Ini Ancaman yang Mungkin Terjadi Jika Ekspor Pasir Laut Kembali Dilakukan

Farah Nabilla

Senin, 05 Juni 2023 | 16:07 WIB
Ini Ancaman yang Mungkin Terjadi Jika Ekspor Pasir Laut Kembali Dilakukan
Ilustrasi ekspor Pasir Laut (Freepik)

Suara.com - Kontroversi soal kebijakan ekspor pasir laut yang sudah disetujui oleh Presiden Jokowi pada akhir Mei lalu masih menjadi perbincangan publik. Pasalnya, banyak pihak yang menyayangkan kebijakan ini kembali diberlakukan setelah 20 tahun dilarang dengan alasan pelestarian lingkungan. 

Kebijakan ekspor pasir laut ini diungkap oleh Presiden Jokowi sebagai langkah konkrit pemerintah untuk bisa mengolah sumber daya alam sehingga diharapkan bisa memberikan pendapatan lebih kepada negara.

Namun, kebijakan ini tentu harus dilandasi dengan dasar hukum yang jelas agar kejadian 20 tahun yang lalu ketika salah satu pulau di Batam, Kepulauan Riau hampir tenggelam tidak terjadi lagi.

Lalu, apa ancaman yang mungkin terjadi jika ekspor pasir laut kembali dilakukan? Simak inilah selengkapnya.

1. Pulau-pulau bisa tenggelam

Wacana ekspor pasir laut ini direncanakan akan dilakuka kepada negara Singapura sebagai satu satunya negara yang membutuhkan pasir laut demi reklamasi di berbagai titik di negaranya. Salah satu tempat yang menjadi sumber pasir laut adalah Pulau Rempang yang berada di selatan Pulau Batam.

Menko Marves, Luhut Binsar sempat mengungkap bahwa upaya reklamasi di Rempang menjadi potensi besar Indonesia dapat melakukan kembali ekspor pasir laut. Namun, jika PP Nomor 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut yang diberlakukan kembali oleh Presiden Jokowi berpotensi menjadi tindakan eksploitasi, maka kemungkinan pulau pulau akan kembali terancam tenggelam. 

2. Ikan-ikan terancam menghilang

Salah satu sumber daya alam andalan dari laut adalah ikan. Banyak nelayan yang menggantungkan kehidupannya terhadap ekosistem di laut, terutama hasil laut berupa ikan yang bisa didapatkan tak hanya di laut lepas, tapi juga di tepi pantai.

Pengerukan pasir laut yang kerap kali dilakukan di tepi pantai tentu mengancam keberadaan ikan-ikan yang hidup di laut landai ini. Hal ini tentu menjadi perhatian banyak pihak dan menimbulkan protesdemi memberikan keseimbangan di ekosistem laut.

3. Perbatasan wilayah berkurang

Meskipun negara Indonesia dikelilingi oleh lautan, namun batas negara juga tetap ditentukan oleh luas daratan. Secara otomatis, kebutuhan ekspor pasir laut ini tentu mengancam wilayah daratan di Indonesia karena kebanyakan daratan Indonesia berbatasan langsung dengan tepi pantai.

Meskipun begitu, namun Presiden Jokowi hingga saat ini tidak memberikan pernyataan apapun soal kontroversi ekspor pasir laut ini.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Ekspor Pasir Pantai Indonesia ke Singapura

Sejarah Ekspor Pasir Pantai Indonesia ke Singapura

Bisnis | Senin, 05 Juni 2023 | 09:48 WIB

Jokowi Sahkan Izin Ekspor Pasir Laut, Susi Pudjiastuti: Kerugian Lingkungan Akan Jauh Lebih Besar

Jokowi Sahkan Izin Ekspor Pasir Laut, Susi Pudjiastuti: Kerugian Lingkungan Akan Jauh Lebih Besar

| Minggu, 04 Juni 2023 | 12:59 WIB

Bicara Soal Kelautan Indonesia, Susi Pudjiastuti Senggol Ganjar Pranowo Begini

Bicara Soal Kelautan Indonesia, Susi Pudjiastuti Senggol Ganjar Pranowo Begini

| Minggu, 04 Juni 2023 | 09:30 WIB

Mengenal Apa Itu Ekspor Pasir Laut dan Untung Ruginya Bagi Lingkungan

Mengenal Apa Itu Ekspor Pasir Laut dan Untung Ruginya Bagi Lingkungan

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 20:50 WIB

Menteri KKP: Uang Hasil Ekspor Pasir Laut untuk Bangun Wilayah Konservasi

Menteri KKP: Uang Hasil Ekspor Pasir Laut untuk Bangun Wilayah Konservasi

Bisnis | Jum'at, 02 Juni 2023 | 14:15 WIB

Untung Besar Pengusaha di Balik Izin Ekspor Pasir Laut, Kadin Jakarta: Cuan Gede!

Untung Besar Pengusaha di Balik Izin Ekspor Pasir Laut, Kadin Jakarta: Cuan Gede!

Bisnis | Jum'at, 02 Juni 2023 | 10:04 WIB

Terkini

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12 WIB

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:57 WIB

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:42 WIB

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB