Hak Politiknya Dicabut, Sekuat Apa Anas Urbaningrum Di Panggung Politik Saat Ini?

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 12 April 2023 | 07:02 WIB
Hak Politiknya Dicabut, Sekuat Apa Anas Urbaningrum Di Panggung Politik Saat Ini?
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (tengah) menyampaikan pidato usai keluar dari Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/4/2023). [ANTARA FOTO/Novrian Arbi].

Suara.com - Eks ketua umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum akhirnya secara resmi bebas dari penjara usai menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin. Hal ini menandai kembalinya Anas ke panggung politik, namun demikian dinilai tidak akan memiliki efek yang sama kuatnya kala masih memimpin partai berlambang mercy tersebut.

Analis politik yang juga Direktur Eksekutif Voxpol Center Research & Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, bahwa kekuatan politik Anas Urbaningrum amat luar biasa kala memimpin Partai Demokrat. Bahkan, Anas kala itu bisa jadi salah satu kandidat bakal calon presiden.

"Kalau dulu Anas kan ditakuti, Anas Effect kekuatannya, bahkan bisa mengambil alih Partai Demokrat untuk beliau menjadi calon presiden. Bukan apa-apa, beliau punya loyalis, punya banyak aktivis, simpatisan dan Anas effect kuat pada masa itu, mungkin kalau Anas nggak kena kasus Hambalang beliau yang berpotensi menjadi capres pada masa itu. Namun akhirnya realitas politik beda," kata Pangi saat dihubungi, Rabu (12/4/2023).

Pangi lantas mempertanyakan apa yang menjadi kekuatan politik Anas kekinian usai bebas dari penjara.

"Sekarang apa kekuatan politik Anas? Hak politiknya juga sudah dicabut, apakah memang masih sekuat dulu melawan Partai Demokrat, SBY dan Hambalang?," ujarnya.

Di lain sisi, Pangi melihat kekinian Anas hanya ingin dilihat oleh publik sebagai figur yang tak bersalah kasus yang pernah menjeratnya. Menurutnya, dalam politik ke depan Anas bisa saja memainkan underdogeffect atau seolah-olah terzalimi untuk dapat simpati.

"Anas ingin tetap menjadi politisi menyakinkan masyarakat bahwa beliau tak bersalah, membersihkan nama beliau, apakah akan berhasil? Apakah karena masyarakat kita pelupa dan pemaaf maka akan closing masa lalu Anas?," tuturnya.

Infografis Anas Urbaningrum. [Suara.com/Rohcmat]
Infografis Anas Urbaningrum. [Suara.com/Rohcmat]

"Anas memainkan underdog effect, dizalimi, yang paling bertanggung jawab malah nggak ikut terseret, Anas jadi tumbal waktu itu, korban, ini yang terus akan beliau bersihkan jejak politiknya," sambungnya.

Lebih lanjut, Pangi menyarankan, lebih baik Anas mulai memikirkan cara tarik simpatisan loyalis atau gerbongnya ke Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) galang kekuatan politik, pikiran dan ide-ide besar membangun bangsa.

baca juga

"Membesarkan partai yang beliau ikut di dalamnya, menarik senior, simpatisan, kader, loyalis dia ke partai yang ingin beliau besarkan. Terus partai tersebut berhadap-hadapan di pemilu, ini baru menurut saya keren, nggak membuang energi. Anas ini lebih besar dari Demokrat, sayang hanya bicara Hambalang dan SBY, beliau bisa kembali menjadi besar, karena kita pemaaf, meski hak politik Anas dicabut 5 tahun," imbuh Pangi.

Pidato Anas Urbaningrum

Sebelumnya, Anas Urbaningrum menegaskan bahwa dirinya belum selesai meski mendekam lama di Lapas Sukamiskin. Ia menyinggung soal adanya skenario besar sengaja menjebloskan dirinya ke penjara dan menganggap semuanya selesai.

"Saya juga mohon maaf kalau ada yang menyusun skenario besar bahwa dengan saya dimasukan dalam waktu yang lama di tempat ini menganggap bahwa Anas sudah selesai," kata dalam pidatonya usai bebas di Lapas Kelas 1 Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/4/2023).

Ia mengatakan, sebesar dan sehebat apa pun skenario yang dirancang manusia, tidak akan bisa mengalahkan skenario yang disiapkan oleh Tuhan.

"Skenario boleh besar, boleh kuat, boleh hebat tetapi sehebat apapun, sekuat apapun, serinci apapun, skenario manusia tidak akan mampu mengalahkan skenario Tuhan," tuturnya.

Ia menegaskan, bahwa dirinya ingin berpikir ke depan dengan sengaja menyampaikan sindiran lewat permohonan maaf.

