Temuan Awal KNKT Dalam Kasus Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Guci Tegal

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 11 Mei 2023 | 08:26 WIB
Temuan Awal KNKT Dalam Kasus Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Guci Tegal
Kecelakaan bus pariwisata yang masuk ke sungai di tempat wisata Guci, Tegal. (tangkapan layar/ist)

Suara.com - Malang nian nasib sejumlah warga Tangerang Selatan. Niat hati ingin wisata religi ke wilayah Tegal, Jawa Tengah, malah mengalami peristiwa mengenaskan, pada Minggu (7/5/2023).

Pasalnya, bus wisata yang mereka tumpangi tergelincir masuk ke dalam sungai Awu Guci, ketika bus tengah terparkir di obyek wisata Pemandian Air Panas Guci, Tegal.

Yang paling mengenaskan, ketika berjalan sendiri ke arah sungai, bus wisata tersebut tengah terisi lebih dari 30 orang, hingga terguling masuk ke badan sungai.

Dalam pemberitaan yang beredar, supir mengaku sudah mengunci rem tangan dan ban belakang sudah diganjal menggunakan batu besar.

Namun, diduga salah satu penumpang anak kecil ada yang memainkan rem tangan, sehingga bus berjalan sendiri dan masuk ke sungai Awu Guci di obyek Pemandian Air Panas Guci, Tegal.

Untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), turun tangan menyelidikinya.

Setelah beberapa menyelidiki, ada sejumlah temuan yang didapat KNKT terkait peristiwa itu. Apa saja? Berikut ulasannya.

Tipis kemungkinan rem tangan ditarik anak kecil

Senior Investigator KNKT, Ahmad Wildan mengatakan kecil kemungkinan ada anak kecil yang memainkan rem tangan bus saat bus terparkir.

baca juga

Hal tersebut dilihat dari kondisi roda bus saat dieavakusi. Menurut Wildan, roda bus masih dalam keadaan terkunci, sehingga ketika tergelincir, bus berjalan dengan lamban.

“Kemungkinan itu sangat tipis. Pasalnya, tuas rem tangan dalam kondisi ditarik pengemudi bus. Pada saat diangkat roda juga terkunci dan bus meluncur dengan lambat atau tertahan rem tangan," kata Wildan pada awak media, pada Selasa (9/5/2023).

Rem tangan berfungsi dengan baik

Pada pemeriksaan awal, Komite Nasional Keselamatan Transpotasi (KNKT) juga menemukan rem tangan dalam keadaan berfungsi dengan baik.

Namun, KNKT masih akan melakukan cek di laboratorium Hino untuk mengukur kemampuan rem tangan tersebut dapat menahan beban bus.

Kontur tanah di area parkir gembur

Tempat parkir bus yang tergelincir berada di turunan dengan kemiringan 23-28 persen, sedangkan kemampuan rem tangan hanya dengan kemiringan 18 persen.

Selain itu, KNKT juga mengungkapkan kondisi tanah yang berada di sekitar lokasi bus terparkir gembur sehingga ganjalan ban roda mudah amblas.

Menurut investigasi KNKT, Ahmad Wildan melanjutkan, saat ini KNKT masih memerlukan waktu untuk untuk menyimpulkan hasil investigasi.

Kepolisian belum tetapkan tersangka

Pada saat yang sama, polisi juga belum menetapkan tersangka terkait peristiwa bus tergelincir ke sungai Awu Guci, Tegal, Jawa Tengah.

Sedikit informasi, bus yang tergelicir ke sungai Awu tersebut, merupakan rombongan peziarah dari Tangerang Selatan.

Dalam peristiwa tersebut diatas, dilaporkan ada 37 penumpang yang menjadi korban, dua orang di antaranya meninggal dunia

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seorang Pengendara Motor di Kubu Raya Tewas Usai Tabrak Belakang Truk Parkir

Seorang Pengendara Motor di Kubu Raya Tewas Usai Tabrak Belakang Truk Parkir

Kalbar | Rabu, 10 Mei 2023 | 16:50 WIB

Jurus Jasa Raharja Tingkatkan Layanan Santunan

Jurus Jasa Raharja Tingkatkan Layanan Santunan

Bisnis | Rabu, 10 Mei 2023 | 15:52 WIB

Ira Riswana Jamin Putranya Tak Lari Jika Ditetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan Maut

Ira Riswana Jamin Putranya Tak Lari Jika Ditetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan Maut

Entertainment | Rabu, 10 Mei 2023 | 15:26 WIB

Kecelakaan di Jalinbar Pringsewu, Dua Pelajar SMP Meninggal Dunia

Kecelakaan di Jalinbar Pringsewu, Dua Pelajar SMP Meninggal Dunia

Lampung | Rabu, 10 Mei 2023 | 15:04 WIB

Ganjar Pranowo Datangi Rumah Keluarga Korban Kecelakaan Kerja di Kantor Pemprov Jateng

Ganjar Pranowo Datangi Rumah Keluarga Korban Kecelakaan Kerja di Kantor Pemprov Jateng

News | Rabu, 10 Mei 2023 | 13:34 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×