Saling Sindir PDIP Vs PSI Soal Kaesang yang Didukung Maju Jadi Wali Kota Depok

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 06 Juni 2023 | 13:51 WIB
Saling Sindir PDIP Vs PSI Soal Kaesang yang Didukung Maju Jadi Wali Kota Depok
Rekam Jejak Kaesang, PKS Penasaran Karena Diajukan PSI Jadi Walikota Depok [Instagram.com/kaesangp]

Suara.com - Dukungan terhadap putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep yang bakal maju sebagai calon Wali Kota Depok, oleh Partai Solidaritas Indonesia atau PSI, tak luput dari sindiran. PSI sendiri resmi menyatakan diri mendukung Kaesang dalam Pilkada 2024 mendatang.

Partai ini bahkan sudah memasang baliho di Jalan Margonda Raya dan sejumlah kadernya menggelar acara bersama para relawan untuk memastikan pendukungan tersebut.

Sementara itu, PDIP melontarkan sindiran terhadap dukungan yang digaungkan PSI untuk Kaesang. Hal ini disampaikan oleh Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Depok Ikravany Hilman yang mengunggah video di sosial media berisi komentarnya untuk partai tertentu pada Senin (5/6/2023).

Dalam video berdurasi 1 menit 46 detik, ia berbicara di depan baliho Kaesang tentang program yang ditawarkan partai politik. PSI kemudian menanggapinya dengan ikut-ikutan menyindir.

PDIP Sebut PSI Dukung Kaesang Hanya untuk Dongkrak Suara

Dalam video tersebut, kameramen menanyakan Ikra sedang memikirkan apa karena terlihat pusing. Ikra kemudian menyindir sebuah partai yang dulu pernah menjanjikan pajak kendaraan gratis hingga masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) seumur hidup.

Padahal hasil surveinya, kata dia, ada di 3-4 persen saja. Lalu, setelah persentase itu meningkat, lanjutnya, partai tersebut tidak menang. Ia menilai orang-orang ditipu dengan janji-janji kampanye.

"Lagi mikirin dulu ada partai yang sebelum pemilu surveinya enggak sampai 4 persen (mengarah ke PKS), terus janjiin, kalau dia menang pajak kendaraan (akan) gratis, SIM seumur hidup, padahal cuma 3 sampai 4 persen. (Dapat 5-6 persen tapi tidak menang) Kan kasihan orang yang berharap SIM-nya gratis jadi ketipu," ucap Ikra dalam video tersebut.

Ikra melanjutkan jika sekarang juga ada partai yang menggunakan cara sama. Ia menyindir partai itu yang akan memenangkan Kaesang sebagai Wali Kota Depok, padahal targetnya hanya 6 kursi DPRD Kota Depok.

baca juga

Ia juga mempertanyakan mengapa PSI tidak mendukung Ketua Umum Giring untuk maju. Dengan begitu, ia menyimpulkan bahwa PSI memanfaatkan popularitas Kaesang demi mendongkrak suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

"Enam kursi gimana mau menang, tapi kan dia bikin gede-gede, kalau dia menang Kaesang wali kota. Sebetulnya memang ini fungsi partai melakukan pengkaderan, jangan sampai kegagalan pengkaderan mengambil jalan pintas, kenapa enggak Giring yang dimajukan di Depok, kenapa Kaesang," ujar Ikra.

Ikra menegaskan bahwa apa yang disampaikan bukan berarti tidak mendukung Kaesang maju sebagai Wali Kota Depok atau di wilayah mana pun. Ia hanya meminta kejelasan PSI tentang keterkaitan Kaesang dengan kemenangan mereka.

Menurutnya, PSI baru bisa menang jika memiliki target lebih dari 12 kursi, sehingga sesuatu yang tertulis dalam baliho tidak sesuai. Ia pun khawatir publik akan kembali ditipu dengan janji-janji seperti halnya SIM seumur hidup.

"Hak pilih semua orang, tapi kampanyenya jangan tipu-tipu. PSI menang atau tidak Kaesang tetap punya kesempatan untuk jadi Wali Kota Depok. Akui saja kalau (PSI) berharap dari popularitas orang lain untuk mendongkrak suara. Sekarang jelaskan apa hubungannya PSI menang dengan Kaesang wali kota. PSI menang itu harus lebih dari 12 kursi. Targetnya aja 6 kursi, berarti dia sendiri tahu kalau targetnya enggak menang, tapi kok berani ngomong begitu," katanya.

PSI Menilai PDIP Terancam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Tak Pernah Tekan-tekan Jokowi, Megawati: Saya Ini Taat Aturan, Cara Nekannya Gimana?

Klaim Tak Pernah Tekan-tekan Jokowi, Megawati: Saya Ini Taat Aturan, Cara Nekannya Gimana?

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 13:44 WIB

Tiket Timnas Indonesia vs Palestina Dijual Murah, Netizen Sentil Ganjar Pranowo dan Koster: Semoga Diborong!

Tiket Timnas Indonesia vs Palestina Dijual Murah, Netizen Sentil Ganjar Pranowo dan Koster: Semoga Diborong!

Joglo | Selasa, 06 Juni 2023 | 13:21 WIB

Rakernas PDI Perjuangan Bikin Macet, Hasto Kristiyanto Beri Permohonan Maaf

Rakernas PDI Perjuangan Bikin Macet, Hasto Kristiyanto Beri Permohonan Maaf

Serang | Selasa, 06 Juni 2023 | 12:59 WIB

Gerindra Siap Bekingi Kaesang, PSI Makin Girang: Bakal Koalisi Lagi Nih

Gerindra Siap Bekingi Kaesang, PSI Makin Girang: Bakal Koalisi Lagi Nih

Liberte | Selasa, 06 Juni 2023 | 12:30 WIB

Kompak! Megawati Pose Metal Bareng Jokowi, Ganjar hingga Puan Maharani di Rakernas PDIP

Kompak! Megawati Pose Metal Bareng Jokowi, Ganjar hingga Puan Maharani di Rakernas PDIP

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 12:04 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×