magnis-Suseno atau Romo Magnis Suseno dikenal sebagai seorang pastor Gereja Katolik, cendekiawan, tokoh budayawan, dan guru besar filsafat. Romo Magnis yang memiliki nama asli R.P. Prof. Dr. Franz Magnis-Suseno SJ.

Beliau lahir pada 26 Mei 1936 di Eckersdorf, Sesilia, Distrik Glatz yang saat itu masih menjadi bagian dari wilayah Jerman. Saat ini tanah kelahiran Romo Magnis telah berada di wilayah Bozkow, Nowa Ruda, Polandia. 

Romo Magnis merupakan putra sulung dari pasangan Ferdinand Graf von Magnis dan Maria Anna Grafin von Magnis, prinzenssin zu Lowenstein. Ia diketahui memiliki satu orang adik laki-laki dan empat adik perempuan. Dikutip dari berbagai sumber, ayah Romo Magnis, Ferdinand Graf von Magnis pernah ditahan oleh Uni Soviet selama bertahun-tahun. 

Keluarganya tinggal di Kastil Eckersdorf, selum mereka terusir dari Jerman meskipun berasal dari keluarga bangsawan. Kemudian pada 1945, keluarga Magnis memutuskan untuk mengungsi ke Cekoslowakia Barat.

baca juga

Tiga tahun kemudian, sang ayah resmi dibebaskan. Keluarga Romo Magnis pun bisa kembali berkumpul dan tinggal di Jerman Barat. 

Pendidikan Romo Magnis Suseno

Guru Besar Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyakara, Franz Magnis Suseno dalam webinar bertajuk Pancasila: Tandingan Agama atau Etika Kebangsaan?, Sabtu (19/6/2021). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]
Guru Besar Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyakara, Franz Magnis Suseno dalam webinar bertajuk Pancasila: Tandingan Agama atau Etika Kebangsaan?, Sabtu (19/6/2021). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Setelah menyelesaikan pendidikan jenjang SMA, Romo Magnis bergabung dengan Serikat Jesuit. Serikat Jesuit sendiri adalah ordo yang ada di dalam Gereja Katolik Roma dan dikenal dengan kedisiplinannya. Pada tahun 1955, Romo Magnis menempuh pendidikan ilmu kerohanian. 

Karena bergabung dengan Serikat Jesuit inilah yang membuat Magnis dikirim ke Indonesia. Beliau diutus untuk melakukan pengabdian ketika usianya yang masih 25 tahun pada Januari 1961. Selama di Indonesia, ia tinggal di Kulon Progo, DIY sambil menempuh pendidikan di Institut Filsafat Teologi Yogyakarta. 

Selama tinggal di Jogja, Romo Magnis banyak belajar bahasa dan juga budaya Jawa yang berpadu dengan ajaran Katolik. Kemudian selesai ditahbiskan menjadi seorang pastor pada 1967, ia ditugaskan untuk mempelajari ilmu filsafat di Jerman hingga berhasil meraih gelar doktor di jurusan filsafat. 

Selang beberapa tahun tepatnya pada 1977, ia resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan menambah namanya dengan nama Indonesia. Sejak menjadi WNI itulah namanya berubah menjadi Franz Magnis-Suseno. 

Diketahui Romo Magnis berteman baik dengan sejumlah tokoh penting, salah satunya Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur. Bahkan, ia menganggap Gus Dur adalah orang yang paling penting dalam hidupnya. 

Prestasi Romo Magnis Suseno

[Sesawi/AFP]
[Sesawi/AFP]

Selama di Indonesia, Romo Magnis berkontribusi yang sangat besar di bidang pendidikan. Ia menjadi dosen di beberapa universitas ternama di Indonesia hingga menyandang gelar guru besar dan dosen luar biasa. Romo Magnis juga menjadi penceramah cukup digemari dan penulis sejumlah karangan ilmiah populer. 

Berdasarkan catatan, sudah sejak 1 april 1996, Romo Magnis diangkat menjadi Guru Besar filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta. Bahkan sampai saat ini, ia masih aktif menjadi dosen, ahli ilmu filsafat serta aktif dan juga produktif dalam menghasilkan beberapa tulisan. 

