Hati-hati Narkotika Zombie! Bikin Pecandu Gerogoti Daging Sendiri hingga Kulit dan Otot Membusuk

M. Reza Sulaiman, Hiromi Kyuna

Jum'at, 19 Mei 2023 | 10:22 WIB
Hati-hati Narkotika Zombie! Bikin Pecandu Gerogoti Daging Sendiri hingga Kulit dan Otot Membusuk
Aktor beraksi menakuti penumpang sarana transportasi Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta pada wahana zombie "Train to Apocalypse" di Stasiun LRT, Jakarta, Jumat (12/8/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Suara.com - Penyebaran narkotika zombie sedang dalam tahap memprihatinkan lantaran memiliki efek samping yang mengerikan. Orang yang kecanduan narkotika jenis ini bahkan sampai menggerogoti daging mereka sendiri.

Mengutip dari NY Post, narkotika zombie merupakan xylazine atau obat penenang hewan yang memiliki dampak mengerikan saat dipadukan bersama obat terlarang lain seperti heroin dan fetanyl.

Saat ini, otoritas Los Angeles tengah melacak penggunaannya lantaran meningkat cukup pesat. Selain pecandu yang menggerogoti dagingnya sendiri, narkotika ini bisa menyebabkan kulit dan otot membusuk.

Kantor Sheriff Los Angeles kini memulai sebuah program yang akan melacak seberapa umum zat berbahaya itu. Hal ini hanya menjadi prioritas pihak berwenang lantaran xylazine sebenarnya bukan obat terlarang.

Ilustrasi Narkoba [Pexels]
Ilustrasi Narkoba [Pexels]

Program tersebut dimulai pada pertengahan April. Analis laboratorium kejahatan akan menandai ketika tanda-tanda awal xylazine yang terdeteksi dalam obat-obatan yang disita. Ini diharapkan berjalan selama sebulan sebelum langkah selanjutnya dipertimbangkan.

“Di wilayah Los Angeles yang lebih luas, kami melihat xylazine sebagai aditif dalam pil fentanil palsu. Sementara jumlahnya relatif rendah di komunitas kami dibandingkan di tempat lain di Amerika Serikat, kehadiran xylazine sekarang menjadi lebih sering dan trennya memprihatinkan,” kata juru bicara Divisi Lapangan DEA LA, Nicole Nishida, seperti yang dikutip Suara.com pada Jumat (19/5/2023).

Seorang addiction expert, Cary Quashen, mengungkapkan tak pernah melihat fenomena mengerikan seperti yang terjadi saat ini sebelumnya.

"Seorang wanita datang dan saudara perempuannya meninggal karena overdosis fentanil. Tapi bukan hanya overdosis fentanil, kulitnya mulai membusuk, termasuk otot-otot di kaki dan lengannya. Jadi itu adalah tanda pasti xylazine," ungkap Quashen.

Los Angeles bukan satu-satunya tempat yang berurusan dengan zat mengerikan itu. Pada bulan Maret, disebutkan xylazine digunakan untuk versi murah fentanil dan telah disebarkan ke 48 negara bagian. Bahkan, di New York, narkotika zombie ini sudah dikaitkan dengan puluhan kematian.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ayo Nonton! 5 Film Zombie yang Tayang di Netflix untuk Penggemar Horor

Ayo Nonton! 5 Film Zombie yang Tayang di Netflix untuk Penggemar Horor

Your Say | Kamis, 18 Mei 2023 | 14:53 WIB

Amnesty International Kritik Hukuman Mati di Indonesia Masih Tinggi, Paling Banyak Kasus Narkotika

Amnesty International Kritik Hukuman Mati di Indonesia Masih Tinggi, Paling Banyak Kasus Narkotika

News | Selasa, 16 Mei 2023 | 14:57 WIB

Divonis 17 Tahun Penjara, Eks Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara Ajukan Banding

Divonis 17 Tahun Penjara, Eks Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara Ajukan Banding

Linimasa | Rabu, 10 Mei 2023 | 16:30 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×