Nasib Para Anak Buah Sambo yang Divonis Lebih Tinggi dari Richard Si Eksekutor

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 28 Februari 2023 | 19:25 WIB
Nasib Para Anak Buah Sambo yang Divonis Lebih Tinggi dari Richard Si Eksekutor
Tersangka obstruction of justice kasus Brigadir J, Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria, saat pelimpahan tahap II, Rabu (5/10/2022). [Suara.com/Rakha Arlyanto]

Suara.com - Nasib para anak buah Ferdy Sambo termasuk yang menjadi tersangka obstruction of justice tak semulus sang eksekutor, Richard Eliezer Pudihang Lumiu. Dalam sidang Rabu (15/2/2023), Richard yang menembak Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J hanya dihukum 1,5 tahun karena berstatus justice collaborator.

Dengan status tersebut beserta hukumannya yang berada di bawah dua tahun, Richard juga dipastikan bisa kembali bertugas sebagai anggota Polri. Namun, ia menerima sanksi demosi selama satu tahun. Sementara beberapa anak buah Sambo lainnya dihukum lebih tinggi.

Hendra Kurniawan yang sebelumnya menjabat sebagai Karopaminal Polri diberi sanksi Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) oleh Komisi Kode Etik Polri (KKEP). Melalui sidang Senin (27/2/2023), ia divonis hukuman penjara 3 tahun dan denda Rp27 juta. Vonis ini menjadi yang tertinggi diantara tersangka obstruction of justice yang lain.

Dalam sidang yang sama, eks Kaden A Biropaminal Divisi Propam Polri Agus Nurpatria juga menerima vonis dari majelis hakim. Ia dijatuhkan hukuman 2 tahun penjara beserta denda sebesar Rp20 juta. Sebelumnya, ia juga dipecat tidak hormat dari Polri.

Tiga mantan anak buah Sambo pada Jumat (24/2/2023) menjalani sidang vonis. Mantan Kasubbagaudit dan Kasubbariksa Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri, Chuck Putranto dan Kasubbariksa Baiquni Wibowo dihukum satu tahun penjara. Mereka sempat mengajukan banding saat diberikan sanksi PTDH.

Kemudian, ada eks Kasubnit I Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Irfan Widiyanto yang divonis hukuman 10 bulan penjara oleh majelis hakim. Di sisi lain, dirinya menjadi satu-satunya tersangka obstruction of justice yang belum menjalani sidang kode etik.

Hukuman serupa juga diterima mantan Wakaden B Ropaminal Divisi Propam Polri, Arif Rachman Arifin. Melalui sidang Kamis (23/2/2023), ia dikenakan hukuman penjara selama 10 bulan. Disebutkan kuasa hukumnya, ia tak mengajukan banding atas vonis itu karena ingin kembali ke institusi Polri.

Menurut pengamat Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bidang Kepolisian, Bambang Rukminto, para tersangka obstruction of justice memang seharusnya bisa diterima kembali sebagai anggota Polri. Sebab sudah ada aturannya.

Bambang menegaskan, mereka telah memenuhi syarat yang tercantum dalam Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 7 Tahun 2022 dan Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011. Jika para anak buah yang dipecat tak dikembalikan, lanjutnya, Polri akan dinilai mengambil langkah buruk.

baca juga

Pasalnya, obstruction of justice bukan masalah utama dalam pembunuhan Brigadir J. Di mana sang penembak saja, yakni Richard Eliezer pun bisa diberi kesempatan untuk kembali bertugas sebagai anggota Polri. Di sisi lain, nasib eks ajudan Sambo, Ricky Rizal di kepolisian juga tak diketahui.

Ricky Rizal dalam sidang Selasa (14/2/2023) bahkan divonis 13 tahun penjara. Ia belum menjalani sidang etik karena mengajukan banding atas putusan tersebut. Ia menjadi anak buah Sambo di kepolisian yang hukumannya paling tinggi.

