Jejak 'Drama' Lukas Enembe dengan KPK, Terbaru Ngaku Dikasih Ubi Busuk

Ruth Meliana

Rabu, 22 Maret 2023 | 14:11 WIB
Jejak 'Drama' Lukas Enembe dengan KPK, Terbaru Ngaku Dikasih Ubi Busuk
Gubernur Papua non-aktif, Lukas Enembe. [lukasenembe.com]

Protes tak naik Garuda saat ditangkap

Keluarga sempat protes saat Lukas Enembe ditangkap tidak memakai Pesawat Garuda Indonesia. Penangkapan itu dilakukan KPK dengan membawa Lukas ke Jakarta dengan pesawat carteran Trigana Air pada Selasa (10/1/2023) lalu.

"Bagaimana negara ini, KPK tidak (memehuhi) syarat (membawa) orang sakit (Enembe) ke Jakarta. Dikasih naik pesawat apa, bukan pesawat Garuda lagi. Ini sudah kejahatan," ujar adik Lukas, Elius Enembe, di RSPAD Jakarta, Rabu (11/1/2023).

Keluhkan kasur tipis di penjara

Dikatakan kuasa hukumnya, Roy Rening, Lukas Enembe sempat mengaku bahwa dirinya hanya tidur di batu dengan alas kasur tipis. Roy lantas meminta agar kliennya yang tengah mengidap penyakit itu bisa diberikan pelayanan yang sesuai.

"Di penjara Pak Lukas Enembe tidur di batu dengan beralaskan kasur tipis. (Fakta) itu yang disampaikannya ke tim hukum," ungkap Roy Rening di Jayapura, Rabu (1/2/2023).

Ngaku dikasih makan ubi busuk

Kuasa hukum Lukas Enembe, OC Kaligis menyampaikan, kliennya diberi makan ubi busuk saat menjadi tahanan di Rutan KPK. Ia bahkan mengklaim kliennya sudah tiga kali diberi makanan tidak layak.

Dalam kesempatan ini, OC Kaligis juga membeberkan kesaksian serupa dari Bupati Mamberamo Tengah. Ia mengaku bertemu dengan Ricky Ham Pagawak dalam di ruang kunjungan.

baca juga

Saat bertemu, Ricky Ham Pagawak membenarkan bahwa Lukas Enembe mendapatkan makanan berupa ubi busuk. Karena itu, OC Kaligis mengingatkan KPK untuk memperhatikan makanan kliennya.

Ngaku susah buang air

Sementara itu, kuasa hukum Lukas Enembe lainnya, Petrus Bala membeberkan, kliennya sering mengaku kesulitan buang air besar atau BAB.

Namun, kondisi yang dialami Lukas Enembe itu dinilai tidak menjadi perhatian KPK. Pasalnya, sang klien  tidak diperiksa oleh dokter dan hanya diminta tidur.

"Jadi menurut keterangan Lukas Enembe, (beliau) hanya disuruh berbaring saja (saat sudah BAB). Tidak ada pemeriksaan terhadap kondisi kesehatannya," bongar Petrus.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Istri Suka Pamer Gaya Hidup Hedon di Medsos Sudarman Harjasaputra Ucapkan Selamat Tinggal Pada Jabatannya

Imbas Istri Suka Pamer Gaya Hidup Hedon di Medsos Sudarman Harjasaputra Ucapkan Selamat Tinggal Pada Jabatannya

Pekanbaru | Rabu, 22 Maret 2023 | 12:40 WIB

Wow, Segini Harta Firli Bahuri yang Gelar Rakor KPK di Hotel Mewah Demi Bantu Rakyat

Wow, Segini Harta Firli Bahuri yang Gelar Rakor KPK di Hotel Mewah Demi Bantu Rakyat

News | Rabu, 22 Maret 2023 | 13:47 WIB

Geger Lukas Enembe Ngaku Diberi Makan Ubi Busuk, KPK Sat Set Bilang Begini

Geger Lukas Enembe Ngaku Diberi Makan Ubi Busuk, KPK Sat Set Bilang Begini

News | Rabu, 22 Maret 2023 | 12:56 WIB

Kasus Suap Penanganan Perkara di MA: KPK Tetapkan Kembali Hakim Agung Nonaktif, Total Ada 15 Tersangka

Kasus Suap Penanganan Perkara di MA: KPK Tetapkan Kembali Hakim Agung Nonaktif, Total Ada 15 Tersangka

Metro | Rabu, 22 Maret 2023 | 12:29 WIB

Lagi! Istri Bawa Petaka Gegara Flexing di Medsos, Kini Jabatan Kepala BPN Jaktim Melayang

Lagi! Istri Bawa Petaka Gegara Flexing di Medsos, Kini Jabatan Kepala BPN Jaktim Melayang

Linimasa | Rabu, 22 Maret 2023 | 12:18 WIB

Gaduh Firli Bahuri Ngaku Sengaja Gelar Rakor KPK di Hotel Bintang 5 Demi Kebaikan Rakyat

Gaduh Firli Bahuri Ngaku Sengaja Gelar Rakor KPK di Hotel Bintang 5 Demi Kebaikan Rakyat

News | Rabu, 22 Maret 2023 | 11:33 WIB

Terkini

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:37 WIB

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:28 WIB

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:19 WIB

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

×