Sederet Alasan Ganjar Tak Jadi Bintang di HUT PDIP, Ada Kemungkinan Tak Masuk Skema Capres?

Agatha Vidya Nariswari

Senin, 16 Januari 2023 | 14:17 WIB
Sederet Alasan Ganjar Tak Jadi Bintang di HUT PDIP, Ada Kemungkinan Tak Masuk Skema Capres?
Kader PDIP yang digadang-gadang menjadi Capres Ganjar Pranowo menanggapi pertanyaan soal kandidat yang akan diusung partai tersebut menjadi capres usai agenda HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran pada Selasa (10/1/2023). [Suara.com/Novian]

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo disebut-sebut menjadi sosok yang tidak menjadi bintang dalam HUT ke-50 PDI Perjuangan. Hal itu semakin kentara saat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tak sekalipun menyebutkan nama Ganjar di pidatonya.

Analis politik Arifki Chaniago menyebutkan ada sejumlah alasan yang membuat Ganjar tidak menjadi bintang dalam acara partainya itu.

Pertama, ia menilai ada kemungkinan Ganjar tidak masuk dalam skema capres yang tengah disiapkan oleh Megawati untuk tahun 2024 mendatang.

"Megawati menyebut trah Soekarno, Puan dan memperkenalkan anak-anak Puan ke peserta HUT PDIP," kata Arifki.

Kedua, ia menganggap Megawati seakan-akan serius memikirkan trah Soekarno sebagai capres-cawapres di 2024 mendatang dan mempersiapkan regenerasi kepemimpinan di internal PDIP.

Oleh karena itu, Arifki menilai ada sinyal kepemimpinan PDIP selanjutkan akan jatuh ke anak-anaknya.

"Ketiga, dengan keluarnya nama Ganjar di kelompok-kelompok relawan politik dan beberapa partai politik menjadi masalah dalam skema organisasi PDIP," ujarnya.

Ganjar merupakan kader PDIP, tetapi namanya justru lebih dulu keluar di partai lain. Dalam hal ini, Ganjar dinilai mendesak PDIP dengan menggunakan relawan dan partai lain supaya mendeklarasikannya.

“Pendekatan relawan yang mendesak PDIP agar mendeklarasikan Jokowi di tahun 2014 mungkin saja efektif karena posisinya saat itu sebagai oposisi. Namun, saat ini posisi PDIP adalah partai penguasa. Seharusnya siapa calon yang bakal diusung oleh PDIP tentu tidak terlalu masalah, karena PDIP punya infrastruktur politiknya," lanjut Arifki.

Namun, ia melihat kemunculan Ganjar di PDIP ini tidak menjadi kejutan, seperti yang terjadi pada Presiden Joko Widodo.

"Sehingga banyak yang menilai Ganjar meniru pola yang dilakukan oleh Jokowi," tambahnya.

Menurut Arifki, Ganjar Pranowo perlu memaksimalkan posisinya di partai lain, dalam hal ini Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) jika ia tidak mendapatkan restu dari Megawati untuk nyapres.

Meski Ganjar harus bersaing dengan kader-kader lain dari KIB yang juga berencana ingin nyapres, seperti Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Selain itu, ada Ridwan Kamil yang bergabung dengan Golkar, Erick Thohir yang dekat dengan PAN, dan Sandiaga Uno yang diisukan akan merapat dengan PPP jika tidak diusung Gerindra.

"Dari berbagai dinamika yang terjadi di partai-partai KIB, Ganjar mungkin saja dengan mudah mendapatkan posisi capres, tetapi dinamika cawapres bakal menyulitkan hasilkan kesepakatan," ujar Arifki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Ibu Mega Makasih' Soal Pidato Megawati di HUT PDIP, Rocky Gerung: Kembalikan Daulat Partai yang Diambil Alih Jokowi

'Ibu Mega Makasih' Soal Pidato Megawati di HUT PDIP, Rocky Gerung: Kembalikan Daulat Partai yang Diambil Alih Jokowi

News | Senin, 16 Januari 2023 | 14:05 WIB

Bertemu di Bali, Megawati Beri Pesan Khusus Kepada Erick Thohir

Bertemu di Bali, Megawati Beri Pesan Khusus Kepada Erick Thohir

Bali | Senin, 16 Januari 2023 | 13:50 WIB

Ogah Gagah-gagahan Tentukan Capres-cawapres 2024 Duluan, PPP: Kita Nggak Mau Kena Sentil Bu Mega

Ogah Gagah-gagahan Tentukan Capres-cawapres 2024 Duluan, PPP: Kita Nggak Mau Kena Sentil Bu Mega

News | Senin, 16 Januari 2023 | 13:34 WIB

Kalau Disuruh Maju Pilgub DKI Jakarta, Mensos Risma: Siap, yo, Siap

Kalau Disuruh Maju Pilgub DKI Jakarta, Mensos Risma: Siap, yo, Siap

News | Senin, 16 Januari 2023 | 13:26 WIB

Megawati Soekarnoputri Sering Dibohongi SBY, Panda Nababan Ungkap Cerita Ini

Megawati Soekarnoputri Sering Dibohongi SBY, Panda Nababan Ungkap Cerita Ini

Sumatera | Senin, 16 Januari 2023 | 13:14 WIB

Terkini

Pramono Ancam Blacklist Pelaku Vandalisme Lift JPO Lenteng Agung

Pramono Ancam Blacklist Pelaku Vandalisme Lift JPO Lenteng Agung

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:26 WIB

BMKG Prediksi Jakarta Kian Gerah pada September-Oktober Akibat Musim Kemarau dan El Nino

BMKG Prediksi Jakarta Kian Gerah pada September-Oktober Akibat Musim Kemarau dan El Nino

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:12 WIB

Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas

Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:10 WIB

Harga Pertamax Melonjak, Pemerintah Sedang Rumuskan Stimulus bagi Masyarakat

Harga Pertamax Melonjak, Pemerintah Sedang Rumuskan Stimulus bagi Masyarakat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:08 WIB

Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang Berujung Kritik Hakim: Dinilai Lecehkan Pengadilan

Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang Berujung Kritik Hakim: Dinilai Lecehkan Pengadilan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:59 WIB

Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong

Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:49 WIB

Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?

Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:46 WIB

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:46 WIB

Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat

Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:45 WIB

Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?

Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:45 WIB