Menerka Partai Baru yang akan Disinggahi Sandiaga Uno, PPP atau Kembali Bersama PKS?

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 09 Mei 2023 | 11:43 WIB
Menerka Partai Baru yang akan Disinggahi Sandiaga Uno, PPP atau Kembali Bersama PKS?
Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra yang juga menjabat Menparekraf Sandiaga Uno. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Usai mundur dari Partai Gerindra, tempat baru Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno pun masih menjadi teka-teki. Kekinian, ia berjanji akan memberi publik kepastian terkait hal ini dalam beberapa minggu ke depan.

"Saya akan memberikan kepastian (soal partai baru) dalam beberapa minggu ke depan," ujar Sandiaga, Selasa (9/5/2023).

Meski begitu, dua nama partai politik (parpol), yakni PPP dan PKS menjadi kandidat kuat yang didapuk sebagai tempat baru bagi Sandiaga Uno. Terhitung beberapa kali, ia dikabarkan akan diusung maju dalam Pilpres 2024 untuk posisi capres atau cawapres.

Santer Dikabarkan Gabung PPP

Kabar kepindahan Sandiaga ke PPP pertama kali diungkap oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Sandi juga diketahui sering menghadiri berbagai acara PPP. Lalu, PPP Gorontalo bahkan sempat mengusulkannya menjadi calon presiden (capres) 2024.

Dalam kesempatan berbicara tentang kepastian tempat baru, Sandiaga juga menyinggung soal hubungannya dengan PPP. Disebutkan bahwa PPP menjadi partai yang paling sering berkomunikasi dengannya. Hal ini, katanya, sudah terjalin sejak 9 bulan lalu dan masih intens hingga kini.

Beri Sinyal Kangen Berjuang dengan PKS

Sandiaga pernah mengatakan dirinya rindu berjuang dengan PKS. Hal ini tentu dianggap sebagai sinyal jika ia mungkin akan bergabung ke partai tersebut usai hengkang dari Gerindra. Ia juga berharap jalan untuk memperjuangkan NKRI bersama-sama, bisa segera terbuka.

"Teman-teman PKS ini berjuang dengan hati, pantang menyerah, tidak kenal lelah. Rasanya ingin kembali berjuang dengan PKS. PKS ini komitmennya terhadap NKRI sangat luar biasa. Mudah-mudahan dibukakan jalan untuk berjuang bersama," kata Sandiaga kepada wartawan di Bojonggede, Bogor, Minggu (7/5/2023).

PKS Sebut Duet Anies-Sandi Sangat Mungkin

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu sempat mengatakan bahwa peluang duet Anies Baswedan dan Sandiaga Uno pada Pilpres 2024 sangat mungkin. Sebab, menurutnya, politik bersifat dinamis sehingga bisa diubah. Jadi, potensi untuk pasangan itu tentu ada.

Meski begitu, penentuan cawapres, katanya, akan diserahkan kepada Anies. Hal ini juga sudah disepakati PKS bersama anggota Koalisi Perubahan lainnya, NasDem dan Demokrat. Partai, lanjutnya, hanya bisa mengusulkan nama-nama yang dinilai mereka mampu menarik suara.

Sementara itu, Sandiaga sendiri menyerahkan keputusan tersebut kepada pimpinan partai terkait dan koalisi yang sudah mengusung Anies sebagai capres. Sebab, menurutnya, ia tidak memiliki wewenang untuk merealisasikan duet bersama Anies dalam Pilpres 2024.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Ngarep Limpahan Kursi?' NasDem Ngegas Usai Didesak PPP Cabut dari Koalisi Jokowi

'Ngarep Limpahan Kursi?' NasDem Ngegas Usai Didesak PPP Cabut dari Koalisi Jokowi

Kotak Suara | Selasa, 09 Mei 2023 | 10:31 WIB

Jadi Parpol Pertama Daftarkan Bacaleg ke KPU KBB, Begini Kata Ketua DPD PKS Bandung Barat

Jadi Parpol Pertama Daftarkan Bacaleg ke KPU KBB, Begini Kata Ketua DPD PKS Bandung Barat

| Selasa, 09 Mei 2023 | 07:44 WIB

Usai Hengkang dari Gerindra, Sandiaga Uno Akui PPP Paling Sering Berkomunikasi, Sinyal Kuat Parpol Pilihanya?

Usai Hengkang dari Gerindra, Sandiaga Uno Akui PPP Paling Sering Berkomunikasi, Sinyal Kuat Parpol Pilihanya?

| Selasa, 09 Mei 2023 | 07:10 WIB

Usai Keluar dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno Akui PPP Paling Intens Berkomunikasi

Usai Keluar dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno Akui PPP Paling Intens Berkomunikasi

| Selasa, 09 Mei 2023 | 07:01 WIB

Sandiaga Uno Janji Ungkap Parpol Pilihannya Minggu Depan, PPP Sinyal Paling Kencang?

Sandiaga Uno Janji Ungkap Parpol Pilihannya Minggu Depan, PPP Sinyal Paling Kencang?

News | Selasa, 09 Mei 2023 | 05:32 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB