Bolehkah Main Hape dan Live Facebook di Dalam Pesawat Terbang?

Farah Nabilla

Selasa, 17 Januari 2023 | 11:58 WIB
Bolehkah Main Hape dan Live Facebook di Dalam Pesawat Terbang?
Facebook Live Pemuda Nepal Rekam Kecelakaan Pesawat yang Ia Tumpangi (Twitter @nuhitut)

Suara.com - Peristiwa mengerikan tak sengaja terekam kamera ponsel salah satu penumpang pesawat Yeti Airlines di Nepal pada Senin (16/1/2023). Salah satu penumpang pesawat tersebut merekam detik-detik kecelakaan pesawat yang ia tumpangi.

Tak hanya itu, penumpang asal India yang bernama Sonu Jaiswal itu juga menyiarkan secara langsung peristiwa itu melalui fitur siaran langsung (live) di akun Facebooknya.

Hal itu diketahui, sebab di akun Facebooknya ada video yang sama yang ditemukan di ponselnya usai kecelakaan itu terjadi. Dan dalam peristiwa nahas itu, Sonu Jaiswal juga menjadi salah satu korban tewas dalam peristiwa tersebut.

Di video yang ditayangkan secara langsung di Facebook itu awalnya terlihat seorang pria tengah duduk di salah satu bangku pesawat, tepat di samping jendela.

Ia merekam dirinya sendiri, lalu memperlihatkan pemandangan di luar pesawat dan suasana di dalam kabin.

Ketika mengarahkan kameranya ke jendela, terlihat pesawat tersebut telah terbang rendah, karena rumah-rumah penduduk yang ada di bawahnya terlihat dengan jelas.

Tak lama setelah itu, kamera mengarah ke kabin pesawat dan tiba-tiba terjadi ledakan dan ponsel itu terjatuh namun masih dalam kondisi merekam.

Beberapa detik sebelum berakhir, dalam video terlihat pemandangan mengerikan berupa api yang menjalar ke seisi kabin. Terdengar pula suara orang menjerit, menangis dan meminta tolong. Lalu diketahui pesawat terjatuh di pemukiman penduduk.

Dalam peristiwa itu, 68 dari 72 penumpang dan awak pesawat meninggal dunia, termasuk pria yang menyayangkan peristiwa itu dalam live Facebook.

baca juga

Pesawat jenis ATR itu terbang dari Khatmandu dan terjatuh sebelum mendarat di bandara tujuan di daerah Pokhara, Nepal.

Video lain mengenai kecelakaan pesawat itu juga terekam dari seseorang yang ada di darat. Dalam video yang tersebar di media sosial itu terlihat pesawat Yeti Airlines itu awalnya terbang lurus. Namun tiba-tiba si burung besi itu oleng, lalu menukik ke sebalah kiri dan akhirnya terjatuh.

Peristiwa itu lantas dikait-kaitkan dengan ulah salah satu penumpang yang melakukan live Facebook ketika pesawat masih mengudara. Di Twitter ramai warganet ikut berkomentar mengenai kecelakaan pesawat tersebut.

"Bisa jadi kemungkinan kecelakaan pesawat karena dia ngelive. Karena banyak banget kecelakaan pesawat yang disebabkan jaringan internet dari Hp yang diaktifkan. So, penumpang pesawat jangan bandel, patuhi peraturan," tulis salah satu netizen.

"Gue ragu di maskapai atr tersebut udah nyiapin fasilitas wifi. Kemungkinan besar live pake jaringan selular saat mau landing. Ini bahaya sih menurut gue," tambah netizen lainnya.

Lalu benarkah kecelakaan tersebut disebabkan penggunaan internet di dalam kabin? Bolehkah menyalakan ponsel ketika pesawat mengudara? Berikut ulasannya.

Main internet di pesawat terbang, bolehkah?

Ketika naik pesawat, kita selalu diminta untuk mematikan telepon seluler ketika ada di dalam kabin, terutama ketika pesawat tinggal landas dan mengudara.

Larangan menggunakan ponsel dalam pesawat diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan Pasal 54 huruf F yaitu “Setiap orang di pesawat udara selama penerbangan dilarang melakukan pengoperasian peralatan elektronik yang mengganggu navigasi penerbangan.”

Namun dalam jurnal berjudul Simulasi Pendeteksi Sinyal Handphone untuk Mempertegas Aturan yang Berlaku Pada Kabin Pesawat yang disusun oleh Singgih Laksana, dkk (2016), disebutkan bahwa larangan menyalakan ponsel hanya berlaku ketika pesawat akan take off dan landing.

Di saat pesawat sudah salam keadaan stabil di udara, penumpang dibolehkan menyalakan ponsel, namun dengan catatan layanan data dan internet harus dimatikan dan ponsel dalam posisi mode pesawat atau airplane mode.

Karena itu pula kini penumpang pesawat pun bisa berselancar di dunia maya ketika berada di dalam pesawat dengan menggunakan layanan wifi yang disediakan oleh beberapa maskapai penerbangan.

Namun layanan internet dalam pesawat itu baru bisa digunakan dalam waktu-waktu tertentu, yakni ketika pesawat telah berada pada ketinggian tertentu dan lampu tanda penggunaan sabuk pengaman telah dimatikan.

Critical eleven

Hal itu senada dengan momen yang disebut sebagai critical eleven ketika berkendara menggunakan pesawat terbang.

Critical eleven merupakan masa-masa kritis dalam dunia penerbangan, yakni 8 menit setelah pesawat lepas landas dan 8 menit sebelum pesawat mendarat.

Dalam momen-momen itu, penumpang dan awak kabin harus menahan diri melakukan komunikasi menggunakan perangkat elektronik, termasuk telepon selular.

Sebab dalam critical eleven itu, pilot tengah melakukan komunikasi intens dengan petugas Air Traffic Controller (ATC), untuk mengendalikan pesawat sesuai dengan standar operasi prosedur yang diterapkan.

Jika layanan internet tetap dinyalakan dalam momen critical eleven, maka frekuensi radio dari ponsel atau perangkat elektroniklainnya dapat mengganggu komunikasi dan navigasi pesawat, sehingga menyulitkan pilot berkomunikasi dengan petugas ATC di darat.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Kecelakaan Pesawat di Nepal Masih Belum Jelas, Polisi Sebut Tak Mungkin Ada yang Selamat

Penyebab Kecelakaan Pesawat di Nepal Masih Belum Jelas, Polisi Sebut Tak Mungkin Ada yang Selamat

Bestie | Senin, 16 Januari 2023 | 16:00 WIB

Live Facebook Pemuda Ini Rekam Kecelakaan Pesawat yang Ia Tumpangi, Kenali Momen Critical Eleven Dalam Penerbangan

Live Facebook Pemuda Ini Rekam Kecelakaan Pesawat yang Ia Tumpangi, Kenali Momen Critical Eleven Dalam Penerbangan

Lifestyle | Senin, 16 Januari 2023 | 21:30 WIB

Penampakan Pesawat Jatuh di Nepal yang Tewaskan 68 Orang

Penampakan Pesawat Jatuh di Nepal yang Tewaskan 68 Orang

Foto | Senin, 16 Januari 2023 | 14:44 WIB

68 Orang Ditemukan Tewas, Kecelakaan Pesawat Nepal Disebut Mematikan

68 Orang Ditemukan Tewas, Kecelakaan Pesawat Nepal Disebut Mematikan

Your Say | Senin, 16 Januari 2023 | 13:12 WIB

Timeline Kecelakaan Pesawat Paling Mematikan di Nepal, Terbaru Yeti Airlines

Timeline Kecelakaan Pesawat Paling Mematikan di Nepal, Terbaru Yeti Airlines

News | Senin, 16 Januari 2023 | 12:43 WIB

Pesawat Yeti Airlines Jatuh di Nepal, 68 Orang Meninggal Dunia

Pesawat Yeti Airlines Jatuh di Nepal, 68 Orang Meninggal Dunia

Video | Senin, 16 Januari 2023 | 08:30 WIB

Viral! Beredar Video Facebook Live Penumpang Detik-detik Sebelum Kecelakaan Pesawat di Nepal, Bikin Warganet Merinding

Viral! Beredar Video Facebook Live Penumpang Detik-detik Sebelum Kecelakaan Pesawat di Nepal, Bikin Warganet Merinding

Tekno | Senin, 16 Januari 2023 | 09:50 WIB

Hancur Berkeping, 68 Dilaporkan Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat di Nepal

Hancur Berkeping, 68 Dilaporkan Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat di Nepal

Serang | Senin, 16 Januari 2023 | 08:48 WIB

Horor Di Langit Nepal, Puluhan Pesawat Jatuh Dalam 30 Tahun Terakhir

Horor Di Langit Nepal, Puluhan Pesawat Jatuh Dalam 30 Tahun Terakhir

News | Senin, 16 Januari 2023 | 08:00 WIB

Terkini

Perjuangan Ratusan Petugas Taklukkan Bara Sampah di TPAS Galuga

Perjuangan Ratusan Petugas Taklukkan Bara Sampah di TPAS Galuga

Bogor | Kamis, 10 September 2026 | 18:33 WIB

Asal Ganti Airbag Mobil Ternyata Bisa Berakibat Fatal

Asal Ganti Airbag Mobil Ternyata Bisa Berakibat Fatal

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 18:32 WIB

Ulasan Upacara Kehidupan: Membongkar Batas Normal dalam Kehidupan

Ulasan Upacara Kehidupan: Membongkar Batas Normal dalam Kehidupan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 18:30 WIB

Jelang Persija vs Persib, Umuh Muchtar Tegas: Bobotoh Jangan Datang ke GBK Bisa Celaka

Jelang Persija vs Persib, Umuh Muchtar Tegas: Bobotoh Jangan Datang ke GBK Bisa Celaka

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 18:26 WIB

Laba MSIG Life Melonjak 69% Jadi Rp181 Miliar di Semester I-2026

Laba MSIG Life Melonjak 69% Jadi Rp181 Miliar di Semester I-2026

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 18:24 WIB

Penjelasan KPK Soal Segel Ruangan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Hilang Saat Disidik

Penjelasan KPK Soal Segel Ruangan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Hilang Saat Disidik

News | Kamis, 10 September 2026 | 18:20 WIB

5 Micellar Water untuk Kulit Sensitif, Formula Gentle & Nggak Bikin Perih!

5 Micellar Water untuk Kulit Sensitif, Formula Gentle & Nggak Bikin Perih!

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 18:20 WIB

Mengapa Perkalian Dua Bilangan Negatif Menghasilkan Bilangan Positif? Ini Penjelasan Logisnya

Mengapa Perkalian Dua Bilangan Negatif Menghasilkan Bilangan Positif? Ini Penjelasan Logisnya

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 18:19 WIB

Terungkap di Sidang, Pembagian Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen Disebut Kebijakan Eks Menag Yaqut

Terungkap di Sidang, Pembagian Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen Disebut Kebijakan Eks Menag Yaqut

News | Kamis, 10 September 2026 | 18:19 WIB

Bisnis HVAC RI Makin Besar, Isu Energi Jadi Tantangan

Bisnis HVAC RI Makin Besar, Isu Energi Jadi Tantangan

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 18:18 WIB

×