Kapan Cap Go Meh 2023 Tanggal Berapa? Bersiap Sambut Festival Lampion Meriah

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 25 Januari 2023 | 21:15 WIB
Kapan Cap Go Meh 2023 Tanggal Berapa? Bersiap Sambut Festival Lampion Meriah
Ilustrasi Lampion - kapan cap go meh 2023 (Undplash)

Suara.com - Tahun Baru Imlek 2023 atau 2574 Kongzili jatuh pada Minggu, 22 Januari 2023. Rangkaian perayaan Imlek akan memasuki tahap akhir atau yang biasa disebut dengan istilah Cap Go Meh. Di Tiongkok, tradisi ini dikenal dengan istilah Lantern Festival atau Yuan Xiao Jie. Lalu kapan Cap Go meh 2023? Ketahui jadwal dan tradisi perayaannya di Indonesia. 

Kapan Cap Go Meh 2023? 

Mengacu pada kalender lunar, perayaan Cap Go Meh 2023 jatuh pada Minggu, 5 Februari 2023. Perayaan tersebut akan berlangsung selama 15 hari ke depan dan akan berakhir pada tanggal 6 Maret 2023. 

Tradisi Cap Go Meh sendiri diyakini berasal dari warga keturunan Tionghoa di wialyah daratan China Selatan. Mereka percaya pada hari ke-15 bulan pertama kalender lunar, para dewa akan keluar dari surga untuk membagi-bagikan keselamatan, kesejahteraan, dan juga nasib baik kepada seluruh manusia. 

Pengertian Cap Go Meh 

Secara bahasa, Cap Go Meh berasal dari Hokkian “cap” yang artinya sepuluh, "go” artinya lima, sementara “meh” yang berarti malam. Dengan begitu, Cap Go Meh adalah perayaan yang dilakukan pada malam ke-15 pada perataan tahun baru Imlek. 

Biasanya, pada peringatan Cap Go Meh akan dimeriahkan dengan berbagai  perayaan seperti pesta kembang api, pesta lampion, menggelar pertunjukkan barongsai dan liong, serta peniupan terompet. Masyarakat China percaya jika perayaan ini dapat mendatangkan harapan, kebahagiaan, dan juga keberuntungan bagi mereka. 

Setiap tahunnya, Cap Go Meh selalu dirayakan dengan penuh suka cita. Selain itu, warga keturunan Tionghoa juga akan merayakannya dengan menyajikan makanan-makanan khas seperti kue keranjang, jeruk mandarin, lontong Cap Go Meh, dan lain sebagainya.  

Cap Go Meh diprediksi telah dirayakan sejak 2.000 tahun lalu. Cap Go Meh bermula sejak zaman Dinasti Han (sekitar 206 sebelum masehi-25 Masehi) ketika seorang biksu Buddha harus membawa lentera atau lampion untuk melakukan ritual ibadah. 

Masyarakat Tiongkok kemudian menerbangkan lampion tersebut, sebagai tanda untuk melepas nasib pada tahun sebelumnya yang buruk serta untuk menyambut nasib baik yang datang di masa mendatang. Oleh karenanya, Cap Go Meh identik dengan ornamen lampion.  

Perayaan Cap Go Meh di Indonesia 

Perayaan Cap Go Meh di Indonesia sangatlah bervariasi. Apalagi saat ini sudah banyak yang dipadukan dengan budaya leluhur di Indonesia. Pada dasarnya yang masih terjaga hingga saat ini adalah perayaan dilakukan oleh umat ke Kelenteng ataupun Wihara. Kemudian akan dilanjut dengan melakukan kirab atau turun ke jalan raya dengan menggotong Kio atau Usungan secara ramai-ramai, yang di dalamnya ada arca para Dewa. 

Bahkan di sejumlah kota besar di tanah air seperti Jakarta dan Manado, terdapar atraksi ‘lokthung‘ atau ‘thangsin‘. Di mana beberapa seseorang akan jadi medium perantara. Konon setelah dibacakannya mantra, sang perantara dipercata telah dirasuki oleh roh Dewa untuk memberikan berkat bagi seluruh umat. 

Mereka juga akan melakukan beberapa atraksi seperti sayat lidah, lengan atau menusuk bagian tubuh dengan benda tajam seperti sabetan pedang, golok, silet dan masih banyak lagi atraksi ekstrem lainnya yang akan dilakukan. 

Demikian tadi ulasan mengenai kapan Cap Go meh 2023? Pengertian serta perayaannya di Indonesia. Semoga bermanfaat! 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cap Go Meh 2023 Libur atau Tidak? Ini Update Aturan SKB 3 Menteri Terbaru

Cap Go Meh 2023 Libur atau Tidak? Ini Update Aturan SKB 3 Menteri Terbaru

News | Rabu, 25 Januari 2023 | 12:49 WIB

Apakah Imlek sama dengan Cap Go Meh? Jangan Terkecoh, Ini Perbedaannya

Apakah Imlek sama dengan Cap Go Meh? Jangan Terkecoh, Ini Perbedaannya

News | Selasa, 24 Januari 2023 | 16:10 WIB

Cap Go Meh 2023 Tanggal Berapa? Berikut Jadwal dan Perayaannya di Indonesia

Cap Go Meh 2023 Tanggal Berapa? Berikut Jadwal dan Perayaannya di Indonesia

News | Senin, 23 Januari 2023 | 12:07 WIB

Boen Tek Bio, Klenteng Tertua di Pasar Lama Tangerang Rayakan Imlek 2023

Boen Tek Bio, Klenteng Tertua di Pasar Lama Tangerang Rayakan Imlek 2023

| Senin, 23 Januari 2023 | 11:19 WIB

5 Fakta Cap Go Meh, Simak Selengkapnya!

5 Fakta Cap Go Meh, Simak Selengkapnya!

News | Minggu, 22 Januari 2023 | 13:33 WIB

Cap Go Meh Berapa Hari Setelah Imlek 2023? Catat Jadwal Festival Lampion Meriah!

Cap Go Meh Berapa Hari Setelah Imlek 2023? Catat Jadwal Festival Lampion Meriah!

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 16:15 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB