Pengamat Sebut Pidato Megawati Bukan Sindir Langkah NasDem: Mungkin Kebetulan, Emang Tradisi Mereka

Ruth Meliana Dwi Indriani | Sekar Anindyah Lamase | Suara.com

Jum'at, 13 Januari 2023 | 14:12 WIB
Pengamat Sebut Pidato Megawati Bukan Sindir Langkah NasDem: Mungkin Kebetulan, Emang Tradisi Mereka
Kolase foto Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketum Partai NasDem Surya Paloh. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf ; Suara.com/Alfian Winanto)

Suara.com - Pengamat politik Ray Rangkuti menilai pidato Megawati saat HUT ke-50 PDIP perihal kader bukanlah untuk menyindir Partai NasDem.

Menurut Ray, ucapan Mega yang menyinggung situasi saat ini mungkin hanya kebetulan saja.

"Mungkin berkebetulan saja, karena pada saat yang bersamaan ada partai politik yang sudah mendeklarasikan calon presidennya yang memang bukan kader," kata Ray Rangkuti di Indonesia Laywers Club, dikutip Suara.com pada Jumat (13/01/2023).

Ray menyampaikan bahwa Partai NasDem sejak dahulu memang memiliki tradisi untuk mengusung calon pemimpin di luar kader mereka.

Oleh sebab itu, hal tersebut dinilai tidak klop jika ucapan Mega disangkutpautkan untuk Partai NasDem.

"Di satu sisi bu Mega sudah punya tradisi mencalonkan kader sendiri. Kemudian kalau kita lempar pidato itu seolah-olah mengkritik langkah NasDem, memang tradisi NasDem itu adalah mencalonkan kader yang bukan kader mereka gitu," jelasnya.

Ray lalu menyebut selama Jokowi menjabat dua periode, NasDem selalu mencalonkan pemimpin dari orang yang bukan berasal dari kader mereka.

Ia mencontohkan salah satu langkah NasDem yang mendorong orang di luar kader untuk memimpin di kota besar, seperti di Jakarta, di Jawa Barat hingga Sumatera Utara.

Di sisi lain, Ray menilai jika memang pidato tersebut memang ditunjukkan kepada NasDem, namun NasDem tak terkena sindiran tersebut karena memang memiliki tradisi tersendiri dalam mencalonkan yang bukan kader mereka.

"Jadi nggak terlalu klop ya pembacaan itu untuk menyangkut kepada partai-partai politik yang lain, meskipun secara faktual conditional kita menganggap pidato ibu Mega itu mengkritik langkah NasDem. Cuma sayangnya NasDem itu memang tradisinya begitu, itu yang membuat kritik itu nggak klop," pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Megawati dalam pidatonya menyebut ada partai yang sudah mengusung orang di luar partai dan seperti tak memiliki kader saja.

"Kok kayak gitu ya, emangnya nggak punya kader sendiri, masa dompleng-dompleng? Ini aturannya piye (aturannya gimana)?" kata Megawati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Bully Jokowi, Pengamat Malah Nilai Pidato Megawati Punya Makna Mendalam bagi Demokrasi Indonesia

Disebut Bully Jokowi, Pengamat Malah Nilai Pidato Megawati Punya Makna Mendalam bagi Demokrasi Indonesia

| Jum'at, 13 Januari 2023 | 13:56 WIB

Siapa Bilang Tidak Penting? Ternyata Ini Alasan Ganjar Duduk di Baris Kader Biasa saat HUT ke-50 PDIP

Siapa Bilang Tidak Penting? Ternyata Ini Alasan Ganjar Duduk di Baris Kader Biasa saat HUT ke-50 PDIP

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 13:45 WIB

NasDem Kecele Megawati Tak Kasih 'Surprise' di Acara HUT PDIP: Tapi Nggak Papa, Kita Sabar

NasDem Kecele Megawati Tak Kasih 'Surprise' di Acara HUT PDIP: Tapi Nggak Papa, Kita Sabar

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 13:26 WIB

Akui Dukung Presiden Sampai Akhir, Politikus NasDem: Kalau Boleh Tiga Periode, Tanpa Ragu Kami Calonkan Jokowi

Akui Dukung Presiden Sampai Akhir, Politikus NasDem: Kalau Boleh Tiga Periode, Tanpa Ragu Kami Calonkan Jokowi

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 12:16 WIB

'Jangan Sampai Anies Nggak Ada Lawan' Kelakar Politisi NasDem Sindir PDIP Belum Deklarasi Capres

'Jangan Sampai Anies Nggak Ada Lawan' Kelakar Politisi NasDem Sindir PDIP Belum Deklarasi Capres

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 12:19 WIB

Megawati Belum Umumkan Nama Capres, Ini Kata Pengamat Politik UGM

Megawati Belum Umumkan Nama Capres, Ini Kata Pengamat Politik UGM

Video | Jum'at, 13 Januari 2023 | 12:05 WIB

Terkini

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:32 WIB

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:16 WIB

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:29 WIB

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:16 WIB

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:06 WIB

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:57 WIB

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:34 WIB

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB