6 Fakta Sekte Sesat di Kenya: Djianjikan Masuk Surga, Korban Tewas Mayoritas Anak-anak

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 28 April 2023 | 08:21 WIB
6 Fakta Sekte Sesat di Kenya: Djianjikan Masuk Surga, Korban Tewas Mayoritas Anak-anak
Ilustrasi Aliran Sesat [Pixabay]

Suara.com - Sebuah sekte keagamaan yang dianggap sesat membuat gempar negara Kenya. Sebab kepolisian setempat menemukan hampir 100 jenazah di hutan Shakahola.

Hampir seratusan korban tewas itu diduga terkait dengan ajaran sekte Good News International Church dan sudah terdoktrin oleh ajarannya.

Sekte tersebut dipimpin oleh Paul Mackenzie Nthenge. Dalam doktrinnya, Paul memengarunhi pengikutnya agar tidak makan dan minum dalam waktu yang lama. “Puasa” ala Paul itu dianggap sebagai jalan untuk bertemu dengan Yesus.

Seperti apa fakta sekte sesat tersebut? Berikut ulasannya.

1. Jumlah korban tewas mencapai 98 orang

Berdasarkan laporan terakhir pada Rabu (26/4/2023) waktu setempat, jumlah koban tewas dalam sekte Good News International Church mencapai 98 orang.

Kebanyakan dari korban sekte tersebut ditemukan tewas terkubur di hutan Shakahola. Mereka diduga meninggal dunia karena tidak makan dan minum agar bisa masuk surga, seperti doktrin yang ditanamkan pemimpin sekte itu.

2. Kebanyakan korban adalah anak-anak

Menurut informasi dari sumber yang beredar, kebanyakan korban sekte Good News International Church adalah anak-anak.

Hal itu dikuatkan dengan pernyataan dari Direktur Eksekutif organisasi hak asasi manusia, Haki Africa, Hussein Khalid.

Ia menyatakan, sekitar 50 sampai 60 persen korban tewas sekte Good News International Church itu merupakan anak-anak.

3. 300-an orang dinyatakan masih hilang

Diduga ikut bergabung dengan sekte Good News International Church, hingga kini 311 orang masih dinyatakan hilang.

Hal itu disampaikan petugas Palang merah Kenya, Hassan Musa. Menurut dia, dari 311 orang yang dinyatakan hilang, 150 diantaranya adalah anak-anak.

Ia menambahkan, korban teloah dinyatakan hilling selama bertahun-tahun. Sementara pengikut sekte sesat tersebut kebanyakan adalah orang-orang Kenya, Tanzania dan Nigeria.

4. 39 pengikut sekte ditemukan selamat

Selain korban tewas dan hilang, ditemukan juga anggota sekte Good News International Church yang selamat.

Hal itu diungkapkan Kepala Daerah pesisir, Rhoda Onyancha. Menurut dia, 39 orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di sekitar Shakahola.

5. Pimpinan sekte pukuli anggota yang mau kabur

Dalam kesaksiannya, anak dari anggota sekte tersebut, Issa Ali mengatakan, pemimpin sekte Good News International Church, Paul Mackenzie Nthenge tak segan memukuli anggotanya yang berusaha kabur dari Shakahola.

Ia mengaku, ibunya adalah salah satu anggota dari sekte tersebut dan membawanya pindah ke Shakahola pada 2020.

Ali mengungkapkan, ia terakhir kali bertemu dengan ibunya dalam kondisi yang mengenaskan. "Terakhir kali saya melihat ibu saya pada Februari. Dia sangat lemah saat terakhir saya lihat," kata Ali, dikutip AFP.

6. Presiden Kenya turun tangan

Banyak korban tewas maupun hilang akibat sekte Good News International Church di negaranya, Presiden kenya William Ruto sampai turun tangan.

Ia berjanji akan membongkar habis jaringan sekte tersebut. Menurut dia, sekte sesat itu dapat dikategorikan sebagai aksi kejahatan serius dan setara dengan aksi terorisme,

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Barack Obama Akan Pindah Ke Kenya Juni Ini

CEK FAKTA: Barack Obama Akan Pindah Ke Kenya Juni Ini

| Selasa, 25 April 2023 | 21:56 WIB

Sudan Dilanda Perang Saudara, Pemimpin Tetangga Serukan Gencatan Senjata

Sudan Dilanda Perang Saudara, Pemimpin Tetangga Serukan Gencatan Senjata

| Senin, 17 April 2023 | 12:56 WIB

Mengaku Sebagai Yesus Kristus, Pria di Kenya Langsung Kabur Usai Warga Hendak Menyalibnya Saat Jumat Agung

Mengaku Sebagai Yesus Kristus, Pria di Kenya Langsung Kabur Usai Warga Hendak Menyalibnya Saat Jumat Agung

| Senin, 03 April 2023 | 14:09 WIB

Ngaku Dirinya Yesus, Pria ini Malah Lapor Polisi saat Hendak Disalib Warga

Ngaku Dirinya Yesus, Pria ini Malah Lapor Polisi saat Hendak Disalib Warga

| Senin, 03 April 2023 | 09:26 WIB

Pelajaran Hidup In The Name of God: A Holy Betrayal, Bahaya Memuja Manusia!

Pelajaran Hidup In The Name of God: A Holy Betrayal, Bahaya Memuja Manusia!

Your Say | Senin, 27 Maret 2023 | 11:49 WIB

Terkini

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:16 WIB

Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu

Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:06 WIB

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:00 WIB

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:00 WIB

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:42 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:38 WIB

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:30 WIB