TNI Tetapkan Siaga Tempur dengan KKB Papua Jadi Persoalan

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 20 April 2023 | 09:24 WIB
TNI Tetapkan Siaga Tempur dengan KKB Papua Jadi Persoalan
TNI - Pro Kontra TNI Tetapkan Siaga Tempur dengan KKB, Diminta Gencatan Senjata (ANTARA)

Suara.com - Kelompok separatis KKB Papua kembali melakukan perlawanan kepada TNI AD pada Sabtu, (15/04/2023) lalu. Setidaknya, ada 6 orang prajurit TNI yang gugur dalam perlawanan tersebut.

Baku tembak yang terjadi di daerah Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan tersebut berawal ketika seorang prajurit TNI bernama Pratu Miftahul Arifin yang sedang melakukan pencarian Pilot Susi Air yang disandera KKB beberapa waktu lalu ditembak oleh KKB dan gugur.

Prajurit TNI lain pun berusaha menyelamatkan jasad Pratu Miftahul yang jatuh ke jurang sedalam 15 meter. Namun, di tengah penyelamatan KKB kembali melakukan penyerangan dan menyebabkan 5 orang prajurit lain pun gugur.

Hal ini pun membuat Panglima TNI akhirnya mengubah skenario pendekatan yang sebelumnya dilakukan secara komunikasi sosial menjadi siaga tempur.

“Dengan kondisi seperti ini, khususnya di beberapa wilayah tertentu akan kita ubah menjadi operasi siaga tempur,” ungkap Panglima TNI Yudo Margono dalam konferensi persnya di Timika, Papua, Selasa (18/04/2023).

Hal ini pun menimbulkan pro dan kontra. Pasalnya, operasi siaga tempur ini dapat membuat hubungan antara pemerintah Indonesia dan KKB semakin keruh.

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan pun mendesak TNI serta pemerintah untuk membatalkan operasi siaga tempur di daerah konflik di Papua. Hal ini sendiri disampaikan oleh anggota Koalisi Masyarakat Sipil, Al Araf.

"Koalisi Masyarakat Sipil mendesak TNI, Presiden, serta DPR RI untuk menghentikan rencana operasi tempur dan mencari pendekatan militeristik lainnya untuk menangani situasi perlawanan di Papua." ungkap Araf. Menurut Araf, rencana operasi tempur ini menunjukkan ketidaksiapan TNI AD dalam melakukan perdamaian di tanah Papua.

Di sisi lain, pengamat militer sekaligus Direktur Eksekutif ISSES Khairul Fahmi mengungkap bahwa rencana siaga tempur merupakan salah satu upaya TNI untuk memperkuat kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi situasi krusial seperti perlawanan KKB ini. Selain itu, tindakan ini jelas tidak bertentangan dengan sikap politik pemerintah untuk Papua.

baca juga

“Kebijakan yang dilakukan pemerintah dengan pendekatan lunak dan komunikasi sosial tetap akan dilakukan. Namun, ini bukan berarti TNI dan Polri tidak mempersiapkan kondisi apapun karena dalam saat bersamaan dengan pendekatan lunak, aparat tentu juga harus bertindak jika dianggap perlu demi mendukung kebijakan yang ditetapkan pemerintah dalam mengamankan situasi," ujar Khairul saat dihubungi Rabu, (19/04/2023) kemarin.

Rencana siaga tempur ini pun juga telah diketahui oleh Komnas HAM. Untuk mendukung kebijakan dan tindakan pemerintah dalam misi keamanan dan pertahanan, Komnas HAM meminta agar apapun kebijakannya, keselamatan dan perlindungan masyarakat harus tetap jadi prioritas utama.

"Kami (Kombas HAM) meminta kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, termasuk TNI serta Polri untuk tetap memastikan jaminan perlindungan kepada masyarakat sipil yang terdampak langsung atau berada di daerah konflik,” jelas Ketua Komnas HAM, Atnike Nova Sigiro lewat keterangan tertulisnya pada Selasa, (18/04/2023).

Misi pencarian sekitar 21 orang prajurit TNI lainnya pun masih diupayakan oleh TNI. Sementara, status 21 orang prajurit lain yang diduga ikut menjadi korban dalam perlawanan KKB ini masih berstatus hilang.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panglima TNI Sebut TPNPB-OPM Serang 36 Prajurit dengan Trik Bawa Ibu-ibu dan Anak-anak

Panglima TNI Sebut TPNPB-OPM Serang 36 Prajurit dengan Trik Bawa Ibu-ibu dan Anak-anak

News | Kamis, 20 April 2023 | 08:21 WIB

TNI/Polri Siaga Tempur di Papua, Pengamat: Pemerintah Pakai Pendekatan Lunak

TNI/Polri Siaga Tempur di Papua, Pengamat: Pemerintah Pakai Pendekatan Lunak

News | Kamis, 20 April 2023 | 07:37 WIB

Innalillahi, 4 Prajurit TNI Penyelamat Pilot Susi Air yang Sempat Hilang Ditemukan Tewas di Papua

Innalillahi, 4 Prajurit TNI Penyelamat Pilot Susi Air yang Sempat Hilang Ditemukan Tewas di Papua

News | Kamis, 20 April 2023 | 07:12 WIB

TNI Akhirnya Akui Lebih dari Satu Prajuritnya Tewas Ditembak KKB di Nduga

TNI Akhirnya Akui Lebih dari Satu Prajuritnya Tewas Ditembak KKB di Nduga

Metro | Rabu, 19 April 2023 | 23:03 WIB

Masyarakat Bisa Ketakutan, Panglima TNI Diminta Pertimbangkan Penggunaan Istilah 'Siaga Tempur'

Masyarakat Bisa Ketakutan, Panglima TNI Diminta Pertimbangkan Penggunaan Istilah 'Siaga Tempur'

News | Rabu, 19 April 2023 | 19:26 WIB

Prajurit TNI dan Warga Sipil Jadi Korban, Pemerintah Didesak Serius Hadapi TPNPB-OPM

Prajurit TNI dan Warga Sipil Jadi Korban, Pemerintah Didesak Serius Hadapi TPNPB-OPM

News | Rabu, 19 April 2023 | 14:02 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×