Sejarah Hari Valentine Day yang Sebenarnya, Soal Cinta dan Kematian Tragis?

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 02 Februari 2023 | 13:47 WIB
Sejarah Hari Valentine Day yang Sebenarnya, Soal Cinta dan Kematian Tragis?
Ilustrasi Valentine - Sejarah Hari Valentine Day yang Sebenarnya (Pixabay)

Suara.com - Hari Valentine sebenarnya belum pernah ada sampai sekitar abad ke-14. Sebelumnya, ada sebuah kisah yang menjadi legenda dan menjadi dasar untuk menjadikan tanggal 14 Februari dirayakan sebagai hari Valentine dan menjadi hari simbol kasih sayang. Bagi yang belum tahu sejarah hari Valentine Day yang sebenarnya, silahkan simak ulasannya di sini. 

Dikutip dari Britannica.com, ada sebuah legenda yang mengisahkan tentang seorang pendeta mengirim surat bertandatangan "dari Valentine Anda" kepada putri sipirnya, yang telah berteman dengannya dan, dengan beberapa 
alasan dapat sembuh dari kebutaan. Sosok yang mengirim surat tersebeut bernama St. Valentine dari Terni, seorang uskup. Karena itulah hari tanggal 14 Februari dinamai hari valentine. 

Legenda umum lainnya menyatakan bahwa St. Valentine menentang perintah kaisar yang melarang para pria untuk menikah. St. Valentine justru melakukan kebalikannya untuk menghindarkan kaum pria dari kewajiban ikut perang bagi yang masih lajang. Karena alasan tersebutlah hari valentine dikaitkan dengan cinta.

Legenda hari Valentine 
Identitas St. Valentine juga diperdebatkan. Menurut Thepioneerwoman.com, kaisar Claudius II dari Roma mengeksekusi dua pria berbeda bernama Valentine pada 14 Februari (dalam dua tahun yang berbeda) pada abad ketiga. Satu catatan tentang St. Valentine mengatakan bahwa dia adalah seorang imam yang ditangkap karena menentang dekrit Romawi yang melarang tentara menikah. Dia dieksekusi karena kejahatan yang berupa menikahkan para pasangan secara rahasia. 

Cerita lain berpendapat bahwa hari Valentine berkaitan dengan seorang pendeta dipenjara jatuh cinta dengan salah satu pengunjungnya dan mulai menulis surat kepadanya. Pendeta itu  mengirimi wanita itu surat sebelum eksekusinya. Masih senada dengan cerita yang dibeberkan oleh britannica.com, bahwa dalam surat itu tertera tanda tangan yang artinya, "Dari Valentine-mu." 

Kedua cerita ini memiliki nada romantis dan tidak dapat diverifikasi secara resmi. Satu hal yang dipercaya sampai kini adalah bahwa hari Valentine dinamai Valentine untuk menghormati St. Valentine yang mati karena memperjuangkan sesuatu, berlandaskan cinta kasih. 

Hari Valentine akhirnya berubah menjadi hari tentang cinta, romantisme, mungkin berkat penyair Inggris romantis Geoffrey Chaucer. The Times mencatat bahwa Jack B. Oruch, mendiang profesor bahasa Inggris Universitas Kansas, membuat argumen kuat untuk memuji Chaucer dengan ide-ide modern tentang Hari Valentine.

Melalui penelitiannya, Oruch menegaskan bahwa tidak ada catatan tertulis yang signifikan yang menghubungkan tradisi romantis dengan Hari St. Valentine sampai Chaucer menulis karya-karya puitis pada abad ke-14 "The Parlement of Foules" dan "The Complaint of Mars." William Shakespeare juga dikreditkan sebagai sosok yang ikut mempopulerkan 14 Februari sebaga hari valentine atau hari kasih sayang. 

Oruch dan William Shakespare kemungkinan besar sama-sama mendengar kisah tentang St. Valentine dari abad ketiga tersebut dan mulai menulis kisahnya secara puitis. Kisah itu pun menjadi tren pada zamannya. 

Pada pertengahan abad ke-18, budaya teman dan kekasih saling bertukar catatan kecil pada Hari Valentine menjadi hal biasa. Baru kemudian pada abad ke-19, revolusi industri membantu menjadikan kartu Hari Valentine yang dicetak sebagai sebuah tradisi yang sampai sekarang terus dirayakan.

Pada tahun 1913, Hallmark Cards dari Kansas City, Missouri, mulai memproduksi kartu Valentine secara massal. Budaya merayakan valentine pun terus berlanjut, di dukung oleh industri yang berfokus pada kapitalism.

Demikian itulah kurang lebih sejarah hari valentine yang sebenarnya. Pernahkah kamu mendengarnya?

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

25 Ucapan Valentine 2023 Aesthetic Kekinian yang Romantis untuk Pacar

25 Ucapan Valentine 2023 Aesthetic Kekinian yang Romantis untuk Pacar

News | Kamis, 02 Februari 2023 | 10:30 WIB

Contoh 25 Ucapan Hari Valentine 2023 untuk Istri, Agar Rumah Tangga Langgeng

Contoh 25 Ucapan Hari Valentine 2023 untuk Istri, Agar Rumah Tangga Langgeng

News | Kamis, 02 Februari 2023 | 08:05 WIB

Apakah Hari Valentine 2023 Libur Tanggal Merah? Cek Aturannya di Sini

Apakah Hari Valentine 2023 Libur Tanggal Merah? Cek Aturannya di Sini

News | Rabu, 01 Februari 2023 | 12:20 WIB

32 Ucapan Hari Valentine 2023 untuk Teman yang Hangat, Kirim Tanggal 14 Februari

32 Ucapan Hari Valentine 2023 untuk Teman yang Hangat, Kirim Tanggal 14 Februari

News | Rabu, 01 Februari 2023 | 11:45 WIB

20 Doa Hari Valentine 2023 yang Menyentuh untuk Orang Terkasih

20 Doa Hari Valentine 2023 yang Menyentuh untuk Orang Terkasih

News | Rabu, 01 Februari 2023 | 09:35 WIB

25 Kata-kata Valentine Day 2023 untuk Gebetan, Dijamin Bikin Klepek-klepek!

25 Kata-kata Valentine Day 2023 untuk Gebetan, Dijamin Bikin Klepek-klepek!

News | Selasa, 31 Januari 2023 | 14:32 WIB

Terkini

Profil Seraf Naro Siregar Penyumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Profil Seraf Naro Siregar Penyumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Sport | Minggu, 20 September 2026 | 10:26 WIB

5 Rekomendasi HP Kamera 200 MP Terbaik, dari Samsung hingga OPPO!

5 Rekomendasi HP Kamera 200 MP Terbaik, dari Samsung hingga OPPO!

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 10:24 WIB

Agar AC di Rumah Dingin Optimal, Ternyata Keahlian Installer Punya Peran Penting!

Agar AC di Rumah Dingin Optimal, Ternyata Keahlian Installer Punya Peran Penting!

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 10:23 WIB

Viral Sekelompok Pelajar Konvoi Pamer Sajam di Flyover Kalibata, Polisi Cek CCTV

Viral Sekelompok Pelajar Konvoi Pamer Sajam di Flyover Kalibata, Polisi Cek CCTV

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:20 WIB

Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap

Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 10:16 WIB

Dede Indra Permana: Kasus Ipda Yayat Harus Diusut Tuntas, yang Terlibat Harus Diproses

Dede Indra Permana: Kasus Ipda Yayat Harus Diusut Tuntas, yang Terlibat Harus Diproses

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:15 WIB

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:10 WIB

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 10:08 WIB

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 10:00 WIB

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

×