Misteri 'Oknum' yang Dituding Buwas Bikin Harga Beras Mahal

Ruth Meliana Dwi Indriani

Minggu, 22 Januari 2023 | 16:47 WIB
Misteri 'Oknum' yang Dituding Buwas Bikin Harga Beras Mahal
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Budi Waseso (Buwas) selaku Direktur Utama Perusahaan Umum bulog menuding adanya oknum yang menjual beras Bulog dengan harga yang lebih mahal. Oknum tersebut diduga merupakan pedagang beras atau pegawai Bulog.

Menurut Buwas, oknum itu dengan sengaja menghalangi para pedagang dapat membeli beras langsung dari Bulog.

Berkaitan dengan itu, berikut misteri ‘oknum’ yang dituding Buwas bikin harga beras melonjak.

Para pedagang beras terhalangi membeli beras dari Bulog langsung, sehingga harus membelinya dari oknum dengan harga yang tinggi lebih dari Rp8.300.

Buwas menjelaskan bahwa Bulog menjual beras Rp8.300 per kilogram, dan harga yang seharusnya paling mahal ke konsumen sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp9.400.

Namun, ada oknum yang ingin mengambil untung dari beras impor. Pasalnya, kadar pecah beras yang diimpor itu sebanyak 5% atau merupakan golongan kualitas premium.

Tak hanya itu, Buwas juga meyakini mafia tak hanya menaikkan harga beras, tetapi ada pula yang sengaja mencampurkan beras Bulog yang premium dengan kualitas di bawahnya.

Budi juga menyebutkan ada pihak yang hendak menjual dengan harga Rp11.000 hingga Rp12.000 per kg. Ia memperoleh laporan dari pedagang beras bahwa mereka harus membeli Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk operasi pasar dari oknum tersebut.

Para pedagang beras berpendapat bahwa harga beras naik karena Bulog belum menyalurkan cadangan impornya.

baca juga

Buwas pun mengimau pedagang beras untuk langsung membeli beras dari Bulog karena perusahaan itu siap menggelontorkan angka berapapun asal ada jaminan beras itu akan meredam harga ke posisi HET.

Tak hanya berupa imbauan secara umum, Buwas menegaskan 700 pedagang beras di Jakarta untuk membeli beras langsung dari Bulog. Ia menegaskan jika ada pegawai bulog yang terlibat dengan oknum, maka ia tak segan memecatnya.

Dari stoknya, Bulog siap menyalurkan hingga 500.000 hingga 600.000 ton selama Januari hingga Februari 2023. Buwas juga tak keberatan jika stok karena penyaluran yang baik agar Bulog punya daya serap apda saat panen raya tahun ini.

Berdasarkan data Bulog, CBP yang dikelola Bulog per Jumat (20/1/2022) mencapai 656.535 ton. Beras yang diimpor dan saat ini tengah ada di gudang yakni sekitar 180.552 ton.

Penyaluran CBP untuk operasi pasar sejumlah 110.478 ton dan jumlah ini meningkat daripada penyaluran CBP pada Januari 2022 yakni sebesar 66.073,49 ton.

Terakhir, Buwas berharap Bulog mampu menyerap beras dari dalam negeri hingga mencapai 1 juta ton pada Maret 2023. Panen pada Maret hingga juni 2023 menjadi tumpuan bagi Bulog dalam pemenuhan stok beras yang dikelola, yakni sebanyak 2,4 juta ton.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2023, Bulog Pastikan Stok Beras Aman

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2023, Bulog Pastikan Stok Beras Aman

Purwokerto | Jum'at, 20 Januari 2023 | 19:04 WIB

Bulog Lepas 680.000 Ton Beras Hingga Idul Fitri, Siap Serap Panen Petani

Bulog Lepas 680.000 Ton Beras Hingga Idul Fitri, Siap Serap Panen Petani

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2023 | 17:02 WIB

Bulog Guyur Pasar Pakai Beras Impor, Alasan Demi Harga Murah

Bulog Guyur Pasar Pakai Beras Impor, Alasan Demi Harga Murah

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2023 | 16:36 WIB

Tekan Harga Pangan yang Mahal, Bulog Jateng Sebar Beras SPHP di Pasar Peterongan, Per Kilogram Hanya Rp9.450

Tekan Harga Pangan yang Mahal, Bulog Jateng Sebar Beras SPHP di Pasar Peterongan, Per Kilogram Hanya Rp9.450

Jawa Tengah | Kamis, 19 Januari 2023 | 15:11 WIB

Bulog Lepas 100 Ribu Ton Beras Operasi Pasar di Awal Januari 2023

Bulog Lepas 100 Ribu Ton Beras Operasi Pasar di Awal Januari 2023

News | Kamis, 19 Januari 2023 | 11:57 WIB

Bukan untuk Bansos, Temuan Ratusan Ton Beras Menguning di Pulogadung Stok Cadangan Retail Pasar Jaya

Bukan untuk Bansos, Temuan Ratusan Ton Beras Menguning di Pulogadung Stok Cadangan Retail Pasar Jaya

Jakarta | Rabu, 18 Januari 2023 | 18:06 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×