Usai Puan-AHY, Wasekjen Demokrat Berharap SBY Dan Megawati Bisa Bertemu

Bangun Santoso | Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 18 Juni 2023 | 16:34 WIB
Usai Puan-AHY, Wasekjen Demokrat Berharap SBY Dan Megawati Bisa Bertemu
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berbincang dengan Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri (kanan) saat menghadiri pemakaman ibu negara Ani Yudhoyono di TMP Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon menilai pertemuan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Puan Maharani mencairkan hubungan antara partainya dengan PDIP yang sempat dianggap beku. Ia berharap pertemuan AHY-Puan bisa berlanjut antara Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Proses pencairannya sampai mana kita lihatlah itu, yang pasti sekjen dengan sekjen sudah bertemu, mencair kembali dengan ke pertemuan Mbak Puan dan Mas AHY. Syukur-syukur nanti lebih jauh lagi, Pak SBY dan Ibu Mega. Harapan saya selaku kader dari seluruh masyarakat di Indonesia juga pasti ke sana," kata Jensen di Pelataran Hutan Kota, Jakarta Pusat, Minggu (18/6/2023).

Jensen mengaku senang dengan adanya pertemuan AHY selaku Ketua Umum Partai Demokrat dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Apalagi pertemuan antara kedua elite partai tersebut menurutnya membawa semangat rekonsiliasi.

"Apapun silaturhami begini kan bagus ya, saya pribadi selaku kader ya senanglah," ungkapnya.

AHY sebelumnya juga enggan membahas masa lalu hubungan partainya dengan PDIP. Ia berharap pertemuan dengan Puan Maharani dapat menjawab anggapan pihak-pihak yang menilai komunikasi antara kedua partai tersebut kurang baik.

Hal ini disampaikan AHY usai bertemu Puan di Pelataran Hutan Kota, Jakarta Pusat, Minggu (18/6/2023) pagi. Pertemuan antara putri Megawati dan putra SBY itu berlangsung selama satu jam lebih.

Awalnya, AHY menyinggung soal pengalaman PDIP dan Demokrat yang menurutnya memiliki kesamaan. Dimana, kata dia, PDIP dan Demokrat sama-sama pernah menjadi partai penguasa atau the ruling party dan partai oposisi.

"Mungkin tidak banyak yang punya pengalaman seperti itu, paripurna. Namun demikian kita juga tahu dalam kurun waktu dua dekade terakhir ini paling tidak dari 2004 hingga tahun ini seringkali dianggap komunikasi dan hubungan antara kedua partai belum bisa berjalan dengan sebaik yang diharapkan," tutur AHY.

"Tentu saya tak ingin membahas masa lalu, tapi hadirnya kami berdua mudah-mudahan menjadi oase bahwa politik itu seringkali menempatkan seseorang atau partai dalam posisi atau sikap yang berbeda. Tetapi persahabatan kami berdua Mbak Puan Maharani yang juga selama ini berhubungan baik dengan kami sekeluarga," imbuhnya.

Senada dengan AHY, Puan juga mengungkap hal yang sama. Dia mengaku banyak hal yang dibicarakan dengan AHY khususnya menyangkut persoalan bangsa.

"Pertemuannya itu kurang lebih satu jam lebih. Nggak terasa, tadi kalau nggak inget waktu saya tadinya mau terus ngobrol, ternyata banyak sekali yang bisa diomongin, seperti kakak adik," ungkap Puan.

"Tadi Mas AHY bilang "Mbak boleh ya saya menganggap Mbak seperti kakaknya?". "Ya iya dong," imbuh Puan menuturkan pernyataan AHY.

Puan berharap dapat kembali bertemu dan menjalin komunikasi dengan AHY. Sebab, untuk menyamakan pandangan dalam membangun bangsa menurutnya diperlukan komunikasi yang intens.

"Jadi ini mungkin pertemuan yang pertama, tapi InsyaAllah bukan pertemuan yang terakhir," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditawari Gabung PDIP, Begini Jawaban Kaesang Pangarep

Ditawari Gabung PDIP, Begini Jawaban Kaesang Pangarep

| Minggu, 18 Juni 2023 | 16:00 WIB

Megawati Soekarnoputri: Tari Bali Jangan Dibawa ke Hotel

Megawati Soekarnoputri: Tari Bali Jangan Dibawa ke Hotel

Bali | Minggu, 18 Juni 2023 | 15:52 WIB

Diajukan Sebagai Cawapres oleh PPP, Sandiaga Uno Bersiap Ketemu Megawati Bangun Komunikasi

Diajukan Sebagai Cawapres oleh PPP, Sandiaga Uno Bersiap Ketemu Megawati Bangun Komunikasi

| Minggu, 18 Juni 2023 | 15:32 WIB

Puan Maharani: AHY Masuk Daftar Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo

Puan Maharani: AHY Masuk Daftar Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo

| Minggu, 18 Juni 2023 | 15:18 WIB

Bertemu AHY di Senayan, Puan Maharani: Kayak ke Mana Saja, Orang Akrab

Bertemu AHY di Senayan, Puan Maharani: Kayak ke Mana Saja, Orang Akrab

| Minggu, 18 Juni 2023 | 14:45 WIB

AHY dan Puan Maharani Bertemu, Ini Kesepatan Mereka

AHY dan Puan Maharani Bertemu, Ini Kesepatan Mereka

| Minggu, 18 Juni 2023 | 14:38 WIB

Ungkap Kesan Bertemu AHY, Puan Maharani: Seperti Kakak dan Adik

Ungkap Kesan Bertemu AHY, Puan Maharani: Seperti Kakak dan Adik

| Minggu, 18 Juni 2023 | 14:20 WIB

Terkini

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:53 WIB

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:48 WIB

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:41 WIB

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:38 WIB