Tahun Baru Imlek 2023 Segera Tiba, Kenapa Banyak Pernak-pernik Warna Merah?

Rifan Aditya

Rabu, 11 Januari 2023 | 13:44 WIB
Tahun Baru Imlek 2023 Segera Tiba, Kenapa Banyak Pernak-pernik Warna Merah?
Tahun Baru Imlek 2023 Segera Tiba, Kenapa Banyak Pernak-pernik Warna Merah? - Pernak-pernik hiasan imlek yang ditawarkan pedagang di Glodok, Jakarta Barat, Kamis (27/1/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]

Suara.com - Tahun Baru Imlek 2023 akan dirayakan pada hari Minggu 22 Januari. Menjelang peringatannya sudah banyak pernak-pernik Imlek yang dipasang di mall dan pusat keramaian. Lalu tahukah kalian kenapa Imlek identik warna merah?

Lampion Imlek selalu berwarna merah. Amplop angpao pun berwarna merah. Lilin, dupa, gantungan, hiasan hingga baju semuanya berwarna merah. Seluruh pernak-pernik Imlek identik warna merah.

Pemilihan warna merah untuk segala pernak-pernik Imlek ini tentu bukan kebetulan. Ada alasan dan asal-usul yang kuat sehingga seluruh masyarakat Tionghoa menyepakatinya.

Berdasarkan hasil penelusuran, alasan kenapa banyak pernak-pernik Imlek berwarna merah adalah karena sebuah legenda. Dalam mitologi Tionghoa, zaman dahulu kala terdapat makhluk buas bernama Nian.

Menurut Rider’s Digest, Nian digambarkan sebagai binatang buas berbentuk setengah banteng dan berkepala singa. Ia selalu meneror penduduk di desa-desa.

Setiap malam Tahun Baru Imlek, Nian dikisahkan akan selalu muncul untuk memangsa anak-anak dan binatang ternak. Karena ulah Nian ini, masyarakat Tionghoa sangat ketakutan.

Namun mereka tidak mau keadaan seperti ini terus meneror kehidupan masyarakat. Mereka pun mencari tahu apa hal-hal yang ditakuti oleh Nian.

Akhirnya diketahui bahwa ada tiga hal yang ditakuti oleh Nian, yakni api, kebisingan, dan warna merah.

Penduduk pun mulai membuat benda-benda dengan warna merah dan api. Seperti lampion, lilin hingga kembang api.

baca juga

Bahkan masyarakat Tionghoa menciptakan tiruan Nian namun dengan dominasi warna merah, yang kekinian kita kenal dengan Barongsai. Ditambah dengan bunyi-bunyian berisik dari alat musik yang mengiringi tarian Barongsai.

Dengan menggunakan senjata- senjata itu, Nian akhirnya tidak lagi mengganggu penduduk desa. Sehingga setiap tahun baru Imlek tidak ada yang dirugikan.

Sejak saat itulah warna merah dianggap membawa rezeki dan keberuntungan bagi semua orang. Makanya, pernak-pernik Imlek identik warna merah.

Warna merah kemudian menjadi tradisi turun-temurun saat Imlek tiba. Merah juga melambangkan suka cita dan harapan akan keberuntungan di masa mendatang.

Sekarang terjawab kenapa pernak-pernik Imlek identik warna merah. Selamat Tahun Baru Imlek 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imlek 2023 Kelinci Apa? Ini Jawaban dan Ramalannya

Imlek 2023 Kelinci Apa? Ini Jawaban dan Ramalannya

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 10:23 WIB

Mengenal 6 Tradisi Imlek di China, Ada Acara Bagi-Bagi Angpao Juga

Mengenal 6 Tradisi Imlek di China, Ada Acara Bagi-Bagi Angpao Juga

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 10:07 WIB

Resep Chui Kao So, Kue Kering untuk Sajian Hari Raya Imlek

Resep Chui Kao So, Kue Kering untuk Sajian Hari Raya Imlek

Lifestyle | Rabu, 11 Januari 2023 | 12:40 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×