CEK FAKTA: Viral Video WNI Dideportasi Tembak Tiket Kereta Shinkansen

Rifan Aditya

Kamis, 25 Mei 2023 | 17:20 WIB
CEK FAKTA: Viral Video WNI Dideportasi Tembak Tiket Kereta Shinkansen
CEK FAKTA: Viral Video WNI Dideportasi Tembak Tiket Kereta Shinkansen (TikTok @e9_ash)

Suara.com - Baru-baru ini beredar video di media sosial dengan narasi yang mengklaim bahwa sejumlah WNI telah dideportasi karena mencurangi atau 'menembak' tiket kereta Shinkansen. Salah satu warganet yang menyebarkan video viral tersebut adalah akun TikTok @e9_ash.

Video viralnya diunggah pada 23 Mei 2023 dan hingga berita ini diterbitkan telah dilihat lebih dari 5 juta kali. Video tersebut disertai dengan caption sebagai berikut.

Hemm lebih hati" pai,yang udah bossen di jepang,dan pengen cepet" pulang indo, bisa ikuti cara seperti di vidio ini#2023 #nembakshinkansen #sinkansenjapan #sinkansen #dipulangkan #indonesia #jepang #fouryou

Selain itu, terdapat tulisan "8 warga WNI dipulangkan ke Indonesia Karena tertangkap menembak tiket Shinkansen" di video viral yang diunggah akun TikTok @e9_ash.

CEK FAKTA: Viral Video WNI Dideportasi Tembak Tiket Kereta Shinkansen (TikTok @e9_ash)
CEK FAKTA: Viral Video WNI Dideportasi Tembak Tiket Kereta Shinkansen (TikTok @e9_ash)

Video itu memperlihatkan sekelompok orang mencoba melewati pintu tiket kereta tanpa membayar. Mereka berlari untuk melewatinya.

Namun apakah benar bahwa video viral tersebut merupakan aksi dari 8 WNI yang dideportasi karena tertangkap menembak tiket Shinkansen?

Penjelasan

Setelah menelusuri dari berbagai referensi, klaim dan narasi pada video viral itu tidak benar. Narasi yang beredar juga dapat dikatakan hoaks.

Sebab kasus warga WNI yang baru-baru dipulangkan atau dideportasi ke Indonesia bukan disebabkan tertangkap menembak tiket Shinkansen. Melainkan menembak tiket kereta biasa.

baca juga

Sebagaimana dijelaskan oleh influencer sekaligus diaspora Indonesia di Jepang, Dian atau dikenal Neo Japan. Penjelasannya disampaikan lewat video di kanal YouTube Neo Japan (24/5/2023) dengan berjudul "GARA GARA NEMBAK TICKET KERETA DI JEPANG ! WNI DI DEPORTASI KE INDONESIA ! FAKTANYA BEGINI".

Neo Japan menjelaskan bahwa memang benar ada sejumlah WNI yang dipulangkan karena menembak tiket kereta di Jepang.

"Mereka yang 8 orang ini dipulangkan bukan nembak kereta Shinkansen (kereta super cepat kecepatannya sampai 300 km/jam). Mereka itu nembak kereta yang biasa," ujar Neo Japan.

Ia pun menegaskan apapun bentuk "nembak tiket", entah itu kereta Shinkansen ataupun kereta biasa, tetap tidak dibenarkan dan dapat ditindak secara hukum.

"Ini gua dapat infonya dari salah satu teman yang tersangkanya ini dan menceritakan kasusnya. Jadi yang viral di TikTok itu bukan yang nembak Shinkansen," tegas Neo Japan.

Ia pun menambahkan memang ada kasus WNI yang juga sempat dicegat polisi dan petugas karena masalah tiket kereta Shinkansen.

"Gua enggak tahu anak ini niatnya nembak atau apa, Wallahualam, yang jelas pas mereka masukin tike dasar, langsung gate Shinkansen tertutup. Langsung dengan sigap polisi cek tiket dan ternyata tidak sesuai dengan tiket yang dibayar," tutur Neo Japan.

Namun kasus itu tidak membuat para WNI tersebut dideportasi. Sebab kasus itu langsung selesai, karena mereka membayar denda yang dikenakan.

Neo Japan juga mengatakan bahwa pintu tiket kereta Shinkansen berbeda dengan kereta biasa. Shinkansen memiliki akses lebih ketat, sebab dilengkapi CCTV dan petugas polisi dimana-mana.

"Teman-teman jangan coba nembak Shinkansen, pasti itu langsung 100 persen ketahuan," ujar Neo Japan.