Adapun di di sisi lain, ia menyampaikan ucapan rasa terima kasihnya atas penuambutan yang dilakukan para loyalisnya di Lapas Sukamiskin. Ia meyakini jika para loyalisnya datang karena adanya ikatan.

"Karena di dalam relung hati yang terdalam itulah kita punya ikatan hati, ikatan batin, ikatan rasa, ikatan komitmen dan merasa bahwa kita ini bukan individu-individu yang bisa berjalan bergerak sendiri-sendiri, tetapi sebagai sebuah jalinan komunitas perjuangan," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapi-api Saat Berpidato Setelah Bebas dari Lapas Sukamiskin, Pengamat: Menunjukkan Anas Ini Bangkit

Berapi-api Saat Berpidato Setelah Bebas dari Lapas Sukamiskin, Pengamat: Menunjukkan Anas Ini Bangkit

News | Selasa, 11 April 2023 | 22:33 WIB

Bebas dari Penjara, Anas Urbaningrum: Saya Ingin Menyampaikan Permohonan Maaf

Bebas dari Penjara, Anas Urbaningrum: Saya Ingin Menyampaikan Permohonan Maaf

Bestie | Selasa, 11 April 2023 | 21:13 WIB

'Mati Membusuk' di Penjara, Ungkapan Menohok Anas Urbaningrum Sentil Pihak Pembuat Skenario Besar

'Mati Membusuk' di Penjara, Ungkapan Menohok Anas Urbaningrum Sentil Pihak Pembuat Skenario Besar

Sumedang | Selasa, 11 April 2023 | 19:56 WIB

Endus Skenario Besar Sengaja Bikin Dirinya Mati Membusuk di Penjara, Anas Urbaningrum: Alhamdulillah Tak Terjadi

Endus Skenario Besar Sengaja Bikin Dirinya Mati Membusuk di Penjara, Anas Urbaningrum: Alhamdulillah Tak Terjadi

Dexcon | Selasa, 11 April 2023 | 19:34 WIB

'Bombardir' Maaf dari Mulut Anas Urbaningrum, Demokrat sampai 'Ora Mudeng'

'Bombardir' Maaf dari Mulut Anas Urbaningrum, Demokrat sampai 'Ora Mudeng'

News | Selasa, 11 April 2023 | 19:34 WIB

'Mati Membusuk' Keluar dari Penjara, Anas Urbaningrum Sentil Pihak Pembuat Skenario Besar

'Mati Membusuk' Keluar dari Penjara, Anas Urbaningrum Sentil Pihak Pembuat Skenario Besar

Bandung | Selasa, 11 April 2023 | 19:02 WIB

Sindiran Anas Urbaningrum Usai Bebas dari Lapas Sukamiskin: Maaf Kalau Ada yang Berpikir Saya Bakal jadi Bangkai Sosial

Sindiran Anas Urbaningrum Usai Bebas dari Lapas Sukamiskin: Maaf Kalau Ada yang Berpikir Saya Bakal jadi Bangkai Sosial

Joglo | Selasa, 11 April 2023 | 18:59 WIB

Terkini

IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak

IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas

Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas

Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Timnas Indonesia di Ujung Tanduk, Mitchell Baker: Garuda Belum Habis!

Timnas Indonesia di Ujung Tanduk, Mitchell Baker: Garuda Belum Habis!

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Korban Gempa Bumi Venezuela Melonjak, 60 Ribu Orang Dirawat di Rumah Sakit

Korban Gempa Bumi Venezuela Melonjak, 60 Ribu Orang Dirawat di Rumah Sakit

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Merdeka dari Standar Cantik: Perlawanan Perempuan terhadap Beauty Pressure

Merdeka dari Standar Cantik: Perlawanan Perempuan terhadap Beauty Pressure

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Bukan Cuma Minta Maaf, Ini Langkah Transjakarta Usai Viral Turunkan Penumpang Tunawisma karena Bau

Bukan Cuma Minta Maaf, Ini Langkah Transjakarta Usai Viral Turunkan Penumpang Tunawisma karena Bau

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Misteri Motor Merah di Kaki Gunung Piramid: Dua Pendaki Hilang Tanpa Jejak

Misteri Motor Merah di Kaki Gunung Piramid: Dua Pendaki Hilang Tanpa Jejak

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Bukan Lewat Kantor Pos atau Bank, Ini Cara Baru Pemerintah Salurkan Bansos dan Subsidi

Bukan Lewat Kantor Pos atau Bank, Ini Cara Baru Pemerintah Salurkan Bansos dan Subsidi

Sulsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:24 WIB

7 Warna Lipstik untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang, Bikin Penampilan Lebih Fresh

7 Warna Lipstik untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang, Bikin Penampilan Lebih Fresh

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:24 WIB

×