Sejarah Gempa Mentawai, Pernah 8,5 M hingga 300 Orang Meninggal Dunia

Rifan Aditya

Rabu, 26 April 2023 | 12:16 WIB
Sejarah Gempa Mentawai, Pernah 8,5 M hingga 300 Orang Meninggal Dunia
Gempa Mentawai pada Selasa dini hari (25/4/2023) berkekuatan 7,3. BMKG rilis peringatan dini tsunami. [BMKG] - Sejarah Gempa Mentawai, Pernah 8,5 M hingga 300 Orang Meninggal Dunia

Suara.com - Kejadian gempa di Mentawai tadi pagi, 25 April 2023 bukanlah yang pertama kali terjadi. BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) mencatat, gempa di Mentawai pernah terjadi tepatnya pada 10 Februari 1797. Lantas seperti apa kisah sejarah gempa Mentawai sebelum kejadian gempa pagi ini?

Sekitar 500 tahun lalu, pernah terjadi gempa besar di zona Megathrust Segmen Mentawai-Siberut.  Gempa yang tepatnya terjadi pada tahun 1797 lalu berkekuatan hingga 8,5 magnitudo dan juga mengakibatkan tsunami. Kejadian tersebut telah menelan korban jiwa hingga 300 orang meninggal dunia. 

BMKG mencatat, sejak tahun 1979 tersebut, zona yang sama sudah mengalami kekosongan dan mengalami gempa setelah 500 tahun kemudian, tepatnya Selasa pagi, tanggal 25 April 2023. Sebelum itu, sebenarnya terjadi terjadi beberapa rangkaian gempa bumi, dengan kekuatan maksimum 6 magnitudo, di tahun 2016, 2018, dan 2019. Baru kemudian di tahun 2023 ini kekuatan gempa mencapai 6,9 magnitudo. 

Zona megathrust

Lokasi titik gempa di Mentawai termasuk zona megahrust di Mentawai. Zona megathrust maksudnya adalah zona tempat atau titik berkumpulnya atau terjadinya tumbukan lempeng di kedalaman dangkal, lokasinya berada di sebelah barat kepulauan Mentawai. 

Zona ini merupakan hasil dari aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia di bawah lempeng Eurasia. Zona ini bukanlah zona baru, sudah ada sejak jutaan tahun lalu, ketika busur kepulauan Indonesia terbentuk.

Aktivitas gempa di zona megathrust ini memang sudah diwaspadai sejak tahun 2016. Seperti yang sudah diungkapkan, sejak tahun tersebut sudah terjadi serangkaian gempa dengan magnitudo selalu di bawah angka 8. Kejadian rentetan gempa kecil dan menengah sejak tahun 2016 sudah lama dikhawatirkan dapat mengakibatkan gempa besar yang sudah lama terkunci selama ratusan tahun. 

Sejarah gempa di zona megathrust 

Catatan BMKG menyebutkan catatan sejarah gempa Mentawai di zona Megathrust itu sebagai berikut:

baca juga
  • 10 Februari 1797, gempa berkekuatan 8,5 magnitudo, 300 orang meninggal dunia dan terjadi tsunami
  • 4 Februari 1971, gempa berkekuatan 6,3 magnitudo, sejumlah bangunan rusak
  • 8 Maret 1977, gempa berkekuatan 5,5 magnitudo, 982 rumah dan fasilitas umum rusak berat
  • 28 April 1979, gempa berkekuatan 5,8 magnitudo, 64 orang meinggal, 9 orang hilang, dan 193 rumah rusak.
  • 16 Februari 2004, gempa berkekuatan 5,6 magnitudo, lima orang meninggal, tujuh orang luka-luka, 100 rumah rusak. 
  • 17 Desember 2006, gempa berkekuatan 6,0 magnitudo, 7 orang meninggal, 100 orang luka-luka, dan 60 rumah rusak. 
  • 6 Maret 2007, gempa berkekuatan 6,3 magnitudo, 67 orang meninggal dunia, 826 luka-luka.
  • 13 September 2007, gempa berkekuatan 7,1 magnitudo, 25 orang meninggal, 161 luka-luka, 56 ribu bangunan rusak. 
  • 16 Agustus 2009, gempa berkekuatan 6,9 magnitudo, menyebabkan gelombang tsunami dan 9 orang luka-luka.
  • 30 September 2009, gempa berkekuatan 7,6 magnitudo, menyebabkan 1.100 orang meninggal dunia, 2.181 luka-luka, 2.650 bangunan rusak. 
  • 2010, 2014, 2017, terjadi gempa dengan masing-masing berkekuatan 6 magnitudo, 5 magnitudo, 5,5 magnitudo, dan 6,2 magnitudo.

Demikian itu sejarah gempa Mentawai berdasarkan keterangan dari BMKG.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doa Ketika Gempa Bumi dan Langkah Mitigasi Bencana

Doa Ketika Gempa Bumi dan Langkah Mitigasi Bencana

News | Rabu, 26 April 2023 | 12:06 WIB

Indeks Sinar UV Sangat Tinggi, Begini Imbauan BMKG

Indeks Sinar UV Sangat Tinggi, Begini Imbauan BMKG

Semarang | Rabu, 26 April 2023 | 09:53 WIB

BMKG: Waspada Hujan Deras Disertai Angin dan Petir di Wilayah Jabar Ini

BMKG: Waspada Hujan Deras Disertai Angin dan Petir di Wilayah Jabar Ini

Purwasuka | Rabu, 26 April 2023 | 08:19 WIB

Waspada Gelombang Panas Asia, Suhu NTB Capai 33 Derajat Celcius

Waspada Gelombang Panas Asia, Suhu NTB Capai 33 Derajat Celcius

Ntb | Rabu, 26 April 2023 | 07:13 WIB

Sampai Kapan Cuaca Panas di Indonesia Berlangsung? BMKG: Intensitas Sinar UV Tinggi dari Siang hingga Sore

Sampai Kapan Cuaca Panas di Indonesia Berlangsung? BMKG: Intensitas Sinar UV Tinggi dari Siang hingga Sore

News | Rabu, 26 April 2023 | 09:30 WIB

Terkini

Sambil Berseru Allahuakbar, Roy Suryo Tinggalkan RS Polri Menuju Polda Metro Jaya

Sambil Berseru Allahuakbar, Roy Suryo Tinggalkan RS Polri Menuju Polda Metro Jaya

News | Senin, 22 Juni 2026 | 08:29 WIB

Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat

News | Senin, 22 Juni 2026 | 07:46 WIB

BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang

BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang

News | Senin, 22 Juni 2026 | 07:22 WIB

Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam

Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 07:13 WIB

Pesta Ulang Tahun Jakarta: Untuk Siapa Gemerlap Itu Bersinar?

Pesta Ulang Tahun Jakarta: Untuk Siapa Gemerlap Itu Bersinar?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 06:30 WIB

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 22 Juni 2026 | 03:44 WIB

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 22:39 WIB

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 21:45 WIB

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:42 WIB

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:11 WIB