Fakta Sesar Garsela yang Sebabkan Gempa Bandung, Dimana Lokasinya?

Rifan Aditya | Suara.com

Minggu, 29 Januari 2023 | 19:54 WIB
Fakta Sesar Garsela yang Sebabkan Gempa Bandung, Dimana Lokasinya?
Ilustrasi gempa - fakta Sesar Garsela (Pexels)

Suara.com - Sabtu (28/1/2023) dini hari, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengabarkan gempa yang mengguncang Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Gempa ini terkait aktivitas Sesar Garsela. Berikut fakta Sesar Garsela yang perlu kalian ketahui. 

Gempa mengguncang Kabupaten Bandung sebanyak dua kali. Gempa pertama tercatat terjadi pada pukul 01.00 WIB dengan magnitudo (M) 4,3.

Diketahui, gempa yang melanda Kab. Bandung ini terjadi akibat aktivitas Sesar Garsela atau Garut Selatan. Gempa ini akibat Sesar Garsela sudah sering terjadi. Terakhir, Sesar Garsela ini telah menyebabkan Gempa Garut bermagnitudo 6,4 SR pada 3 Desember 2022 beberapa waktu lalu.

Mengenai gempa Sesar Garsela, ada beberapa fakta Sesar Garsela yang menarik untuk diketahui. Lantas, apa saja fakta sesar garsela yang kerap mengakibatkan terjadinya gempa? Melansir dari berbagai sumber, berikut ini penjelasannya.

1. Sesar Aktif

Merangkum berbagai sumber, Sesar Garsela adalah salah satu sesar aktif di Jawa Barat sebelah selatan.

Maka tak heran jika sesar ini kerap dikaitkan dengan gempa yang beberapa kali terjadi di kawasan Jawa Barat.

Beberapa studi mencatat, gempa yang diakibatkan oleh sesar Garsela dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, menunjukkan magnitudo yang cenderung rendah.

2. Guncangan Kecil namun Mematikan

Meski studi menunjukkan magnitudo gempa yang terjadi akibat aktifitas Sesar Garsela cenderung rendah namun efeknya justru sangat merusak.

Pasalnya, pusat gempa sangat dangkal sehingga membuat guncangan tersebut terasa sangat kencang bagi masyarakat.

Selain itu, kondisi geologi permukaan yang didominasi oleh produk vulkanik muda yang cenderung tidak padat jadi pemicu gempa yang bermagnitudo rendah dapat menghasilkan guncangan yang besar.

Oleh karena itu, masyarakat dihimbau agar tetap berhati-hati dan jangan mengabaikan gempa meski magnitudonya rendah.

3. Sesar Garsela Terdiri dari Segmen

Merangkum berbagai sumber, Sesar Garsela disebut terdiri dari dua segmen yaitu segmen Rakutak dan segmen Kencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Sesar Garsela, Penyebab Gempa Bandung Tadi Malam

Mengenal Sesar Garsela, Penyebab Gempa Bandung Tadi Malam

| Sabtu, 28 Januari 2023 | 15:16 WIB

Sesar Garsela Jadi Perhatian Usai Gempa Garut

Sesar Garsela Jadi Perhatian Usai Gempa Garut

Tekno | Senin, 05 Desember 2022 | 21:56 WIB

Sesar Garsela Harus Diwaspadai Setelah Gempa Guncang Bandung dan Garut

Sesar Garsela Harus Diwaspadai Setelah Gempa Guncang Bandung dan Garut

Tekno | Senin, 02 November 2020 | 13:21 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Gempa Sesar Garsela di Jabar, Kecil Tapi Merusak

BMKG Ingatkan Potensi Gempa Sesar Garsela di Jabar, Kecil Tapi Merusak

Jabar | Senin, 02 November 2020 | 11:20 WIB

Terkini

Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung

Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung

News | Senin, 13 April 2026 | 16:52 WIB

Kuota Program Magang Diperbesar Pemerintah, Peluang Karier atau Sekadar Tenaga Kerja Murah?

Kuota Program Magang Diperbesar Pemerintah, Peluang Karier atau Sekadar Tenaga Kerja Murah?

News | Senin, 13 April 2026 | 16:49 WIB

Gelap Mata Demi 'Deposit' Judol: Pria di Makassar Bacok Istri dan Leher Sepupu hingga Tewas!

Gelap Mata Demi 'Deposit' Judol: Pria di Makassar Bacok Istri dan Leher Sepupu hingga Tewas!

News | Senin, 13 April 2026 | 16:48 WIB

Ancaman Serangan Israel ke Iran Kembali Mencuat Usai Perundingan Damai Gagal Total

Ancaman Serangan Israel ke Iran Kembali Mencuat Usai Perundingan Damai Gagal Total

News | Senin, 13 April 2026 | 16:47 WIB

Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan

Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan

News | Senin, 13 April 2026 | 16:35 WIB

Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek

Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek

News | Senin, 13 April 2026 | 16:32 WIB

Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?

Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?

News | Senin, 13 April 2026 | 16:26 WIB

Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?

Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?

News | Senin, 13 April 2026 | 16:19 WIB

Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan

Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan

News | Senin, 13 April 2026 | 16:18 WIB

Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo

Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo

News | Senin, 13 April 2026 | 16:11 WIB