SUARA SUMEDANG - Tengah marak penipuan modus baru dengan dalih kerjakan tugas ringan atau mudah, lalu mendapat bayaran langsung melalui transfer rekening.
Modus penipuan kerjakan tugas dapat transferan ini salah satunya dialami oleh pengguna Twitter Syifa Giarsyah yang mengaku uangnya raib hingga 21 juta.
"AKU KENA SCAM ONLINE HABIS 21 JT. Sampai sekarang masih acting belum sadar dan masih komunikasi sama komplotan penipunya, udah lapor polisi tapi belum ada tindakan apa-apa selain harus nunggu 14 hari." tulis akun @Giarsyahsyifa seperti dikutip pada Kamis (11/5/2023).
Dalam sebuah utas di Twitter, Syifa membagikan pengalamannya jadi korban penipuan modus kerjakan tugas like dan subscribe akun YouTube agar mendapat bayaran atau transfer.
Modus penipuan kedok kerjakan tugas ini disebutnya akan meningkat seiring waktu, baik tugas maupun hasil bayaran yang akan di dapat.
Pelaku mengenalkan dirinya dari perusahaan yang bergerak di bidang media atau pemasaran dan akan menaikkan traffic mitranya dengan cara like, subscribe dan lainnya.
Di awal, Syifa mengaku benar-benar mendapatkan transferan usai berhasil mengerjakan tugas sehingga menjadi percaya.
"Setiap selesai 3 tugas, rewardnya langsung di transfer. Yaudah akhirnya cobain." kata Syifa.
Pada tingkat tugas tertentu, Syifa diharuskan melakukan deposit dari mulai ratusan ribu, jutaan, hingga belasan juta.
Baca Juga: Survei Indikator Politik: Ahok hingga Gibran Potensial Jadi Cagub DKI Jakarta 2024
Korban mengaku bisa sampai berani melakukan deposit itu karena telah terpedaya dengan jumlah transfer yang diberikan pelaku pada tugas sebelumnya dengan nominal yang menggiurkan.
Namun sayang di akhir, ia tak mendapat transfer kembali dari pelaku sehingga merasa dirugikan dan menyesal.
Parahnya, saat korban memutuskan berhenti mengerjakan tugas baru dan meminta uangnya dikembalikan, pelaku meminta agar menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu agar uang sebelumnya kembali.
Korban mengaku pelaku mengatakan jika tak mengerjakan tugas selanjutnya, maka uang sebelumnya akan hangus.
"Dah aku japri (hubungi) juga si pelaku yang kerjanya ngasih tugas, aku bilang aku ga akan deposit lagi, kamu balikin aja duitku ga perlu sama rewardnya. dia cuma bilang kalau ga selesai uangnya hangus kak, supaya bisa cair selesaikan dulu tugas tambahannya." tulis korban mengaku kesal.
Dalam cuitannya Syifa Giarsyah berharap tak ada lagi korban yang terjebak dengan modus penipuan berkedok kerjakan tugas untuk mendapat transfer secara singkat.(*)