4 Fakta WNA di Bali Bikin Onar Lagi: Ciptakan Kampung Eksklusif Sendiri di Ubud

Ruth Meliana

Selasa, 21 Maret 2023 | 11:42 WIB
4 Fakta WNA di Bali Bikin Onar Lagi: Ciptakan Kampung Eksklusif Sendiri di Ubud
Tatanan sawah dengan irigasi sistem subak di Ubud, Bali. [shutterstock]

Suara.com - Ulah warga negara asing (WNA) yang membuat onar di Bali terus jadi sorotan publik. Bahkan kabarnya ada WNA yang membuat kampung tertutup dan eksklusif di Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.

Hal tersebut diungkap oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau biasa dipanggil Cok Ace. Simak fakta WNA menciptakan kampung eksklusif sendiri di Ubud berikut ini.

Kampung eksklusif di Ubud

Cok Ace mengungkap ada WNA yang membuat kampung sendiri di Ubud. Namun dia tak mengetahui apa yang ada dalam kampung eksklusif WNA tersebut.

"Ada WNA yang bahkan orang menyebutnya kampung negara tertentu karena dia eksklusif, tertutup, (hanya) di antara mereka di sana," ungkap Cok Ace ketika jadi narasumber program The Weekly Brief with Sandi Uno secara daring pada Senin (20/3/2023).

Jadi sasaran Satgas Pariwisata

Keberadaan WNA di Ubud yang membuat kampung eksklusif itu akan menjadi sasaran prioritas dari Satgas Pariwisata.

Para WNA itu akan mendapatkan pembinaan dari petugas. Bahkan jika ditemukan ada pelanggaran hukum, maka petugas tak segan untuk melakukan deportasi.

"Kasus (bikin kampung eksklusif) juga menjadi prioritas kami untuk menertibkan WNA di Ubud dan Sanur," jelas Cok Ace.

baca juga

Satgas pariwisata telah disebar

Cok Ace mengatakan Pemprov Bali telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pariwisata dari berbagai instansi, seperti Polda Bali, Kemenkumham Bali, Satpol PP, dan aparat Desa Adat untuk menertibkan para WNA nakal.

Adapun Satgas ini akan beroperasi di tiga wilayah obyek wisata Pulau Dewata, yakni Ubud (Gianyar), Sanur (Denpasar) dan Nusa Penida (Klungkung).

Satgas itu punya tugas untuk menertibkan para WNA yang melanggar lalu lintas, menyalahi izin tinggal alias bekerja secara ilegal, dan tinggal melebihi batas waktu atau overstay.

Satgas Pariwisata itu dibentuk karena keberadaan sejumlah WNA di Bali mulai menimbulkan keresahan bagi masyarakat, khususnya warga Bali beberapa waktu belakangan ini.

Ulah WNA nakal bikin resah

Ulah turis asing nakal di Bali memang beragam dan meresahkan. Mereka melanggar tata tertib lalu lintas, membuat keributan hingga berujung berkelahi, baik sesama WNA maupun dengan masyarakat lokal. 

Tak sampai di situ, kelakuan turis nakal juga ada yang bekerja ilegal dengan membuka usaha kecil-kecilan di Bali. Aktivitas mereka itu tentu sangat berdampak bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bali.

"Mereka ke Bali buka usaha kecil-kecil. Seperti  buka spa, buka latihan naik sepeda motor dan biro jasa lainnya. Tentu sangat meresahkan," ungkap Cok Ace.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memahami Makna Pawai Ogoh-ogoh pada Perayaan Hari Raya Nyepi

Memahami Makna Pawai Ogoh-ogoh pada Perayaan Hari Raya Nyepi

Indotnesia | Selasa, 21 Maret 2023 | 11:33 WIB

Bertema Dampak Perang, Ogoh-ogoh Kali Citta Pralaya Gunakan Limbah Alami

Bertema Dampak Perang, Ogoh-ogoh Kali Citta Pralaya Gunakan Limbah Alami

Bali | Selasa, 21 Maret 2023 | 11:22 WIB

Pria Rusia Turunkan Celana di Gunung Agung Lalu Diviralkan ke Medsos

Pria Rusia Turunkan Celana di Gunung Agung Lalu Diviralkan ke Medsos

Bali | Selasa, 21 Maret 2023 | 11:08 WIB

Catat! Berikut Persyaratan Perpanjangan SIM di Bali

Catat! Berikut Persyaratan Perpanjangan SIM di Bali

Denpasar | Selasa, 21 Maret 2023 | 09:50 WIB

Bikin Ulah, Bule di Bali Teriak Marah Saat Dilarang Lewat Karena Ada Ritual Melasti

Bikin Ulah, Bule di Bali Teriak Marah Saat Dilarang Lewat Karena Ada Ritual Melasti

Bestie | Selasa, 21 Maret 2023 | 08:47 WIB

Eks Persib Bandung Ardi Idrus Dibidik Dewa United, Ikhwan Ciptadi Bakal Merapat ke PSM Makassar?

Eks Persib Bandung Ardi Idrus Dibidik Dewa United, Ikhwan Ciptadi Bakal Merapat ke PSM Makassar?

Denpasar | Selasa, 21 Maret 2023 | 07:38 WIB

Terkini

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB