Gerogoti Otot dan Daging Penggunanya, Apa Itu Narkotika Zombie?

Farah Nabilla Suara.Com
Jum'at, 19 Mei 2023 | 20:23 WIB
Gerogoti Otot dan Daging Penggunanya, Apa Itu Narkotika Zombie?
Ilustrasi Zombie (Shutterstock).

Baru-baru ini, narkotika zombie tengah menghantui negara Los Angeles atau LA, Amerika Serikat. Menanggapi adanya narkotika tersebut, pejabat LA, Amerika Serikat memberikan peringatan terkait dengan bahayanya narkotika berjenis ‘zombie’ tersebut salah satunya yaitu menggerogoti daging para penggunanya.

Penyebaran narkotika jenis zombie ini tengah dalam tahap yang memprihatinkan karena mempunyai efek samping yang mengerikan. Orang yang kecanduan narkotika jenis ini bahkan bisa sampai menggerogoti daging mereka sendiri.

Adapun obat tersebut yakni tranq atau xylazine yang digunakan sebagai penenang hewan. Obat tersebut bisa saja membahayakan jika dikonsumsi. Tak hanya itu, efeknya juga bisa mematikan apabila dicampur dengan jenis narkoba lainnya seperti heroin dan juga fentanil.

Kini, pejabat LA tengah berlomba untuk melacak keberadaan obat tersebut karena para penggunanya semakin berkembang pesat. Berdasarkan laporan, xylazine bisa menyebabkan kulit dan otot membusuk seperti zombie.

Lantas, apa itu narkotika zombie dan juga efeknya? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Melansir dari laman nypost.com, narkoba berjenis zombie tersebut sebenarnya adalah obat penenang hewan seperti misalnya sapi dan juga kuda. Namun, obat tersebut justru tersebar di pasar-pasar obat terlarang yang ada di Amerika Serikat.

Zat yang terkandung di dalam obat tersebut bisa saja disalahgunakan, serta bisa dijadikan tambahan untuk obat-obat terlarang seperti misalnya fentanyl, heroin, dan juga kokain.

Melansir dari keterangan Jaes Sherman, sebagai seorang direktur Savage Siter Recovery Center di Kensington, di dekat Philadelphia terdapat banyak pasien yang menjadi pecandu narkoba jenis ini dan setiap hari keluar masuk di pusat pemulihan tersebut.

Disebutkan juga bahwa banyak sekali pasien yang kecanduan Xylazine atau narkotika zombie dalam keadaan pingsan, bahkan dalam beberapa kasus ada juga yang mengalami luka dengan cukup parah di bagian tangan, lengan, kaki, sampai dengan kepala.

Baca Juga: Kata BNN Sumbar soal Pejabatnya Disebut Peras Istri Tersangka Pengedar Narkoba

Obat zombie ini tidak menanggapi nalokson atau efek overdosis narkotika dan bisa menyebabkan luka yang sangat parah bahkan sampai amputasi.

Obat zombie yang membusukkan kulit tersebut menjadi masalah yang kian meningkat di AS. Hal tersebut dicampur dengan obat-obatan jalanan, seperti misalnya heroin dan juga fentanil, dan mempunyai efek samping yang menghancurkan. DEA mengeluarkan peringatan terkait dengan peningkatan kehadiran xylazine.

Diketahui, di timur laut kematian terkait dengan xylazin naik sampai dengan 103 persen. Hal tersebut menjadikan anggota parlemen federal memusatkan perhatiannya. Senator Chuck Schumer dari New York juga mengumumkan rencana untuk bisa menindaklanjuti penggunaan obat zombie tersebut.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI