SUARA SEMARANG - Beberapa hari terakhir, indeks sinar UV di Indonesia terbilang tinggi bahkan di beberapa daerah tercatat ekstrem.
Ada beberapa tingkatan kategori indeks sinar UV, mulai dari hijau (low), kuning (moderate), oranye (high), merah (very high), ungu (extreme).
BMKG mengaluarkan imbauan yang ditujukan kepada masyarakat terkait indeks sinar UV berdasarkan kategorinya.
Berikut ini imbauan BMKG berdasarkan kategori tingkat indeks sinar UV:
1. Hijau (Low): Risiko Bahaya Rendah
Imbauan:
- kenakan kacamata hitam pada hari yang cerah.
- gunakan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ bagi kulit sensitif.
- permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV.
Kuning (moderate) Risiko Bahaya Sedang
Imbauan:
- tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari.
- kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan.
- oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang atau berkeringat.
- permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV.
Oranye (high) Risiko Bahaya Tinggi
Imbauan:
- tingkat bahaya tinggi bagi orang yang terpapar matahari tanpa pelindung, diperlukan pelindung untuk menghindari kerusakan mata dan kulit.
- kurangi waktu di bawah paparan matahari antara pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore.
- tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari.
- kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan.
- oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang atau berkeringat.
- permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV.
Merah (very high) Risiko Bahaya Sangat Tinggi
Imbauan:
- tingkat bahaya tinggi bagi orang yang terpapar matahari tanpa pelindung, diperlukan tindakan pencegahan ekstra karena kulit dan mata dapat rusak rusak dan terbakar dengan cepat.
- minimalkan waktu di bawah paparan matahari antara pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore.
- tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari.
- kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan.
- oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang atau berkeringat.
- permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV.
Ungu (extreme) Risiko Bahaya Sangat Ekstrem
Imbauan:
- tingkat bahaya ekstrem bagi orang yang terpapar matahari tanpa pelindung, diperlukan semua tindakan pencegahan karena kulit dan mata dapat rusak rusak dan terbakar dalam hitungan menit.
- hindari paparan matahari antara pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore.
- tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari.
- kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan.
- oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang atau berkeringat.
- permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV.