Rabu Abu, Masa Pertobatan Puasa 40 Hari Menyambut Trihari Suci Paskah

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 22 Februari 2023 | 17:28 WIB
Rabu Abu, Masa Pertobatan Puasa 40 Hari Menyambut Trihari Suci Paskah
Pastor Thomas Jordan O. Carm, asal Amerika Serikat menorehkan tanda salib dengan abu di dahi seorang warga di gereja paroki Our Lady of Saint Lucia di Yamaranguila, Intibuca, Honduras pada Rabu Abu tahun lalu (2/3/2022). Juga digelar hari puasa untuk perdamaian di Ukraina [AFP/Orlando Sierra].

Suara.com - Hari ini, Rabu (22/2/2023) mungkin tampak pemandangan berbeda dari biasa. Yaitu beberapa dahi anggota masyarakat, tua hingga muda usia tampak menghitam seperti terkena jelaga--beberapa tahun lalu bahkan seorang senator Amerika Serikat ditanyai pembawa acara karena di bagian atas alisnya tampak terkena sesuatu. Mereka ini usai mengikuti ibadat Rabu Abu atau Ash Wednesday.

Dikutip dari Metro Suara.com, krim mirip jelaga itu terbuat dari campuran abu dan minyak suci gereja Katolik yang ditorehkan para romo, pastor, serta diakon ke dahi umat Katolik. Disebut sebagai abu lambang pertobatan. Selain dibubuhkan di bagian atas alis, bubuk ini juga bisa ditaburkan di atas kepala.

Abu ini sendiri diperoleh dengan cara membakar serta menumbuk daun palem atau palma kering, dikumpulkan dari milik umat yang diperoleh dari perayaan Minggu Palma tahun sebelumnya.

Pastor Prince Xavier, seorang Imam Katolik tengah menorehkan simbol salib dengan abu di dahi seorang umat dalam Misa Rabu Abu di Saint Anthony's Shrine Secunderabad, twin sister dari Hyderabad, India pada 22 Februari 2023 [AFP/Noah Selam].
Pastor Prince Xavier, seorang Imam Katolik tengah menorehkan simbol salib dengan abu di dahi seorang umat dalam Misa Rabu Abu di Saint Anthony's Shrine Secunderabad, twin sister dari Hyderabad, India pada 22 Februari 2023 [AFP/Noah Selam].

Rabu Abu atau Ash Wednesday adalah rangkaian dari masa Prapaskah dalam liturgi Katolik. Mulai Rabu Abu hingga perayaan Paskah, para pemeluk agama ini akan berpuasa 40 hari lamanya, atau durasi total mencapai 44 hari bila Minggu dimasukkan dalam hitungan.

Adapun pengertian puasa dan berpantang dalam Katolik adalah makan kenyang sekali dalam satu hari.

Setelah Rabu Abu, kurun 40 hari para umat Katolik menjalani masa Prapaskah, dengan urutan Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, dan puncaknya Minggu Paskah. Rangkaian Kamis Putih, Jumat Agung, hingga Minggu Paskah disebut sebagai Trihari Suci atau Paschal Triduum.

Sementara di berbagai negara Barat, sehari sebelum Rabu Abu digelar Shrove Tuesday atau harfiahnya hari pancake atau panekuk. Yaitu saat di mana bahan-bahan dapur dikeluarkan, utamanya telur, tepung, susu, mentega, garam, dan gula dan dibuat menjadi hidangan pancake.

Maknanya membersihkan diri dari berbagai keinginan duniawi, karena sesudahnya mesti puasa dan berpantang dengan makan kenyang sekali satu hari. Serta meninggalkan berbagai kesukaan, mulai makanan hingga hobi favorit, di antaranya hidangan sedap, daging, garam, minuman beralkohol, kopi, merokok dan lainnya.

Selain ritus Ash Wednesday atau Rabu Abu, berikut rangkaian perayaan umat Katolik menyambut Hari Raya Paskah di berbagai negara:

baca juga
  • Shrove Tuesday atau hari menyajikan pancake atau panekuk, membersihkan lemari dapur atau kulkas.
  • Ash Wednesday atau Rabu Abu, hari memulai pertobatan menjelang Trihari Suci atau Paschal Triduum, ditandai membubuhkan abu oleh pastor atau romo di dahi umat.
  • Palm Sunday atau Minggu Palem, perayaan sepekan menjelang Paskah, menjadi pembuka pekan suci menuju Trihari Suci Paskah (Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci), dengan peristiwa perayaan Yesus tiba di Yerusalem. Umat membawa daun-daun palem atau palma untuk diperciki air suci oleh pastor atau romo, serta disimpan di rumah masing-masing, bersanding dengan salib. Daun palem inilah yang akan dibakar dan ditumbuk untuk peringatan Rabu Abu tahun berikutnya.
  • Maundy Thursday atau Kamis Putih, peristiwa memperingati hari sebelum Yesus disalib di Bukit Kalvari pada Jumat Agung. Saat ini diyakini sebagai waktu penyelenggaraan Perjamuan Terakhir atau The Last Supper antara Yesus dan para muridNya.
  • Good Friday atau Jumat Agung, peristiwa mengenang saat Yesus memikul salibNya ke Bukit Calvari serta meninggal di kayu salib sekitar pukul tiga sore.
  • Holy Saturday atau Sabtu Suci atau Easter Vigil, penghormatan kepada tubuh Yesus yang terbaring di makam. Umat menyalakan lilin saat matahari terbenam.
  • Easter Sunday atau Minggu Paskah, perayaan memperingati kebangkitan Yesus Kristus, serta berakhirnya pantang dan puasa bagi umat Katolik yang dimulai dari Rabu Abu. Dikutip dari BPK Penabur, Paskah bermakna kemenangan dan harapan bagi umat Kristiani, ketika Tuhan Yesus berhasil mengalahkan maut dan bangkit kembali, setelah melalui penderitaanNya di kayu salib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Refleksi Diri di Awal Prapaskah: Apa Arti Rabu Abu Sebenarnya?

Refleksi Diri di Awal Prapaskah: Apa Arti Rabu Abu Sebenarnya?

Your Say | Kamis, 19 Februari 2026 | 16:06 WIB

7 Artis Ikut Misa Rabu Abu 2025, Tunjukkan Tanda Salib di Dahi

7 Artis Ikut Misa Rabu Abu 2025, Tunjukkan Tanda Salib di Dahi

Entertainment | Kamis, 06 Maret 2025 | 10:09 WIB

Rabu Abu 2025: Makna Dan Aturan Puasa Pantangannya

Rabu Abu 2025: Makna Dan Aturan Puasa Pantangannya

Lifestyle | Rabu, 05 Maret 2025 | 14:07 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×