Mengapa Perkalian Dua Bilangan Negatif Menghasilkan Bilangan Positif? Ini Penjelasan Logisnya

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 10 September 2026 | 18:19 WIB
Mengapa Perkalian Dua Bilangan Negatif Menghasilkan Bilangan Positif? Ini Penjelasan Logisnya
Matematika bilangan bulat dan invers. (Suara.com/AI)
baca 10 detik
  • Para ahli matematika membuktikan aturan perkalian dua bilangan negatif menghasilkan positif melalui tiga langkah logis bilangan real.
  • Pembuktian tersebut menggunakan konsep dasar himpunan bilangan bulat serta sifat distributif dan invers penjumlahan secara konsisten.
  • Aturan matematis ini memastikan perhitungan perkalian bilangan negatif menghasilkan nilai positif yang terbukti secara ilmiah.

Suara.com - Sejak di bangku sekolah dasar, kita selalu diajarkan aturan dasar matematika bahwa perkalian dua bilangan positif menghasilkan bilangan positif.

Namun, aturan yang sering kali memicu rasa penasaran adalah mengapa perkalian antara dua bilangan negatif justru menghasilkan bilangan positif.

Banyak siswa yang sekadar menghafal aturan minus dikali minus sama dengan plus tanpa benar-benar memahami logika di balik pembuktian matematisnya.

Untuk memahami alasan ilmiah di baliknya, kita perlu mengenal terlebih dahulu konsep dasar dari bilangan bulat.

Mengenal Konsep Bilangan Bulat

Bilangan bulat merupakan himpunan bilangan yang bukan berbentuk pecahan atau desimal, yang terdiri dari bilangan positif, angka nol, dan bilangan negatif.

Dalam dunia matematika, himpunan bilangan bulat disimbolkan dengan huruf Z tebal, yang berasal dari kata Zahlen dalam bahasa Jerman.

Kedudukan bilangan ini digambarkan melalui garis bilangan, di mana angka nol menjadi batas tengah, bilangan positif berada di sebelah kanan, dan bilangan negatif terletak di sebelah kiri.

Dalam ilmu matematika, kebenaran suatu aturan sangat bergantung pada apa yang disebut sebagai semesta pembicaraan.

Istilah teknis ini merujuk pada himpunan atau batasan objek yang sedang dibicarakan, seperti himpunan bilangan real. Operasi penjumlahan dan perkalian pada himpunan bilangan real ini diatur oleh beberapa sifat dasar.

baca juga

Di antaranya adalah sifat distributif atau penyebaran, elemen identitas (seperti angka nol pada penjumlahan dan angka satu pada perkalian), serta invers penjumlahan.

Mengenal Invers

Matematika bilangan bulat dan invers. (Suara.com/AI)
Matematika bilangan bulat dan invers. (Suara.com/AI)

Invers penjumlahan sendiri adalah nilai kebalikan dari suatu bilangan yang jika dijumlahkan dengan bilangan itu sendiri akan menghasilkan nilai nol. Sebagai contoh, invers penjumlahan dari angka x adalah -x.

Para ahli matematika membuktikan aturan perkalian dua bilangan negatif ini melalui tiga langkah logis yang saling berkaitan.

Pembuktian Perkalian Dua Bilangan Negatif Hasilya Positif

Langkah pertama adalah membuktikan mengapa angka nol jika dikalikan dengan bilangan apa pun hasilnya selalu nol (0 x x = 0).

Karena 0 + 0 = 0, maka dengan sifat distributif kita memperoleh 0x = (0 + 0)x = 0x + 0x.

Jika kedua ruas ditambahkan dengan invers penjumlahan dari 0x (yaitu -0x), maka terbukti bahwa 0x = 0.

Langkah kedua adalah membuktikan bahwa perkalian bilangan negatif dengan bilangan positif menghasilkan bilangan positif yang bernilai negatif, atau (-x)y = -(xy).

Dengan memanfaatkan sifat distributif, persamaan (-x)y + xy dapat ditulis menjadi (-x + x)y. Karena (-x + x) bernilai nol, maka hasilnya adalah 0y = 0.

Ini membuktikan secara sah bahwa (-x)y memang merupakan invers atau kebalikan dari xy.

Langkah ketiga merupakan puncak dari pembuktian mengapa minus dikali minus menghasilkan plus, yaitu (-x)(-y) = xy.

Pembuktian ini dilakukan dengan menjumlahkan bentuk (-x)(-y) dengan (-xy).

Menggunakan sifat distributif, persamaan dapat ditulis menjadi (-x)(-y) + (-x)y = -x((-y) + y). Karena (-y) + y bernilai nol, maka persamaannya menjadi -x(0) = 0.

Dari hasil penjumlahan (-x)(-y) + (-xy) = 0 tersebut, secara matematis disimpulkan bahwa (-x)(-y) harus bernilai positif xy agar ketika ditambahkan dengan -(xy) hasilnya tepat bernilai nol.

Dalam pengerjaan soal sehari-hari, aturan matematis ini membuat perhitungan menjadi sangat konsisten.

Sebagai contoh sederhana, perkalian antara angka negatif dua dengan negatif dua akan menghasilkan positif empat (-2 x -2 = 4).

Begitu pula perkalian antara negatif lima dengan negatif dua yang menghasilkan angka positif sepuluh (-5 x -2 = 10).

Melalui landasan sifat dasar bilangan real tersebut, aturan perkalian dua bilangan negatif bukan sekadar doktrin hafalan, melainkan konsekuensi logis dari struktur matematika itu sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Beda Penyebut yang Wajib Dikuasai

Cara Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Beda Penyebut yang Wajib Dikuasai

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 17:24 WIB

Rumus Volume dan Luas Permukaan Limas Segi Empat, Lengkap dengan Contoh Soalnya

Rumus Volume dan Luas Permukaan Limas Segi Empat, Lengkap dengan Contoh Soalnya

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 09:15 WIB

Mengenal Perbedaan Simetri Lipat dan Simetri Putar, Lengkap dengan Contohnya

Mengenal Perbedaan Simetri Lipat dan Simetri Putar, Lengkap dengan Contohnya

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 11:15 WIB

Mengenal Bangun Datar yang Tidak Memiliki Simetri Lipat dan Contohnya

Mengenal Bangun Datar yang Tidak Memiliki Simetri Lipat dan Contohnya

Tekno | Jum'at, 04 September 2026 | 14:51 WIB

Cara Mengubah Pecahan Biasa ke Pecahan Campuran dan Sebaliknya, Lengkap dengan Contoh

Cara Mengubah Pecahan Biasa ke Pecahan Campuran dan Sebaliknya, Lengkap dengan Contoh

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 15:01 WIB

Terkini

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Health | Minggu, 13 September 2026 | 18:02 WIB

×