Asal Ganti Airbag Mobil Ternyata Bisa Berakibat Fatal

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Kamis, 10 September 2026 | 18:32 WIB
Asal Ganti Airbag Mobil Ternyata Bisa Berakibat Fatal
Ilustasi airbag mobil meledak (Suara x Gemini)
baca 10 detik
  • Seorang pengemudi di Amerika Serikat tewas akibat inflator airbag pengganti bermasalah pada 27 Agustus 2026.
  • NHTSA melarang inflator buatan DTN asal China karena dapat pecah dan menyemburkan serpihan logam berbahaya.
  • Pemilik kendaraan diimbau memeriksa sistem airbag kepada teknisi terpercaya agar menggunakan komponen pengganti yang aman.

Suara.com - Pemilik mobil sebaiknya tidak sembarangan mengganti airbag setelah kendaraan mengalami kecelakaan. Pasalnya, komponen pengganti yang tidak sesuai standar keselamatan bisa membahayakan pengemudi saat airbag kembali bekerja.

Mengutip Carscoops, seorang pengemudi Chevrolet Equinox 2018 di Dallas, Amerika Serikat, tewas pada 27 Agustus 2026 akibat inflator airbag pengganti yang bermasalah. Kasus ini menjadi kematian ke-11 yang berkaitan dengan komponen tersebut.

Kasus tersebut melibatkan inflator airbag dengan kode DTN60DB yang dibuat oleh perusahaan asal China yaitu Jilin Province Detiannuo Safety Technology Co. atau DTN.

Masalahnya, inflator ini dapat pecah saat airbag mengembang dan menyemburkan serpihan logam ke arah pengemudi seperti ke bagian dada, leher, mata, hingga wajah yang dapat menyebabkan cedera serius hingga kematian.

National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) sebelumnya telah melarang impor dan penjualan inflator dengan kode tersebut di Amerika Serikat. Lembaga ini menyatakan komponen itu memiliki cacat yang dapat meningkatkan risiko cedera serius atau kematian.

Sementara itu, DTN membantah inflator tersebut terbukti dibuat oleh mereka untuk digunakan pada kendaraan di Amerika Serikat. Perusahaan menyebut komponen bermasalah tersebut kemungkinan merupakan produk palsu yang menggunakan merek DTN. Meski demikian, NHTSA tetap menyatakan inflator dengan kode DTN60DB berbahaya.

Sebagai imbauan, NHTSA mengingatkan pemilik mobil bekas untuk memperhatikan riwayat kendaraan terutama mobil yang pernah mengalami kecelakaan hingga airbag mengembang dan kemudian mendapat penggantian komponen airbag.

Pemilik kendaraan juga disarankan memeriksakan sistem airbag kepada teknisi terpercaya untuk memastikan komponen penggantinya sesuai dan aman.

NHTSA juga mengingatkan pemilik mobil agar tidak mencoba membongkar atau memeriksa airbag sendiri karena komponen tersebut dapat mengembang secara tiba-tiba dan menyebabkan cedera serius.mobm

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Brand Otomotif Kembangkan Mesin Hybrid yang Bisa Terjang Banjir Sedalam 1 Meter

Brand Otomotif Kembangkan Mesin Hybrid yang Bisa Terjang Banjir Sedalam 1 Meter

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 15:05 WIB

Krisis Otomotif Paksa Volkswagen Sulap Pabrik Mobil Jadi Fasilitas Militer

Krisis Otomotif Paksa Volkswagen Sulap Pabrik Mobil Jadi Fasilitas Militer

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 17:15 WIB

Kia Tarik Puluhan Ribu Unit EV9 Akibat Gangguan Sistem Keamanan

Kia Tarik Puluhan Ribu Unit EV9 Akibat Gangguan Sistem Keamanan

Otomotif | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Asal Ganti Airbag Mobil Ternyata Bisa Berakibat Fatal

Asal Ganti Airbag Mobil Ternyata Bisa Berakibat Fatal

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 18:32 WIB

Ulasan Upacara Kehidupan: Membongkar Batas Normal dalam Kehidupan

Ulasan Upacara Kehidupan: Membongkar Batas Normal dalam Kehidupan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 18:30 WIB

Jelang Persija vs Persib, Umuh Muchtar Tegas: Bobotoh Jangan Datang ke GBK Bisa Celaka

Jelang Persija vs Persib, Umuh Muchtar Tegas: Bobotoh Jangan Datang ke GBK Bisa Celaka

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 18:26 WIB

Laba MSIG Life Melonjak 69% Jadi Rp181 Miliar di Semester I-2026

Laba MSIG Life Melonjak 69% Jadi Rp181 Miliar di Semester I-2026

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 18:24 WIB

Penjelasan KPK Soal Segel Ruangan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Hilang Saat Disidik

Penjelasan KPK Soal Segel Ruangan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Hilang Saat Disidik

News | Kamis, 10 September 2026 | 18:20 WIB

5 Micellar Water untuk Kulit Sensitif, Formula Gentle & Nggak Bikin Perih!

5 Micellar Water untuk Kulit Sensitif, Formula Gentle & Nggak Bikin Perih!

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 18:20 WIB

Mengapa Perkalian Dua Bilangan Negatif Menghasilkan Bilangan Positif? Ini Penjelasan Logisnya

Mengapa Perkalian Dua Bilangan Negatif Menghasilkan Bilangan Positif? Ini Penjelasan Logisnya

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 18:19 WIB

Terungkap di Sidang, Pembagian Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen Disebut Kebijakan Eks Menag Yaqut

Terungkap di Sidang, Pembagian Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen Disebut Kebijakan Eks Menag Yaqut

News | Kamis, 10 September 2026 | 18:19 WIB

Bisnis HVAC RI Makin Besar, Isu Energi Jadi Tantangan

Bisnis HVAC RI Makin Besar, Isu Energi Jadi Tantangan

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 18:18 WIB

Pasang Kuda-kuda, Poros Cikeas dan Solo Mulai Siapkan Posisi Menuju 2029

Pasang Kuda-kuda, Poros Cikeas dan Solo Mulai Siapkan Posisi Menuju 2029

News | Kamis, 10 September 2026 | 18:11 WIB

×