Sepanjang tinggal di Indonesia, Romo Magnis telah mendapatkan dua penghargaan. Diantaranya yaitu penghargaan Bintang Mahaputra Utama pada 2015 silam dan Premio Internazionale Matteo Ricci atau Matteo Ricci Award (MRA) pada tahun 2016. 

Itu tadi profil Romo Magnis yang hadir dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J sebagai saksi ahli Bharada E. Semoga menjawab rasa penasaran Anda!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cecar Romo Magnis Suseno soal Moral Bharada E, Jaksa Singgung Surat Matius 5 Ayat 21: Jangan Membunuh...

Cecar Romo Magnis Suseno soal Moral Bharada E, Jaksa Singgung Surat Matius 5 Ayat 21: Jangan Membunuh...

News | Senin, 26 Desember 2022 | 15:19 WIB

Bikin Kubu Sambo Ketar-ketir, Saksi Ahli Franz Magnis Suseno Bongkar 3 Poin Ringankan 'Dosa' Richard Eliezer

Bikin Kubu Sambo Ketar-ketir, Saksi Ahli Franz Magnis Suseno Bongkar 3 Poin Ringankan 'Dosa' Richard Eliezer

News | Senin, 26 Desember 2022 | 13:46 WIB

Profil Franz Magnis Suseno, Guru Besar STF Driyarkara Jadi Saksi Ahli di Sidang Bharada E

Profil Franz Magnis Suseno, Guru Besar STF Driyarkara Jadi Saksi Ahli di Sidang Bharada E

News | Senin, 26 Desember 2022 | 12:00 WIB

Romo Magnis Suseno Sebut Perintah Ferdy Sambo Tembak Yosua ke Bharada E Sangat Sulit Ditolak

Romo Magnis Suseno Sebut Perintah Ferdy Sambo Tembak Yosua ke Bharada E Sangat Sulit Ditolak

News | Senin, 26 Desember 2022 | 11:49 WIB

Terkini

Kekerasan Seksual dan Bullying Makin Mengkhawatirkan, Belum Semua Kampus di DIY Punya Satgas

Kekerasan Seksual dan Bullying Makin Mengkhawatirkan, Belum Semua Kampus di DIY Punya Satgas

Jogja | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:41 WIB

Alasan Nanik S Deyang Mundur dan Penunjukan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru

Alasan Nanik S Deyang Mundur dan Penunjukan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:40 WIB

Piala Dunia 2026 Kalah Populer dari Liga Super Desa di China, Bagaimana Bisa?

Piala Dunia 2026 Kalah Populer dari Liga Super Desa di China, Bagaimana Bisa?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:35 WIB

Berkaca dari Kasus Hotman Paris: Popularitas dan Jabatan Bukan Alasan Merendahkan Profesi Lain

Berkaca dari Kasus Hotman Paris: Popularitas dan Jabatan Bukan Alasan Merendahkan Profesi Lain

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:35 WIB

Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya

Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:35 WIB

Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam

Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:34 WIB

5 Produk Sunscreen yang Bagus untuk Mencegah Flek Hitam, Tekstur Ringan Sesuai Review

5 Produk Sunscreen yang Bagus untuk Mencegah Flek Hitam, Tekstur Ringan Sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:30 WIB

Studi: Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Penyakit yang Ditularkan Air, Bagaimana Bisa?

Studi: Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Penyakit yang Ditularkan Air, Bagaimana Bisa?

Health | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:30 WIB

Dosen UFDK Diduga Jadi Korban Kekerasan Satpol PP

Dosen UFDK Diduga Jadi Korban Kekerasan Satpol PP

Sumbar | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:28 WIB

4 Inspo OOTD Girl Crush ala Chiquita BABYMONSTER yang Kekinian Buat Dicoba!

4 Inspo OOTD Girl Crush ala Chiquita BABYMONSTER yang Kekinian Buat Dicoba!

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:25 WIB

×