Sementara atasan mereka, Ferdy Sambo dijatuhkan hukuman mati oleh hakim karena menjadi dalang dalam pembunuhan berencana terhadap Yosua itu. Tidak diketahui apakah ia akan mengajukan banding atau tidak. Lalu, sang istri, Putri Candrawathi divonis penjara seumur hidup.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bharada E Ditempatkan Bersama Tahanan Lain di Rutan Bareskrim, Tak Ada Sel Khusus

Bharada E Ditempatkan Bersama Tahanan Lain di Rutan Bareskrim, Tak Ada Sel Khusus

News | Selasa, 28 Februari 2023 | 15:28 WIB

Beda Vonis Eks Anak Buah Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan Harus Terima Hukuman Paling Tinggi

Beda Vonis Eks Anak Buah Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan Harus Terima Hukuman Paling Tinggi

News | Selasa, 28 Februari 2023 | 13:39 WIB

Nyawa Jadi Taruhan Jika Huni Lapas Salemba, Richard Eliezer Balik Kanan

Nyawa Jadi Taruhan Jika Huni Lapas Salemba, Richard Eliezer Balik Kanan

News | Selasa, 28 Februari 2023 | 11:29 WIB

Kembali Ditahan Di Rutan Bareskrim, Status Richard Eliezer Tetap Napi Lapas Salemba

Kembali Ditahan Di Rutan Bareskrim, Status Richard Eliezer Tetap Napi Lapas Salemba

News | Selasa, 28 Februari 2023 | 10:46 WIB

Drama Eksekusi Richard Eliezer: Tak Sampai Sehari Jadi Napi Salemba, Balik Lagi Ke Rutan Bareskrim

Drama Eksekusi Richard Eliezer: Tak Sampai Sehari Jadi Napi Salemba, Balik Lagi Ke Rutan Bareskrim

News | Selasa, 28 Februari 2023 | 07:40 WIB

Tempatkan Richard Eliezer di Rutan Bareskrim Polri Bukan di Lapas Salemba, LPSK: Punya Hak untuk Dipisah

Tempatkan Richard Eliezer di Rutan Bareskrim Polri Bukan di Lapas Salemba, LPSK: Punya Hak untuk Dipisah

News | Senin, 27 Februari 2023 | 23:13 WIB

Terkini

Deddy Sitorus Tolak Minta Maaf ke Wartawan: Jangan Fitnah, Saya Bisa Lapor Balik

Deddy Sitorus Tolak Minta Maaf ke Wartawan: Jangan Fitnah, Saya Bisa Lapor Balik

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:27 WIB

Rumah Sakit Rp161 Miliar Mulai Dibangun di Gowa, Pasien Tidak Harus ke Makassar

Rumah Sakit Rp161 Miliar Mulai Dibangun di Gowa, Pasien Tidak Harus ke Makassar

Sulsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:26 WIB

Tak Sekadar BBM dan Listrik, Kisah Inspiratif di Balik Distribusi Energi

Tak Sekadar BBM dan Listrik, Kisah Inspiratif di Balik Distribusi Energi

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:21 WIB

Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi

Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi

Bali | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:20 WIB

Today History 30 Juli, Final Piala Dunia Pertama Hingga Hari Lahir DN Aidit

Today History 30 Juli, Final Piala Dunia Pertama Hingga Hari Lahir DN Aidit

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:20 WIB

Jujur, Kans Shin Tae-yong Loloskan Persija dari Fase Grup Piala Presiden 2026 Sulit

Jujur, Kans Shin Tae-yong Loloskan Persija dari Fase Grup Piala Presiden 2026 Sulit

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:20 WIB

Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI dan Kemhan, Apa Kabar Perbaikan Nasib Guru?

Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI dan Kemhan, Apa Kabar Perbaikan Nasib Guru?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:20 WIB

Bedak OMG Tahan Berapa Lama? Ini 2 Pilihan Paling Awet Seharian Tanpa Touch Up

Bedak OMG Tahan Berapa Lama? Ini 2 Pilihan Paling Awet Seharian Tanpa Touch Up

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:18 WIB

Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan

Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:15 WIB

Deddy Yevri Bantah Hina Jurnalis, Minta Penuduh Minta Maaf karena Fitnah

Deddy Yevri Bantah Hina Jurnalis, Minta Penuduh Minta Maaf karena Fitnah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:14 WIB

×