Teka-Teki Pak Kumis dan 3 Elite Bekingan Ponpes Al Zaytun, Siapa Sebenarnya?

Ruth Meliana

Sabtu, 24 Juni 2023 | 09:58 WIB
Teka-Teki Pak Kumis dan 3 Elite Bekingan Ponpes Al Zaytun, Siapa Sebenarnya?
Potret cara salat Ied Pesantren Al Zaytun yang ramai diperbincangkan. (Instagram)

Suara.com - Pondok pesantren (ponpes) Al Zaytun Indramayu, Jawa Barat pimpinan Panji Gumilang belakangan jadi perbincangan publik karena diduga punya ajaran pendidikan yang menyimpang.

Bahkan terbaru Panji Gumilang dipanggil tim investigasi bentukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk klarifikasi terkait kontroversi Al Zaytun.

Di sisi lain muncul kabar tentang sosok bekingan alias orang dalam di balik Ponpes Al Zaytun yang membuat Panji Gumilang terlepas dari jeratan hukum, meski kerap memunculkan kontroversi. Salah satu sosok bekingan itu disebut adalah Pak Kumis dan 3 elite lainnya.

Simak penjelasan berikut ini.

Pak Kumis

Sosok Pak Kumis yang disebut sebagai bekingan Al Zaytun pertama kali terucap dari pendiri Yayasan Pesantren Indonesia (YPI), Imam Suprianto. Dalam salah satu kesempatan, Imam menyebut sosok bekingan Al Zaytun merupakan tokoh elite di Indonesia.

"Orang umum elite itu sudah tahu, 'Hei jangan mainin (Ponpes) Zaytun lho, itu kan punya Pak Kumis'. Katanya gitu kan. Orang tahu siapa Pak Kumis," kata Imam di acara Catatan Demokrasi pada Kamis (22/6/2023).

Sosok Pak Kumis juga sempat disinggung oleh Founder Indonesia Crime Analyst Forum, Mustofa Nahrawardaya. Dia mengatakan semua orang tahu sosok yang disebut Pak Kumis, namun tak dijelaskannya secara gamblang.

"Pak Kumis itu rahasia umum, sebenarnya kalau itu adalah H, bahkan tahun 2002 nantangin, 'Siapa yang melawan Ponpes Al Zaytun akan saya hajar', ucap Mustofa dalam video akun Twitter @/Moslem Solidarity.

Moeldoko?

Selain Pak Kumis, Imam juga menyinggung nama Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko yang punya hubungan dekat dengan Panji Gumilang. Moeldoko disebut-sebut sebagai sosok bekingan Al Zaytun.

"Sekarang yang sangat dekat dan punya posisi sangat menentukan di pemerintahan itu Kepala Staf Kepresidenan, Pak Moeldoko. Saya sangat menyayangkan Pak Moeldoko masih membangga-banggakan kemarin itu," ungkap Imam.

Imam juga mengaku sempat mendapat informasi bahwa Moeldoko memberi akses pada Panji Gumilang untuk mendapat bantuan hukum.

"Pak Moeldoko yang buka akses kapan Pak Panji perlu bantuan ke Polres, ke Polda, ke Mabes Polri, tinggal telepon aja," ucapnya.

Agen Interpol BIN

Sosok agen interpol Badan Intelijen Negara (BIN) juga ikut jadi bekingan Panji Gumilang. Agen interpol BIN itulah yang disebut memiliki koneksi ke Moeldoko, sehingga Ponpes Al Zaytun mendapat akses perlindungan dari aparat keamanan.

"Namanya SYR Agung Sedayu, notabene adik kandung Panji Gumilang itu agen interpol dari BIN," ungkap Imam.

Imam menegaskan hal itu dapat dibuktikan ketika masyarakat melakukan demo di Al Zaytun. Polisi yang siaga menjaga demo kurang lebih sekitar 1.500 personel.

Menurutnya, tidak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk menyiagakan personel kepolisian yang berjumlah ribuan itu. Bahkan ia menilai uang yang dikeluarkan untuk keamanan mencapai miliaran.

"Kemarin pas demo, masyarakat awalnya mau kerahkan 3.000 (personel), tapi hanya ratusan dulu karena ingin lihat reaksi Al Zaytun. Ternyata (ada) 1.500 polisi siap siaga, berapa miliar dia harus bayar itu?" ujarnya.

Dengan sosok bekingan seperti itu, Panji Gumilang disebut berani berbicara apapun karena dia yakin tidak akan ditangkap. Hal itulah yang membuat Al Zaytun tak pernah terjerat hukum meski kerap memunculkan kontroversi.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Panji Gumilang Diperiksa: Nyeletuk Shalom Aleichem, Dicecar, Bungkam

Fakta Panji Gumilang Diperiksa: Nyeletuk Shalom Aleichem, Dicecar, Bungkam

News | Sabtu, 24 Juni 2023 | 09:22 WIB

Panji Gumilang Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Penodaan Agama di Ponpes Al Zaytun

Panji Gumilang Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Penodaan Agama di Ponpes Al Zaytun

| Sabtu, 24 Juni 2023 | 08:28 WIB

Nyeleneh, Ritual Haji Ala Panji Gumilang: Tawaf Keliling Ponpes Al Zaytun dan Rukun Islam Diubah

Nyeleneh, Ritual Haji Ala Panji Gumilang: Tawaf Keliling Ponpes Al Zaytun dan Rukun Islam Diubah

| Sabtu, 24 Juni 2023 | 08:08 WIB

MUI Beberkan Poin-poin yang Akan Diklarifikasi ke Ponpes Al-Zaytun

MUI Beberkan Poin-poin yang Akan Diklarifikasi ke Ponpes Al-Zaytun

News | Sabtu, 24 Juni 2023 | 02:30 WIB

Panji Gumilang Penuhi Panggilan Tim Investigasi Polemik Ponpes Al Zaytun, Tapi Menolak Bertemu MUI Pusat

Panji Gumilang Penuhi Panggilan Tim Investigasi Polemik Ponpes Al Zaytun, Tapi Menolak Bertemu MUI Pusat

News | Sabtu, 24 Juni 2023 | 03:00 WIB

Panji Gumilang Santai, Sosok-sosok Penting Negara Ini Jadi Bekingan Al Zaytun?

Panji Gumilang Santai, Sosok-sosok Penting Negara Ini Jadi Bekingan Al Zaytun?

Video | Sabtu, 24 Juni 2023 | 08:00 WIB

Terkini

12 Korupsi Sepanjang Tahun 2026: Rasuah Merajalela, Terbaru Bupati Muara Enim

12 Korupsi Sepanjang Tahun 2026: Rasuah Merajalela, Terbaru Bupati Muara Enim

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:02 WIB

Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal

Krisis Pascagempa Filipina, Warga Mindanao Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik Massal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:55 WIB

KPK Lebih Dulu Selidiki Kasus Korupsi MBG Sebelum Kejagung Tetapkan Tersangka

KPK Lebih Dulu Selidiki Kasus Korupsi MBG Sebelum Kejagung Tetapkan Tersangka

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:24 WIB

Prabowo Minta Maaf Proses Dubes Negara Sahabat Molor, Wamenlu: Jadwal Presiden Padat

Prabowo Minta Maaf Proses Dubes Negara Sahabat Molor, Wamenlu: Jadwal Presiden Padat

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:21 WIB

Pemerintah Hormati dan Tindak Lanjut Pemecatan Ketua Ombudsman Hery Susanto

Pemerintah Hormati dan Tindak Lanjut Pemecatan Ketua Ombudsman Hery Susanto

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:14 WIB

Istana Rilis Buku Presiden Solusi, Klaim Prabowo Punya 108 Jawaban untuk Indonesia

Istana Rilis Buku Presiden Solusi, Klaim Prabowo Punya 108 Jawaban untuk Indonesia

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:06 WIB

Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:44 WIB

Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat

Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:40 WIB

Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan

Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:18 WIB

Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah

Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:15 WIB