Tergiur Komisi Besar, Pegawai Honorer Kelurahan Menteng Tertipu Rp 28 Juta dari Modus Kerja 'Follow IG'

Ria Rizki Nirmala Sari, Muhammad Yasir

Jum'at, 12 Mei 2023 | 07:37 WIB
Tergiur Komisi Besar, Pegawai Honorer Kelurahan Menteng Tertipu Rp 28 Juta dari Modus Kerja 'Follow IG'
Ilustrasi Orang Menggunakan Laptop (Pixabay/StartupStockPhotos)

Suara.com - Adithya Oktaviano (30) pegawai honorer Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat melaporkan kasus dugaan penipuan modus tawaran kerja freelance online 'follow akun Instagram atau IG'. Sebabnya, ia mengaku merugi hingga Rp 28 juta.

Kasus ini telah Adithya laporkan ke Polda Metro Jaya pada Kamis (11/5/2023) malam. Laporan tersebut kemudian diterima dan teregistrasi dengan Nomor: LP/B/2564/V/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Dalam laporannya ia mempersangkakan terduga pelaku dengan Pasal 281 Juncto Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2000 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.

Menurut penuturan Adithya, ia pertama kali mendapat pesan tawaran kerja dari nomor tak dikenal pada 6 Mei 2023. Sehari kemudian, 7 Mei 2023 dirinya langsung mendaftar karena tergiur komisi yang besar.

Setelah itu Adithya diundang bergabung dalam grup Telegram dengan member atau anggota mencapai 1.000 orang. Grup tersebut menjadi wadah para mentor alias terduga pelaku memberikan tugas kepadanya dan anggota lainnya.

"Setiap satu jam diberikan tiga tugas. Di mana jam kerjanya dari pukul 10 pagi sampai pukul 10 malam," kata Adithya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (11/5/2023) malam.

Di awal bergabung, lanjut Adithya, dirinya mendapat upah sesuai yang dijanjikan, yakni berkisar Rp20 ribu hingga Rp100 ribu. Namun setelahnya ia justru diajak mentornya untuk berinvestasi minimal Rp200 ribu dengan dengan iming-iming komisi mencapai 20 hingga 30 persen.

"Ada jam tertentu tranding; jam 12, jam 3 jam 6, dan jam 9," ungkap Adithya.

Karena tergiur, Adithya pun menerima ajakan tersebut. Ia kemudian berinvestasi sebesar Rp 5,5 juta.

baca juga

Usai berinvestasi, Adithya lalu diundang ke dalam grup Telegram khusus dengan jumlah anggota lebih sedikit, yakni empat orang. Seiring berjalannya waktu ia tak hanya diberi tugas memfollow akun IG tapi juga diminta untuk kembali berinvestasi dengan dalih karena telah melakukan kesalahan dalam menjalankan tugasnya.

"Disuruh investasi lagi sebanyak Rp 15 juta," bebernya.

Adithya mengklaim sempat berupaya menghubungi anggota dalam grup Telegram tersebut. Namun mereka yang diduga bagian dari komplotan pelaku meyakinkan seolah-olah baik-baik saja.

Atas hal itu, Adithya mengaku telah menyertakan beberapa barang bukti dalam laporannya. Buki-bukti tersebut meliputi bukti transfer dan tangkap layar handphone berisi percakapan dalam grup Telegram.

"Bukti transaksi, kirim pesan dari chattingan kita follow IG serta janji-janji." pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Curhatan Korban Kena Tipu 21 Juta Modus Penipuan Kerjakan Tugas Dapat Bayaran Langsung via Transfer

Viral! Curhatan Korban Kena Tipu 21 Juta Modus Penipuan Kerjakan Tugas Dapat Bayaran Langsung via Transfer

Sumedang | Kamis, 11 Mei 2023 | 21:37 WIB

Kena Tipu Rp 100 Miliar, Jessica Iskandar Ngotot Tak Lagi Bangkrut

Kena Tipu Rp 100 Miliar, Jessica Iskandar Ngotot Tak Lagi Bangkrut

Metro | Kamis, 11 Mei 2023 | 16:09 WIB

Pelanggan Diimbau Waspada Kejahatan dengan Modus Pemblokiran Nomor

Pelanggan Diimbau Waspada Kejahatan dengan Modus Pemblokiran Nomor

Sumut | Kamis, 11 Mei 2023 | 14:04 WIB

3 Cara Menghindari Penipuan Online, Jangan Asal Klik Link

3 Cara Menghindari Penipuan Online, Jangan Asal Klik Link

Your Say | Kamis, 11 Mei 2023 | 17:05 WIB

3 Modus Penipuan Online Via WhatsApp, Kenali Ciri-cirinya!

3 Modus Penipuan Online Via WhatsApp, Kenali Ciri-cirinya!

Your Say | Kamis, 11 Mei 2023 | 10:52 WIB

WARNING! Penipuan Via Telegram, Korban Bisa Langsung Loyo

WARNING! Penipuan Via Telegram, Korban Bisa Langsung Loyo

Bandung | Rabu, 10 Mei 2023 | 21:05 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×