Aksi Mantan Pacar Bunuh Elisa dengan Kloset Masuk Femisida, Apa Itu?

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Sabtu, 11 Februari 2023 | 15:06 WIB
Aksi Mantan Pacar Bunuh Elisa dengan Kloset Masuk Femisida, Apa Itu?
Ilustrasi pembunuhan perempuan.

Suara.com - Seorang gadis muda, Elisa (21), yang dibunuh oleh mantan pacarnya, Riko Arizka (23) di Pandeglang, Banten, dinilai Komnas Perempuan sebagai perbuatan femisida. Tepatnya, femisida intim yang dilakukan oleh orang terdekat.

"Kasus pembunuhan terhadap LS (Elisa) tergolong femisida oleh pasangan intim," kata Komisioner Komnas Perempuan Rainy Hutabarat kepada wartawan, Jumat (10/2/2023).

Elisa sendiri diketahui tewas usai dihantam oleh mantannya menggunakan kloset. Mereka sebelumnya diduga sempat cekcok. Di sisi lain, apa itu femisida yang disebut oleh Komnas Perempuan terkait kasus pembunuhan ini?

Apa Itu Femisida?

Melansir laman resmi Komnas Perempuan, femisida adalah pembunuhan terhadap wanita yang dilakukan atas dasar dendam, rasa benci, adanya penguasaan, kesenangan, serta merasa memiliki sehingga dapat berbuat sesuka hati.

Istilah itu sendiri dikenalkan pertama kali oleh seorang sejarawan asal Inggris, John Corry, pada tahun 1801. Ia melalui bukunya yang bertajuk A Satirical View of London at the Commencement of the Nineteenth Century menyebut pembunuhan terhadap wanita sebagai femisida.

Hal itu kemudian digunakan oleh sejumlah sastrawan di beberapa negara maju sekitar tahun 1970-an. Salah satunya Diana E.H. Russel, seorang penulis dan aktivis Afrika Selatan yang menerbitkan penjelasan soal apa itu femisida secara lengkap.

Femisida disebut berbeda dari pembunuhan biasa lantaran ada aspek ketidaksetaraan gender, dominasi, opresi, hingga agresi. Kematian seperti ini tergolong patriarki dan bisa terjadi di manapun. Baik secara pribadi hingga kelompok.

Menurut catatan PBB, sebesar 80% femisida dilakukan oleh orang-orang terdekat korban, seperti pasangan, baik yang sudah menikah atau bahkan masih berstatus pendekatan. Sementara pola yang biasa digunakan para pelaku adalah sadisme ganda.

Biasanya, sebelum dibunuh, wanita akan dianiaya, ditelanjangi, dan diperkosa. Komnas Perempuan saat pada tahun 2018-2020, menemukan beragam kasus femisida yang kemudian dibagi jadi sembilan jenis.

Sembilan jenis itu terdiri dari femisida intim, nonintim, femisida dalam konflik bersenjata dan industri seks komersial, femisida wanita disabilitas, femisida karena orientasi seksual, femisida di sel tahanan, femisida budaya, serta femisida terhadap aktivis kemanusiaan.

Di Indonesia sendiri, femisida intim menjadi jenis yang paling sering terjadi. Femisida intim ini merupakan pembunuhan terhadap wanita yang dilakukan oleh suami, mantan suami, kekasih, dan mantan kekasih. Salah satunya, dialami oleh Elisa yang saat ini tengah ramai diperbincangkan.

Komnas Perempuan juga mengumpulkan alasan pelaku melakukan pembunuhan terhadap wanita. Diantaranya, karena cemburu, sakit hati cintanya ditolak, adanya perselingkuhan, masalah rumah tangga, ketersinggungan, hingga kehamilan yang tak diinginkan.

Meski jumlahnya terus meningkat, namun hingga kini Indonesia masih belum memiliki hukum tersendiri bagi pelaku femisida. Kepolisian dan negara masih menganggap hal tersebut sebagai pembunuhan biasa.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Ngaku Diperkosa Bocil, Mama Muda Yunita di Jambi Berniat Bunuh Diri Gegara Suami Bilang Sudah Jijik

Usai Ngaku Diperkosa Bocil, Mama Muda Yunita di Jambi Berniat Bunuh Diri Gegara Suami Bilang Sudah Jijik

| Sabtu, 11 Februari 2023 | 14:32 WIB

"Diperkosa dan Mau Bunuh Diri" Pengakuan Wanita di Jambi Tersangka Pencabulan 17 Anak

"Diperkosa dan Mau Bunuh Diri" Pengakuan Wanita di Jambi Tersangka Pencabulan 17 Anak

News | Sabtu, 11 Februari 2023 | 10:43 WIB

Kronologi Elisa Dibunuh Mantan Pacar Pakai Kloset di Pandeglang Lalu Dirampok

Kronologi Elisa Dibunuh Mantan Pacar Pakai Kloset di Pandeglang Lalu Dirampok

News | Sabtu, 11 Februari 2023 | 09:51 WIB

Kenapa Bunuh Diri Itu Dosa? Begini Penjelasan Ustadz Dennis Lim

Kenapa Bunuh Diri Itu Dosa? Begini Penjelasan Ustadz Dennis Lim

| Sabtu, 11 Februari 2023 | 08:05 WIB

Luna Maya Kaget Video Call Dengan 'Ariel Noah'  Sampai Dinyanyikan Lagu

Luna Maya Kaget Video Call Dengan 'Ariel Noah' Sampai Dinyanyikan Lagu

| Jum'at, 10 Februari 2023 | 23:46 WIB

Fakta Sosok Elisa, Wanita yang Dibunuh Mantan Pacar di Pandeglang Jadi Tulang Punggung Keluarga

Fakta Sosok Elisa, Wanita yang Dibunuh Mantan Pacar di Pandeglang Jadi Tulang Punggung Keluarga

News | Jum'at, 10 Februari 2023 | 20:21 WIB

Terkini

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:29 WIB

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:07 WIB

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:04 WIB

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:43 WIB

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:36 WIB

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB