Timeline Kecelakaan Pesawat Paling Mematikan di Nepal, Terbaru Yeti Airlines

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Senin, 16 Januari 2023 | 12:43 WIB
Timeline Kecelakaan Pesawat Paling Mematikan di Nepal, Terbaru Yeti Airlines
Puing-puing badan pesawat jatuh di Nepal. (AFP)

Suara.com - Pesawat Yeti Airlines jenis ATR 72 yang membawa 72 penumpang jatuh di Pokhara, Nepal, Minggu, (15/01/2023) waktu setempat. Peristiwa itu menambah daftar panjang sejarah kecelakaan pesawat yang mematikan di Nepal.

Negara yang terkenal dengan Pegunungan Himalaya itu masuk ke dalam salah satu negara dengan kecelakaan pesawat terbanyak sepanjang sejarah. Apalagi, jatuhnya pesawat Yeti Airlines dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 68 orang.

Insiden kecelakaan pesawat sendiri biasa disebabkan karena medan pegunungan yang keras, cuaca yang tidak bisa diprediksi, kurangnya investasi yang cukup dalam pesawat dan infrastruktur baru, hingga regulasi yang tidak memadai.

Selama 30 tahun terakhir, setidaknya 27 kecelakaan pesawat fatal telah terjadi di Nepal, menurut database Keselamatan Penerbangan Nepal.

Kasus pesawat Yeti Airlines ini tercatat jatuh sekitar 20 menit setelah lepas landas dari bandara Kathmandu menuju Pokhara, beberapa kilometer dari tujuan. 

Kecelakaan pesawat yang bukan pertama kalinya ini pun kembali mencatat sejarah buruk dalam dunia penerbangan. Berikut beberapa kecelakaan pesawat yang terjadi di Nepal dalam 20 tahun terakhir.

Jatuhnya Royal Nepal Airlines Pada Tahun 2000

Daerah Nepal Barat tepatnya di Dadeldhura, Nepal menjadi salah satu lokasi tragis setelah sebuah pesawat maskapai Royal Nepal Airlines jatuh pada 27 Juli 2000.

Peristiwa ini menewaskan 25 orang, di mana 22 orang di antaranya merupakan penumpang dan tiga orang lainnya awak pesawat yang merupakan warga negara asing.

Kecelakaan Shangri-La Air Twin Otter

Sebuah pesawat Shangrila Air yang membawa 18 orang, termasuk 15 turis dari luar negeri, jatuh pada 22 Agustus 2002, di kota resor Pokhara yang juga jadi lokasi jatuhnya pesawat Yeti Airlines kemarin.

Kecelakaan pesawat Shangri-la Twin Otter itu menewaskan semua orang di dalamnya yang terdiri dari beberapa orang asing, yaitu tiga warga negara Jerman, satu warga negara Inggris, satu warga negara Amerika, dan tiga anggota awak tewas.

Kecelakaan Yeti Airlines Twin Otter Tahun 2006

Kecelakaan maskapai Yeti Airlines kemarin juga bukanlah peristiwa pertama yang terjadi pada maskapai ini. Pada tahun 2006, tepatnya 21 Juni 2006, sebuah pesawat Yeti Airlines Nepal jatuh di bandara Jumla.

Kecelakaan ini mengakibatkan kematian enam dari sembilan penumpang, seorang pilot, seorang co-pilot, dan seorang pramugari dari maskapai tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Hari Ini: Mengenal Pesawat Ki-43 Hayabusa, Penempur Indonesia dari Masa Revolusi

Sejarah Hari Ini: Mengenal Pesawat Ki-43 Hayabusa, Penempur Indonesia dari Masa Revolusi

Your Say | Senin, 16 Januari 2023 | 12:26 WIB

Pesawat Yeti Airlines Jatuh di Nepal, 68 Orang Meninggal Dunia

Pesawat Yeti Airlines Jatuh di Nepal, 68 Orang Meninggal Dunia

Video | Senin, 16 Januari 2023 | 08:30 WIB

Viral! Beredar Video Facebook Live Penumpang Detik-detik Sebelum Kecelakaan Pesawat di Nepal, Bikin Warganet Merinding

Viral! Beredar Video Facebook Live Penumpang Detik-detik Sebelum Kecelakaan Pesawat di Nepal, Bikin Warganet Merinding

Tekno | Senin, 16 Januari 2023 | 09:50 WIB

Hancur Berkeping, 68 Dilaporkan Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat di Nepal

Hancur Berkeping, 68 Dilaporkan Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat di Nepal

| Senin, 16 Januari 2023 | 08:48 WIB

Petaka Udara Yeti Airlines 691, Mengapa Begitu Berisiko Terbang di Nepal?

Petaka Udara Yeti Airlines 691, Mengapa Begitu Berisiko Terbang di Nepal?

Tekno | Senin, 16 Januari 2023 | 08:43 WIB

Ngerinya Kecelakaan Yeti Airlines di Nepal, Pesawat Hancur Dan 68 Orang Tewas

Ngerinya Kecelakaan Yeti Airlines di Nepal, Pesawat Hancur Dan 68 Orang Tewas

| Senin, 16 Januari 2023 | 08:04 WIB

Terkini

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:24 WIB

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:22 WIB

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:18 WIB

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:14 WIB

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:11 WIB

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:05 WIB

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:59 WIB

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:57 WIB

Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?

Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:55 WIB

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:50 WIB