Puan Diyakini Bukan Capres Jika PDIP Deklarasi Usai Maret, Ray Rangkuti: Ada Figur Lain yang Disiapkan Bu Mega

Ruth Meliana Dwi Indriani, Sekar Anindyah Lamase

Jum'at, 13 Januari 2023 | 15:33 WIB
Puan Diyakini Bukan Capres Jika PDIP Deklarasi Usai Maret, Ray Rangkuti: Ada Figur Lain yang Disiapkan Bu Mega
Ketua DPP PDIP Puan Maharani. (Suara.com/Bagas)

Suara.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri hingga saat ini masih menahan nama capresnya dan tak mengumumkannya ketika HUT ke-50 PDIP kemarin.

Menanggapi hal itu, pengamat politik Ray Rangkuti menilai jika PDIP mengumumkan nama capres mereka secara cepat, maka dugaan Ray yang muncul adalah nama Puan Maharani.

Ray menduga PDIP akan memilih Puan jika memutuskan mendeklarasikan secara cepat, yakni pada bulan Januari hingga Maret.

"Jadi kalau ada PDI Perjuangan tentang calon presiden mereka di rentang bulan Januari antara Maret, itu besar kemungkinan figurnya adalah ibu Puan," kata Ray dikutip Suara.com dari Indonesia Lawyers Club, Jumat (13/01/2023).

Hal itu dijelaskan Ray karena Puan Maharani memang membutuhkan deklarasi yang cepat.

Sebab jika Puan tidak dideklarasikan secara cepat, maka sangat terlambat untuk mengejar elektabilitas dan popularitas dari hampir semua kandidat capres.

"Jangankan calon presiden, bahkan untuk calon wakil presiden sekalipun ibu Puan agak telat nih masuk ke lima besar untuk calon wakil presiden, beliau bersaing dengan Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, Erick Thohir dan seterusnya," jelas Ray.

Puan Maharani (Tangkapan Layar/Kompas TV)
Puan Maharani (Tangkapan Layar/Kompas TV)

Ray menyampaikan persaingan untuk wakil presiden pun begitu kuat, sehingga jika Puan dideklarasikan usai bulan Maret akan sangat terlambat bagi Puan dan juga PDIP sendiri untuk pemilu 2024 mendatang.

Akan tetapi, jika PDIP mendeklarasikan capres mereka usai bulan Maret, maka kemungkinan ada figur lain yang disiapkan oleh Megawati.

baca juga

"Oleh karena itu kalau tidak ada pengumuman sampai Maret ini besar dugaan saya, kemungkinan ada figur lain yang disimpan dan dipersiapkan oleh Bu Mega," tuturnya.

Apabila PDIP mendeklarasikan nama capres mereka setelah bulan April, Ray menilai bukan Puan Maharani yang diusung oleh partai berlogo banteng moncong putih itu.

Lantas jika bukan Puan, Ray yang merujuk ke pidato Megawati saat HUT adalah harus kader PDIP yang paling tinggi elektabilitasnya saat ini yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Kita melihat sekarang kedekatan yang lebih baik dari sebelum-sebelumnya antara PDI Perjuangan dengan Ganjar Pranowo," kata Ray.

Kader PDIP yang digadang-gadang menjadi Capres Ganjar Pranowo menanggapi pertanyaan soal kandidat yang akan diusung partai tersebut menjadi capres usai agenda HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran pada Selasa (10/1/2023). [Suara.com/Novian]
Kader PDIP yang digadang-gadang menjadi Capres Ganjar Pranowo menanggapi pertanyaan soal kandidat yang akan diusung partai tersebut menjadi capres usai agenda HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran pada Selasa (10/1/2023). [Suara.com/Novian]

"Khususnya setelah beliau dipanggil yang terakhir oleh Ibu Mega yang dahulu ketika berkata siap dicalonkan sebagai capres lalu dipanggil. Dan setelah itu justru hubungan di antara mereka bukan merenggang, malah makin dekat," sambungnya.

Hubungan Ganjar dan PDIP disebut semakin dekat, karena Ray mengira mungkin ada pembicaraan tentang Ganjar bisa dicalonkan oleh PDIP.

Atas dasar demikian, Ray menduga jika hingga Maret tidak ada pengumuman dilakukan oleh PDIP, kemungkinan besar Ganjarlah yang didorong untuk nyapres.

Ganjar diduga akan menjadi capres apabila PDIP mengumumkan telat, karena Ray menilai Ganjar memang tak perlu terburu-buru dideklarasikan.

"Bahkan ketika dia seperti sekarang pun elektabilitasnya hampir semua survei cukup tinggi," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Fraksi Serius Tolak Proporsional Tertutup, Politisi PAN: yang Bilang Cuma Hore-hore justru Dia Bercanda

8 Fraksi Serius Tolak Proporsional Tertutup, Politisi PAN: yang Bilang Cuma Hore-hore justru Dia Bercanda

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 14:22 WIB

Kelakar Najwa Shihab Soal Megawati Bilang 'Capres Urusan Gue' hingga Roasting Jokowi: Ya... Terima Saja

Kelakar Najwa Shihab Soal Megawati Bilang 'Capres Urusan Gue' hingga Roasting Jokowi: Ya... Terima Saja

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 15:08 WIB

Paman Puan Maharani Guntur Soekarnoputra Pilih Ganjar Pranowo Capres 2024, Ada Apa Kakak Megawati?

Paman Puan Maharani Guntur Soekarnoputra Pilih Ganjar Pranowo Capres 2024, Ada Apa Kakak Megawati?

Semarang | Jum'at, 13 Januari 2023 | 14:06 WIB

Pengamat Sebut Pidato Megawati Bukan Sindir Langkah NasDem: Mungkin Kebetulan, Emang Tradisi Mereka

Pengamat Sebut Pidato Megawati Bukan Sindir Langkah NasDem: Mungkin Kebetulan, Emang Tradisi Mereka

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 14:12 WIB

Disebut Bully Jokowi, Pengamat Malah Nilai Pidato Megawati Punya Makna Mendalam bagi Demokrasi Indonesia

Disebut Bully Jokowi, Pengamat Malah Nilai Pidato Megawati Punya Makna Mendalam bagi Demokrasi Indonesia

Moots | Jum'at, 13 Januari 2023 | 13:56 WIB

Meski Tak Diusung Jadi Capres, Ganjar Dinilai Tak Akan Hijrah ke Partai Lain karena Ada Ikatan Emosional

Meski Tak Diusung Jadi Capres, Ganjar Dinilai Tak Akan Hijrah ke Partai Lain karena Ada Ikatan Emosional

Video | Jum'at, 13 Januari 2023 | 13:55 WIB

Terkini

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gubernur Khofifah Gratiskan Naik Trans Jatim pada 17 Agustus 2026

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gubernur Khofifah Gratiskan Naik Trans Jatim pada 17 Agustus 2026

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:30 WIB

31 Gempa Susulan Guncang NTT, Masih Ada Warga Terjebak di Reruntuhan

31 Gempa Susulan Guncang NTT, Masih Ada Warga Terjebak di Reruntuhan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Harta Kekayaan Ketua MA Sunarto yang Gajinya Disebut Prabowo Lebih Besar dari Ketua MA Singapura

Harta Kekayaan Ketua MA Sunarto yang Gajinya Disebut Prabowo Lebih Besar dari Ketua MA Singapura

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?

Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:15 WIB

4 Sepatu Under Armour Terbaik untuk Lari hingga Ngegym, Mulai Rp500 Ribuan

4 Sepatu Under Armour Terbaik untuk Lari hingga Ngegym, Mulai Rp500 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Memahami Sesar Naik Flores, Busur Raksasa di Balik Gempa 7,7 Hari Ini

Memahami Sesar Naik Flores, Busur Raksasa di Balik Gempa 7,7 Hari Ini

Opini | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:08 WIB

UPH Festival 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Cara Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan

UPH Festival 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Cara Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:06 WIB

KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut

KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:04 WIB

Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan

Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi

Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:00 WIB

×