Untuk video viral yang beredar ternyata telah diunggah sekitar 6 tahun yang lalu. Seperti dalam akun YouTube Genn Shu dengan judul "AKSI Orang China Nembak Tiket Kereta Jepang."

"Video ini diambil di bulan Maret 2017. Di Ushida Station Maintetsu Line.
Bermula dari kecurigaan saya pd sekelompok WN China (bahasanya) yang sengaja menerobos Gate Station," begitu deskripsinya.

Video di YouTube Genn Shu ini serupa dengan video yang diunggah akun TikTok @e9_ash baru-baru ini. Artinya, ada yang menggunakan video tersebut dan diunggah ulang dengan narasi terkait kasus sekarang, "8 warga WNI dipulangkan ke Indonesia Karena tertangkap menembak tiket Shinkansen".

Kesimpulan

Video viral yang diunggah akun TikTok @e9_ash bernarasi "8 warga WNI dipulangkan ke Indonesia Karena tertangkap menembak tiket Shinkansen" termasuk dalam konten dengan informasi menyesatkan dan konteks yang salah atau misleading content.

Sumber:
https://www.tiktok.com/@e9_ash/video/7236143133325659397 
https://www.youtube.com/watch?v=csVZGW50b2w 
https://www.youtube.com/watch?v=2Jx6hoUfys4 
https://denpasar.suara.com/read/2023/05/24/105404/viral-video-8-warga-indonesia-tertangkap-menembak-tiket-shinkansen-di-jepang-netizen-soroti-hal-ini 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Malu! 8 WNI Diusir dari Jepang karena 'Nembak' Tiket Kereta, Lihat Videonya

Bikin Malu! 8 WNI Diusir dari Jepang karena 'Nembak' Tiket Kereta, Lihat Videonya

Deli | Kamis, 25 Mei 2023 | 16:22 WIB

Memalukan! Viral 8 WNI Dideportasi Gara-gara Nembak Shinkasen

Memalukan! Viral 8 WNI Dideportasi Gara-gara Nembak Shinkasen

Garut | Kamis, 25 Mei 2023 | 09:30 WIB

Viral Video 8 Warga Indonesia Tertangkap 'Menembak' Tiket Shinkansen di Jepang, Netizen Soroti Hal Ini

Viral Video 8 Warga Indonesia Tertangkap 'Menembak' Tiket Shinkansen di Jepang, Netizen Soroti Hal Ini

Denpasar | Rabu, 24 Mei 2023 | 10:54 WIB

Terkini

Emiten AGRO Raup Laba Bersih Rp12,01 Miliar hingga Kuartal II-2026

Emiten AGRO Raup Laba Bersih Rp12,01 Miliar hingga Kuartal II-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:10 WIB

BRI Perkuat UMKM Kepulauan Talaud Lewat Dedikasi Mantri BRI

BRI Perkuat UMKM Kepulauan Talaud Lewat Dedikasi Mantri BRI

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:07 WIB

Mantri BRI Tempuh Perjalanan Antardesa untuk Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud

Mantri BRI Tempuh Perjalanan Antardesa untuk Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud

Sumbar | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:06 WIB

Venom Audio Hadirkan Head Unit Berbasis ChatGPT dan Produk Terbaru di GIIAS 2026

Venom Audio Hadirkan Head Unit Berbasis ChatGPT dan Produk Terbaru di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:05 WIB

Tolak Suap Rp1 Miliar, Eks Wakapolri Oegroseno Buka-bukaan Soal Kasus Tanah Sepolwan

Tolak Suap Rp1 Miliar, Eks Wakapolri Oegroseno Buka-bukaan Soal Kasus Tanah Sepolwan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:02 WIB

Menjangkau Pelosok Talaud, Mantri BRI Perkuat Perekonomian Masyarakat Lewat Pendampingan UMKM

Menjangkau Pelosok Talaud, Mantri BRI Perkuat Perekonomian Masyarakat Lewat Pendampingan UMKM

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:01 WIB

1 Agustus Hari Apa? Ini Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional

1 Agustus Hari Apa? Ini Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:00 WIB

WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata

WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:00 WIB

3 Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam yang Cocok Dipakai Sehari-hari

3 Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam yang Cocok Dipakai Sehari-hari

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:59 WIB

UMKM Antre Ajukan KUR Perumahan, Kuota Dinaikkan Jadi Rp50 Triliun

UMKM Antre Ajukan KUR Perumahan, Kuota Dinaikkan Jadi Rp50 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:58 WIB

×