Penyebab Cuaca Panas di Indonesia Akhir-Akhir Ini, Berikut 5 Poin Kata BMKG

Rifan Aditya

Senin, 24 April 2023 | 18:22 WIB
Penyebab Cuaca Panas di Indonesia Akhir-Akhir Ini, Berikut 5 Poin Kata BMKG
Cuaca panas di wilayah Jakarta (Dok. Pribadi/Sabiha Mawaddah Sopian) - Penyebab Cuaca Panas di Indonesia Akhir-Akhir Ini, Berikut 5 Poin Kata BMKG

Suara.com - Tentu Anda semua sadar bahwa beberapa hari belakangan hawa panas yang tidak seperti biasanya dialami di banyak daerah. Tidak hanya di area Jakarta saja, namun hawa panas ini juga dirasakan secara umum di Indonesia. Sebenarnya apa penyebab cuaca panas di Indonesia akhir-akhir ini?

Secara resmi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengungkapkan penyebab suhu panas di Indonesia ini. Hal ini diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Deputi Bidang Klimatologi BMKG Dodo Gunawan.

Dalam penjelasannya setidaknya ada lima penyebab cuaca panas di Indonesia sebulan belakangan ini.

Penyebab Suhu Panas

Kelima penyebab yang disebutkan oleh BMKG tersebut adalah sebagai berikut.

1. Terjadi dinamika atmosfer yang tidak biasa

2. Suhu panas di bulan April untuk wilayah Asia Selatan secara klimatologis dipengaruhi oleh gerak semu Matahar, dan yang terjadi tahun 2023 adalah yang terparah selama ini

3. Tren pemanasan global dan perubahan iklim, gelombang panas semakin berisiko berpeluang terjadi 30 kali lebih sering

4. Dominasi monsun Australia, Indonesia memasuki musim kemarau

baca juga

5. Intensitas maksimum radiasi Matahari pada kondisi cuaca cerah dan kurangnya tutupan awan

Jadi rasanya wajar jika hawa panas dirasakan oleh masyarakat Indonesia, dan suhunya cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan cuaca panas pada umumnya.

Tidak Hanya Terjadi di Indonesia

Ternyata gelombang panas ini tidak terjadi di Indonesia saja namun juga di banyak tempat di dunia. Beberapa catatan dari berbagai sumber menunjukkan hal ini, dan sekilas datanya bisa Anda cermati di bawah ini.

1. Bangladesh, sekitar 51,2 derajat Celcius pada 17 April 2023 lalu

2. Myanmar, sekitar 45,4 derajat Celcius pada 20 April 2023 lalu

3. India, sekitar 45,2 derajat Celcius pada 18 April 2023 lalu

4. Thailand, sekitar 44,6 derajat Celcius pada 15 April 2023 lalu

Di beberapa bagian di India bahkan aspal yang ada di jalan raya menjadi terlalu panas, dan merusak ban kendaraan yang melewatinya.

Berita ini cukup viral dan mudah Anda temukan di berbagai media online, hingga pemerintah setempat menaburkan pasir dalam jumlah cukup besar ke jalanan tersebut agar dapat membantu menurunkan suhu aspalnya, sehingga jalanan bisa kembali dilewati.

Itu tadi sekilas penjelasan mengenai penyebab cuaca panas di Indonesia akhir-akhir ini, dan apa yang terjadi di beberapa belahan dunia lain. Hawa panas yang ekstrim ini memang cukup mengganggu ketika harus beraktivitas di luar.

Namun yang paling penting, selalu utamakan keselamatan dan gunakan perlindungan pada tubuh agar cuaca panas ini tidak membawa efek buruk bagi tubuh Anda!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suhu Panas Terjadi di Gunungsitoli Nias Seminggu Terakhir, BMKG Jawab Penyebab Utama

Suhu Panas Terjadi di Gunungsitoli Nias Seminggu Terakhir, BMKG Jawab Penyebab Utama

Serang | Senin, 24 April 2023 | 17:01 WIB

Hati-hati Cuaca Panas, Ini Tanda Kucing Dehidrasi dan Cara Mengatasinya

Hati-hati Cuaca Panas, Ini Tanda Kucing Dehidrasi dan Cara Mengatasinya

Indotnesia | Senin, 24 April 2023 | 17:15 WIB

Gempa Bumi 5,6 M di Barat Laut Melonguane Sulawesi Utara

Gempa Bumi 5,6 M di Barat Laut Melonguane Sulawesi Utara

Sulsel | Senin, 24 April 2023 | 16:47 WIB

BMKG Deteksi Ada 35 Titik Panas Baru di Kaltim, Semua Pihak Diminta Waspada

BMKG Deteksi Ada 35 Titik Panas Baru di Kaltim, Semua Pihak Diminta Waspada

Kaltim | Senin, 24 April 2023 | 16:36 WIB

Suhu Panas Landa Indonesia, BMKG Ungkap 5 Penyebabnya

Suhu Panas Landa Indonesia, BMKG Ungkap 5 Penyebabnya

Sulsel | Senin, 24 April 2023 | 16:24 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×