Kronologi Pria Banyuwangi Potong Kelamin Sendiri: Alami Depresi dan Mencoba Bunuh Diri

Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 09 Februari 2023 | 11:33 WIB
Kronologi Pria Banyuwangi Potong Kelamin Sendiri: Alami Depresi dan Mencoba Bunuh Diri
S (58) saat tengah menjalani perawatan insentif di RSUD Genteng. [Polsek Sempu]

Suara.com - Seorang pria asal Sempu, Banyuwangi berinisial S (58) melakukan tindakan nekat memotong alat kelaminnya sendiri. Adapun usai melakukan tindakan melukai diri sendiri tersebut, S harus dirawat secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng. 

Lantas, apa yang melatarbelakangi S melakukan perbuatan berbahaya tersebut? Berikut kronologi S potong kelamin sendiri yang dirangkum oleh Suara.com.

Kronologi pria Banyuwangi potong kelamin: Berawal dari depresi berat

Kapolsek Sempu, AKP Karyadi membenarkan kejadian tersebut. Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa S mengalami tekanan hidup berat alias kondisi depresi.

Karyadi melaporkan S melakukan aksi percobaan bunuh diri tersebut di areal persawahan tidak jauh dari rumahnya di Desa Gendoh.

Kala diselamatkan oleh warga, S mengaku bahwa memang dirinya ingin mati dan mengakhiri hidup dengan percobaan bunuh diri.

"Kepada warga, ia mengaku ingin mati," ungkap Karyadi, Selasa, (7/2/2023).

Kesaksian Karyadi dikonfirmasi oleh keluarga S. Pihak keluarga membenarkan jika korban sudah beberapa kali berupaya mengakhiri hidup, tepatnya mencoba mengakhiri hidup dua kali.

Percobaan pertama dengan menusuk perut. Lalu percobaan kedua dengan mencekik dirinya sendiri.

baca juga

Beruntung nyawa S berhasil diselamatkan dalam dua kali percobaan bunuh dirinya itu. Kini warga dan keluarga berhasil menyelamatkan nyawanya kembali.

Penyelamatan S

Kendati alat kelaminnya telah terpotong, nyawanya masih bisa terselamatkan oleh warga. S berhasil diselamatkan oleh warga berkat kesigapan mereka yang melihat korban datang dari sawah dengan kondisi celana sudah berlumur darah.

Direktur RSUD Genteng, Aisyah Anggraini menjelaskan bahwa kondisi korban sekarang sudah stabil. Sayangnya, alat kelamin korban sudah tidak dalam kondisi normal.

S juga disebut tiba di rumah sakit dalam keadaan lemas usai kehabisan banyak darah dari luka yang ia timbulkan. Namun, Aisyah menilai bahwa saluran urine S masih berfungsi secara normal.

"Saat datang, pendarahan sudah mengering. Jika kondisinya mulai membaik, dalam waktu dekat sudah bisa pulang," kata Aisyah.

Pencegahan bunuh diri dapat menyelamatkan nyawa pengidap depresi

Depresi dalam tingkat akut dapat mendorong seseorang untuk melakukan percobaan bunuh diri, Mengutip laman Alodokter, kematian akibat bunuh diri diperkirakan mencapai 1.800 kasus per tahun di Indonesia.

Kembali mengutip laman yang sama, berikut adalah pencegahan bunuh diri bagi diri sendiri maupun orang di sekitar kita.

  1. Mendengarkan keluh kesah orang yang memilki keinginan bunuh diri,
  2. Ikut membantu masalah yang ia alami,
  3. Jangan biarkan ia kesepian,
  4. Memberikan ia saran dengan santun untuk mendatangi ahli kejiwaan seperti psikolog dan psikiater.

Catatan Redaksi: 

Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekasihnya Sudah Sayang dan Akrab dengan Ibu Eny, Benarkah Tiko Berencana Akan Segera Menikah?

Kekasihnya Sudah Sayang dan Akrab dengan Ibu Eny, Benarkah Tiko Berencana Akan Segera Menikah?

Depok | Kamis, 09 Februari 2023 | 08:22 WIB

Empat Petani asal Desa Pakel Banyuwangi Ditahan Polda Jawa Timur, Kok Bisa ? Begini Kronologinya

Empat Petani asal Desa Pakel Banyuwangi Ditahan Polda Jawa Timur, Kok Bisa ? Begini Kronologinya

Purwokerto | Rabu, 08 Februari 2023 | 23:47 WIB

Kebutuhan Konten? Berikut Sosok-Sosok Dibalik Viralnya Tiko dan Ibu Eny..

Kebutuhan Konten? Berikut Sosok-Sosok Dibalik Viralnya Tiko dan Ibu Eny..

Soreang | Rabu, 08 Februari 2023 | 21:57 WIB

Tiko Tenar hingga Banyak Tawaran Pekerjaan Pasca Viral, Ustad Felix Siaw: Bentuk Karomah dari Ibu Eny

Tiko Tenar hingga Banyak Tawaran Pekerjaan Pasca Viral, Ustad Felix Siaw: Bentuk Karomah dari Ibu Eny

Depok | Rabu, 08 Februari 2023 | 18:59 WIB

Proyek Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Resmi Dimulai, Brantas Abipraya Targetkan Selesai 2024

Proyek Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Resmi Dimulai, Brantas Abipraya Targetkan Selesai 2024

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2023 | 14:18 WIB

4 Cara Menjaga Kesehatan Mental Anak Sejak Balita, Dampaknya Luar Biasa Saat Remaja!

4 Cara Menjaga Kesehatan Mental Anak Sejak Balita, Dampaknya Luar Biasa Saat Remaja!

Bandungbarat | Rabu, 08 Februari 2023 | 11:31 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×