Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:17 WIB
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
Pagar besi setinggi 2,5 meter yang sempat berdiri kokoh di depan Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, sudah tidak lagi terlihat pada Senin (3/8/2026). (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Pengamat Trubus Rahardiansah menyatakan pemasangan pagar tinggi di mal Kota Kasablanka tidak melanggar aturan hukum.
  • Kurangnya komunikasi dari manajemen mal membuat isu pagar tinggi ini menjadi viral di media sosial.
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sempat meminta pembongkaran pagar yang kini telah direalisasikan pihak mal.

Suara.com - Kegaduhan yang muncul akibat pemasangan pagar tinggi di mal Kota Kasablanka (Kokas) bukan disebabkan oleh pelanggaran aturan, melainkan minimnya komunikasi dari pihak manajemen mal kepada publik.

Hal ini disorot pengamat kebijakan publik Prof. Trubus Rahardiansah, saat berbincang dengan Suara.com mengenai polemik pagar tinggi mal yang belakangan viral di media sosial tersebut.

Menurut Prof. Trubus, secara hukum pemasangan pagar tinggi oleh manajemen mal, dalam hal ini Pakuwon Group, tidak melanggar aturan apa pun karena berada di ranah privat milik perusahaan.

Kalau private goods, ya biarin aja. Itu punya dia kan,” ujarnya melalui sambungan telepon, Senin (3/8/2026).

Namun, kebijakan yang diambil jadi terasa salah karena manajemen mal tidak segera memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai alasan pemasangan pagar selepas diviralkan.

Prof. Trubus menambahkan, sejatinya persoalan ini dapat diselesaikan secara sederhana apabila pihak mal terbuka menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut kepada publik.

“Dijelaskan saja, ini adalah ranah privat, gitu kan. Bangun pun juga mempertimbangkan sisi-sisi estetika, tapi tetap ranah privat,” tuturnya.

Ketiadaan penjelasan resmi inilah yang akhirnya membuat isu kian meluas dan viral di kalangan masyarakat.

Ditambah lagi, sikap bungkam manajemen sampai membuat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ikut turun gunung memberikan arahan pembongkaran pagar, yang menurut Prof. Trubus semestinya tidak perlu.

baca juga

“Kan itu bukan ranah publik, mestinya nggak perlu menghimbau untuk dibongkar,” kata Prof. Trubus.

Kini, pagar-pagar tinggi yang sempat terlihat di Kokas maupun mal-mal lain di Jakarta yang masih di bawah pengelolaan Pakuwon Group memang sudah dibongkar.

Namun, ada satu pelajaran berharga yang menurut Prof. Trubus tidak perlu terjadi lagi ke depannya.

Ia menyarankan agar pemerintah daerah, jika ingin bersikap, lebih baik mendorong pihak manajemen mal untuk membuka komunikasi dengan masyarakat.

“Lebih menghimbau untuk ini, membuka saja, memberikan penjelasan kepada masyarakat,” pungkas Prof. Trubus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pagar Tinggi Mal Kota Kasablanka Kini Lenyap, Berganti Dekorasi HUT RI

Pagar Tinggi Mal Kota Kasablanka Kini Lenyap, Berganti Dekorasi HUT RI

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri

Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!

Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:32 WIB

James Riady Pastikan Mal Lippo Tak Dipagari

James Riady Pastikan Mal Lippo Tak Dipagari

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Jakarta Harus Terlihat Aman dan Hijau, Pramono Minta Mal Ganti Pagar Tinggi dengan Pohon

Jakarta Harus Terlihat Aman dan Hijau, Pramono Minta Mal Ganti Pagar Tinggi dengan Pohon

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:43 WIB

Ramai Video Pagar Besi di Mal, Penasihat Presiden: Kita Doakan Bangsa Kita Aman

Ramai Video Pagar Besi di Mal, Penasihat Presiden: Kita Doakan Bangsa Kita Aman

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:41 WIB

Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Polda Metro Jaya Ungkap Situasi Jelang Agustus

Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Polda Metro Jaya Ungkap Situasi Jelang Agustus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:35 WIB

Terkini

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:16 WIB

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:03 WIB

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 22:51 WIB

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 22:45 WIB

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 22:44 WIB

Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit

Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 22:39 WIB

Kendal Tornado FC Incar Kemenangan Keempat Beruntun atas Persipura

Kendal Tornado FC Incar Kemenangan Keempat Beruntun atas Persipura

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 22:37 WIB

Jangan Lewatkan Promo BRI Kartu Kredit untuk Jus Buah Boost, Diskon 25% dengan Tap to Pay

Jangan Lewatkan Promo BRI Kartu Kredit untuk Jus Buah Boost, Diskon 25% dengan Tap to Pay

Sumbar | Kamis, 17 September 2026 | 22:30 WIB

Pokemon Gandeng Wayang Indonesia, Fadli Zon Sebut Bentuk Akulturasi Budaya Baru

Pokemon Gandeng Wayang Indonesia, Fadli Zon Sebut Bentuk Akulturasi Budaya Baru

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 22:26 WIB

Pemuda di Bandung Barat Diduga Uji Coba Bom Rakitan 56 Kali, Polisi Sita Bahan Peledak

Pemuda di Bandung Barat Diduga Uji Coba Bom Rakitan 56 Kali, Polisi Sita Bahan Peledak

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 22:25 WIB

×