Area Pilot Susi Air Sudah Diketahui, Operasi Penyelamatan Masih Terkendala Cuaca

Ruth Meliana Suara.Com
Minggu, 16 April 2023 | 16:33 WIB
Area Pilot Susi Air Sudah Diketahui, Operasi Penyelamatan Masih Terkendala Cuaca
Kondisi terbaru pilot Susi Air, Philip Mark Merthens yang disandera TPNPB-OPM. (Ist)

Suara.com - Misi penyelamatan pilot Susi Air Kapten Phillip Mehrtens masih terus dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI). Terbaru, area keberadaan pilot Susi Air sudah diketahui.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda (Laksda) Julius Widjojono. Meski demikian, ia menyampaikan bahwa operasi penyelamatan Kapten Phillip hingga kini masih terkendala kondisi cuaca yang tidak menentu.

"Yang paling menyulitkan dalam operasi ini adalah cuaca," ungkap Julius dalam konferensi pers di Balai Wartawan Puspen TNI Markas Besar TNI, Jakarta Timur pada Minggu (16/4/2023).

"Kondisi pilot sudah diketahui areanya. Operasinya sudah semakin mengerucut dan terfokus. Jadi, (terkendala) cuaca dan ini sangat tidak menentu di Papua," lanjutnya.

TNI, kata Julius, telah berusaha melakukan komunikasi dengan Satgas Yonif R 321/GT pada Sabtu (15/4/2023), untuk membahas operasi tersebut melalui saluran radio. Namun, komunikasi mereka masih terhambat karena cuaca tak menentu.

"Kemarin, kami mencoba untuk berkomunikasi (dalam operasi ini) melalui saluran radio tetapi masih terhambat," tambahnya.

Sebelumnya Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengaku optimistis pihaknya bisa membebaskan Kapten Philip dengan selamat. Ini setelah pilot Susi Air itu disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Pimpinan Egianus Kogoya.

"Insyaallah optimistis. Ya, optimistis," ucap Panglima TNI Yudo pada Rabu (5/4/2023).

Yudo optimistis Philip selamat apabila pembebasan dilakukan dengan cara persuasif. Menurut dia, jika penyelamatan dilakukan dengan cara militer, KKB tidak segan untuk menembak pilot tersebut.

Baca Juga: TPNPB-OPM Klaim 9 Prajurit TNI Gugur, Denny Siregar: Jangan Terpengaruh Propaganda

"Apabila saya bebaskan dengan cara militer, saya sudah monitor dari pembicaraan, 'nanti kalau ketemu TNI bunuh saja, tembak saja, nanti biar TNI yang dituduh membunuh pilot ini'," tambahnya.

Yudo melanjutkan pembebasan dengan cara operasi militer justru lebih berisiko karena mengancam keselamatan masyarakat.

Oleh karena itu, Yudo akan mengedepankan cara-cara persuasif dalam menyelamatkan Pilot Susi Air menjalin komunikasi dengan tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah setempat. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI