4 Fakta Siswa SMK Tewas Dibacok di Bogor, Warga Sempat Tuntut Korban Baca Syahadat

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 15 Maret 2023 | 11:55 WIB
4 Fakta Siswa SMK Tewas Dibacok di Bogor, Warga Sempat Tuntut Korban Baca Syahadat
Tangkapan Layar Pelaku Pembacokan di Bogor [Instagram]

Suara.com - Arya Saputra (15), siswa kelas sepuluh (X) SMK Bina Warga 1 Kota Bogor tewas dibacok oleh tiga orang pelajar di Simpang Pomad, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, pada Jumat (10/3/2023). Setelah melakukan pembacokan, tiga pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor. 

Peristiwa pembacokan itu berkaitan soal permasalahan antara sekolah korban dengan sekolah pelaku yang sudah lama terjadi. Simak fakta siswa SMK tewas dibacok 3 pelajar di Bogor berikut ini.

1. Kronologi Kejadian

Sebelum pembacokan terjadi, korban hendak pulang menuju rumahnya di kawasan Ciriung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Korban bersama teman-teman pelajar lainnya sedang menyebrang jalan di lampu merah Simpang Pomad, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Namun sekitar pukul 09.30 WIB, korban mendadak disabet dari belakang dengan senjata tajam berupa pedang oleh tiga orang pelajar tak dikenal yang mengendarai sepeda motor. Sabetan tersebut mengenai wajah sampai leher korban yang mengakibatkan luka serius.

2. Korban Dituntun Baca Syahadat

Korban yang dalam keadaan terluka parah sempat berjalan masuk ke sebuah gang sambil menahan sakit. Tak lama kemudian korban tersungkur di depan gang usai tak kuat menahan rasa sakit di wajah dan leher. 

Teman korban yang melihat kejadian itu berteriak minta pertolongan. Begitu juga para pengendara dan warga sekitar yang juga langsung memanggil ambulans.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, korban sempat dituntun membaca kalimat syahadat oleh seorang warga bernama Euway. Ketika itu Euway mengungkap korban hanya bisa merintih kesakitan. 

baca juga

Kemudian Euway minta korban untuk membaca kalimat syahadat dalam hati. Namun korban akhirnya tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit terdekat.

3. Motif Pembacokan

Kepala Polresta Bogor Kota Komisaris Besar Bismo Teguh Prakoso mengatakan pembacokan itu dipicu permasalahan antara sekolah korban dengan sekolah pelaku yang sudah lama terjadi. Konflik memuncak usai para pelaku menerima pesan berisi tantangan yang dikirim lewat Instagram. Para pelaku terprovokasi kemudian mendatangi sekolah korban untuk mencari orang yang mengirim pesan itu.

Dikarenakan tak berhasil menemukan orang yang mengirim pesan tantangan itu, para pelaku melampiaskan dengan melakukan pembacokan secara acak. Nahas ketika itu korban yang sedang berjalan di sekitar kawasan lampu merah Simpang Pomad bersama teman-temannya langsung dihampiri oleh para pelaku yang mengendarai sepeda motor. Di atas sepeda motor yang masih melaju, satu orang pelaku menebas leher korban dengan senjata tajam jenis golok panjang.

4. 2 Pelaku Ditangkap, 1 Masih Buron

Polisi telah mengamankan dua dari tiga pelaku yakni MA (17) dsn SA (18) dalam kasus pembacokan tersebut. Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda pada Senin (13/3/2023) dini hari. 

Sementara itu satu orang lagi masih dalam pengejaran yakni ARS (17), pelaku utama yang membacok korban. Diungkap kepolisian, ARS adalah residivis kasus penjambretan di wilayah hukum Polres Bogor. 

Usai membacok korban, ketiga tersangka ternyata sempat masuk sekolah. Ketika ditanya guru soal kasus pembacokan yang menewaskan AS, mereka berbohong dan kabur. 

Hal tersebut diceritakan oleh MA dan SA. Setelah mengetahui AS meninggal akibat sabetan golok panjang yang dilakukan ARS, mereka langsung kabur. 

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Longsor Tebing Rel di Empang Bogor, 2 Warga Meninggal dan 4 Lainnya Masih Hilang

Longsor Tebing Rel di Empang Bogor, 2 Warga Meninggal dan 4 Lainnya Masih Hilang

News | Rabu, 15 Maret 2023 | 10:44 WIB

PT KAI Batalkan Perjalanan Kereta Pangrango Lintas Bogor-Sukabumi Akibat Longsor

PT KAI Batalkan Perjalanan Kereta Pangrango Lintas Bogor-Sukabumi Akibat Longsor

Linimasa | Rabu, 15 Maret 2023 | 10:00 WIB

117 Orang Keracunan Usai Hadiri Pengajian di Bogor, Dinkes: 43 Dirawat di Puskesmas

117 Orang Keracunan Usai Hadiri Pengajian di Bogor, Dinkes: 43 Dirawat di Puskesmas

Bogor | Rabu, 15 Maret 2023 | 01:33 WIB

Ratusan Warga Jasinga Bogor Keracunan Usai Acara Pengajian

Ratusan Warga Jasinga Bogor Keracunan Usai Acara Pengajian

Moots | Selasa, 14 Maret 2023 | 23:26 WIB

Viral Aksi Bacok Gangster di Fly Over Pasupati, Begini Kronologinya

Viral Aksi Bacok Gangster di Fly Over Pasupati, Begini Kronologinya

Sumedang | Selasa, 14 Maret 2023 | 21:48 WIB

Terkini

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

×