Suara.com - Kepolisian RI kini sedang melakukan "bersih-bersih" jabatan. Dalam surat perintah mutasi yang dikeluarkan oleh Polri, Kapolri Listyo Sigit menyetujui mutasi yang dilakukan kepada 704 personelnya yang tersebar di seluruh Indonesia.
Mutasi yang dilakukan lewat 3 surat tugas, yaitu surat tugas dengan nomor ST/2774/XII/KEP./2022 sebanyak 21 personel yang dimutasi, ST/2775/XII/KEP./2022 sebanyak 162 personel yang dimutasi, dan ST/2776/XII/KEP./2022 sebanyak 374 personel yang dimutasi pada periode tersebut.
Di antara ratusan personel tersebut, ada 7 nama perwira kepolisian yang pernah mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa. Seperti yang kita ketahui, Adhi Makayasa diberikan kepada lulusan terbaik Akademi Kepolisian atau Akademi Militer di setiap waktu kelulusan pendidikan mereka.
Lalu, siapa saja 7 perwira tersebut? Simak inilah selengkapnya.
1. Irjen Pol Herry Rudolf Nahak
Penerima penghargaan Adhi Makayasa tahun 1990 lalu ini sebelumnya menjabat sebagai Kasespim Lemdiklat Polri. Namun, pada mutasi besar-besaran ini, Irjen Herry pun dimitasi menjadi staf Ahli Bidang Sosial Ekonomi (Sahlisosek) Kapolri. Herry Nahak, begitu sapaannya merupakan salah satu perwira yang berpengalaman di bidang reserse.
Di awal penempatannya usai menyelesaikan pendidikan di Akpol, Nahak langsung mendapat jabatan strategis yaitu Danton Sabhara Ditsamapta Polda Metro Jaya pada 1991 dan terus meningkat hingga mendapatkan pangkat bintang. Ia pun sempat menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Timur pada tahun 2021. Namun takk sampai setahun, ia dimutasi menjadi Kasespim.
2. Irjen Pol Alberd Teddy
Perwira bernama lengkap Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar ini merupakan lulusan Akpol dengan gelar adhi Makayasa 1994 yang berpengalaman dalam bidang reserse dalam bertugas di luar struktur Polri.
Baca Juga: Polisi Purwakarta Datangi Tempat Wisata, Ada Apa?
Teddy kini ditempatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sebagai sekretaris utama atau sestama. Sebelum mutasi, Teddy menjabat sebagai Karojianstra Sops Polri.