3 Amalan Menyesatkan di Bulan Rajab, Dalilnya Tak Kuat, Jangan Dikerjakan!

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 25 Januari 2023 | 10:57 WIB
3 Amalan Menyesatkan di Bulan Rajab, Dalilnya Tak Kuat, Jangan Dikerjakan!
Ilustrasi shalat - 3 Amalan Menyesatkan di Bulan Rajab, Dalilnya Tak Kuat, Jangan Dikerjakan! (Freepik)

Suara.com - Bulan Rajab 2023 telah tiba, umat Islam pun ramai-ramai mengerjakan berbagai amalan untuk mendulang pahala dan berkah dari Allah SWT. Tahukah kalian bahwa terdapat amalan menyesatkan di bulan Rajab?

Setidaknya ada tiga amalan menyesatkan di bulan Rajab yang perlu dihindari. Amalan yang dimaksud bukan berkaitan dengan puasa rajab, memperbanyak berdzikir, puasa senin-kamis atau puasa sunnah lainnya.

Akan tetapi amalan-amalan berikut ini tidak memiliki dalil yang kuat. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Ustad Ruslan Fariadi dalam kajian Ahad Pagi di Masjid Islamic Center.

Dikutip dari muhammadiyah.or.id (25/1/2023), Ruslan menyebutkan ada tiga amalan menyesatkan di bulan Rajab,di antaranya:

  1. Shalat ragahib
  2. Berpuasa khusus pada hari Kamis pertama di bulan Rajab
  3. Mengkhususkan malam tanggal 27 Rajab dengan ibadah dan ritual-ritual tertentu karena dikaitkan dengan kemuliaan malam Isra Miraj.

“Tiga contoh penyimpangan tersebut sesungguhnya adalah amalan-amalan yang tidak ada landasan dalilnya yang kuat. Jika pun ada itu dilandaskan pada dalil yang maudhu’ (palsu),” ucapnya.

Dengan menghindari amalan-amalan di atas, Ruslan menyarankan umat Muslim untuk mengerjakan amalan-amalan bulan Rajab yang memang dianjurkan. Apa saja?

  1. Puasa Senin-Kamis
  2. Puasa Ayyamul Bidh
  3. Puasa Dawud
  4. Melakukan banyak amal saleh
  5. Menjauhi maksiat

“Ini didasarkan pada kandungan dari Al-Quran surat at-Taubah ayat 36 yang memiliki kandungan agar kita dapat memaksimalkan amal saleh di bulan-bulan haram,” kata Ruslan menegaskan.

Ia menambahkan bahwa surat at-Taubah ayat 36 menjadi dalil pokok yang menjelaskan mengenai empat bulan haram. Di antara empat bulan haram tersebut tiga di antaranya berurutan yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan satu bulan lagi terpisah disebut dengan “bulan mudhar” yakni Rajab.

“Hendaknya setiap ada dalil yang menjelaskan mengenai keutamaan sesuatu, maka itu harus dipahami secara utuh. Jangan parsial. Contohnya, ada dalil yang menyebutkan tentang keutamaan bulan Ramadan, keutamaan bulan Rajab, dan keutamaan bulan-bulan lainnya itu ketika dipahami secara parsial akan dapat menafikan keutamaan bulan-bulan lainnya,” ujar Ruslan, dikutip dari situs resmi Muhammadiyah.

Selain itu, Ruslan juga menceritakan alasan Rajab menjadi termasuk bulan yang diistimewakan. Sebab, ada empat peristiwa penting dalam sejarah peradaban Islam, yaitu:

  • Perang Tabuk yakni peperangan kedua kaum muslimin melawan kekaisaran Byzantium Romawi Timur pada tahun 630 M
  • Perang Yarmuk melawan tentara Romawi tahun 636 M
  • Pembebasan Masjid Al-Aqsha dari tentara Salin tahun 1187 M
  • Peristiwa Isra’ dan Miraj Nabi Muhammad SAW

Sekali lagi, harap dihindari amalan menyesatkan di bulan rajab sebagaimana disebutkan di atas. Masih banyak ibadah sunnah lain yang memiliki dalil kuat, seperti puasa rajab, shalat sunnah, dzikir dan semacamnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doa Bulan Rajab dan Artinya Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Doa Bulan Rajab dan Artinya Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

News | Rabu, 25 Januari 2023 | 10:31 WIB

Apakah Boleh Puasa Rajab 2023 Tidak Berurutan? Ini Hukum dan Keutamaannya

Apakah Boleh Puasa Rajab 2023 Tidak Berurutan? Ini Hukum dan Keutamaannya

News | Rabu, 25 Januari 2023 | 10:22 WIB

10 Keutamaan Puasa Rajab yang Dilakukan dengan Ikhlas, Surga Jaminanya, kata Ustadz Abdul Somad

10 Keutamaan Puasa Rajab yang Dilakukan dengan Ikhlas, Surga Jaminanya, kata Ustadz Abdul Somad

| Rabu, 25 Januari 2023 | 07:31 WIB

Kapan Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadhan? Cek Waktunya Jangan Sampai Telat!

Kapan Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadhan? Cek Waktunya Jangan Sampai Telat!

News | Selasa, 24 Januari 2023 | 18:10 WIB

Terkini

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB