Dugaan Dendam Di Balik Insiden PM Jepang Dilempar Alat Peledak

Bangun Santoso

Rabu, 19 April 2023 | 10:18 WIB
Dugaan Dendam Di Balik Insiden PM Jepang Dilempar Alat Peledak
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida. [Dok.Antara]

Suara.com - Tersangka serangan ledakan terhadap Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada akhir pekan lalu, kemungkinan menyimpan dendam setelah gagal memenuhi syarat sebagai kandidat untuk pemilihan majelis tinggi tahun lalu, menurut dokumen pengadilan yang ditunjukkan pada Selasa (18/4/2023).

Ryuji Kimura (24), tetap diam setelah ditahan di lokasi kejadian karena melemparkan alat peledak ke arah Kishida sebelum perdana menteri itu memberikan pidato pada Sabtu di kota Wakayama, Jepang barat. Kishida selamat tanpa cedera.

Menurut laporan, Kimura mengajukan gugatan kepada Pengadilan Distrik Kobe pada Juni tahun lalu, meminta ganti rugi 100 ribu yen (sekitar 11 juta rupiah) atas tekanan mental setelah ia gagal mendaftar sebagai kandidat untuk pemilihan Dewan Penasihat Jepang yang diadakan pada bulan berikutnya.

Ia mengatakan syarat usia setidaknya 30 tahun dan membawa deposit sebesar tiga juta yen (sekitar Rp 332 juta) untuk mencalonkan diri adalah melanggar konstitusi yang menjamin kesetaraan di mata hukum.

Kimura juga menyerahkan dokumen yang mengkritik kabinet Kishida karena mengadakan pemakaman kenegaraan bagi mendiang Perdana Menteri Shinzo Abe, dan mengatakan bahwa acara tersebut "dipaksakan dengan hanya persetujuan Kabinet" dan tanpa pertimbangan parlemen, seraya menambahkan "tantangan terhadap demokrasi seperti itu tidak dapat ditolerir"

Abe ditembak mati pada Juli tahun lalu saat pidato di kota bagian barat Nara sebelum pemilihan majelis tinggi. Pemakaman yang didanai negara memecah belah pendapat publik atas biaya yang dikeluarkan dan kemungkinan dana tersebut digunakan untuk memperkuat warisan positif bagi mantan pemimpin yang memecah belah.

Namun pengadilan distrik pada November menolak gugatan Kimura, dengan alasan bahwa batasan usia dan deposit adalah persyaratan yang wajar. Kimura kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Osaka, dengan keputusan yang dijadwalkan akan dijatuhkan pada bulan Mei.

Hideo Okamoto, profesor psikologi klinis di Universitas Wanita Nara, mengatakan Kimura "mungkin berpikir pemerintahan (Kishida) menghambat pencalonannya dan ingin membalas.

Kimura ternyata juga ikut berpartisipasi dalam sesi pembekalan majelis kota yang diadakan oleh seorang anggota dewan lokal yang berafiliasi dengan Partai Demokrat Liberal pada bulan September tahun lalu.

baca juga

Saat itu Kimura mengatakan kepada anggota parlemen LDP yang berpartisipasi Masaki Ogushi bahwa batasan usia untuk kandidat dalam pemilihan lokal harus diturunkan mulai dari 25 tahun. Kimura mengatakan ia ingin mencalonkan diri dalam pemilihan dewan kota, menurut kantor Ogushi.

Ogushi menggambarkan pertemuan itu tidak biasa dimana pembicaraan berlangsung selama 20 menit.

Sementara itu keluarga Kimura mengatakan ia "berada di rumah hingga Jumat tengah malam tetapi menghilang pada pagi hari," yang dikutip oleh sumber penyelidikan.

Sekitar 11.25 pagi pada Sabtu, sebuah alat peledak dilemparkan ke arah Kishida dari arah kerumunan. Kimura ditangkap dalam jarak 10 meter dari perdana menteri, dengan alat itu yang diyakini adalah bom pipa rakitan.

Menurut kantor pusat LDP, partai itu mengeluarkan jadwal Kishida pada Sabtu melalui laman mereka pada sore hari sebelumnya, dan calon pemilihan LDP juga memposting rencana pidato perdana menteri di media sosial. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Lirik Jepang Kembangkan Kereta di Jawa dan Sumatera

Indonesia Lirik Jepang Kembangkan Kereta di Jawa dan Sumatera

Bisnis | Selasa, 18 April 2023 | 12:31 WIB

Usung Konsep ala Jepang, Perumahan Ini Dirancang agar Tahan Gempa

Usung Konsep ala Jepang, Perumahan Ini Dirancang agar Tahan Gempa

Serang | Senin, 17 April 2023 | 21:39 WIB

Bahaya Menjadi Workaholic, Salah Satu Sebab Krisis Populasi di Jepang!

Bahaya Menjadi Workaholic, Salah Satu Sebab Krisis Populasi di Jepang!

Your Say | Senin, 17 April 2023 | 15:56 WIB

EXO Sukses Gelar Fanmeet Jepang 'EXO CHANNEL: THE BEST', 50 Ribu Fans Hadir

EXO Sukses Gelar Fanmeet Jepang 'EXO CHANNEL: THE BEST', 50 Ribu Fans Hadir

Your Say | Senin, 17 April 2023 | 15:06 WIB

Gorengan Jadi Menu Paling Dicari saat Berbuka Puasa di Jepang, Lho Kok Bisa?

Gorengan Jadi Menu Paling Dicari saat Berbuka Puasa di Jepang, Lho Kok Bisa?

Video | Senin, 17 April 2023 | 12:05 WIB

Siap-siap, 6 Artis Jepang Bakal Ramaikan Agenda Impaction Japan Festival di Jakarta!

Siap-siap, 6 Artis Jepang Bakal Ramaikan Agenda Impaction Japan Festival di Jakarta!

Entertainment | Minggu, 16 April 2023 | 23:35 WIB

Perbedaan Signifikan Penawaran Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung antara China dan Jepang

Perbedaan Signifikan Penawaran Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung antara China dan Jepang

Cianjur | Minggu, 16 April 2023 | 15:20 WIB

Terkini

6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:23 WIB

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:51 WIB

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:38 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:19 WIB

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB