Siapa Wagner dan Apa yang Terjadi Pada Rusia?

Farah Nabilla

Minggu, 25 Juni 2023 | 17:23 WIB
Siapa Wagner dan Apa yang Terjadi Pada Rusia?
Arsip - Salah satu sudut Kota Moskow, Rusia. (Xinhua)

Suara.com - Tentara bayaran, Wagner melakukan pemberontakan di Rusia pada Sabtu (24/6/2023). Pemimpin mereka, Yevgeny Prigozhin, mengklaim bahwa sebuah helikopter militer Rusia menyerang pasukannya di jalan raya menuju Moskow. Namun, katanya, helikopter tersebut ditembak jatuh.

Pihak-pihak yang terhubung dengan Wagner juga mulai menyerukan pemakzulan Presiden Rusia Vladimir Putin. Alasannya karena ia memihak Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu dan panglima militer, Valery Gerasimov. Dua tentara ini dituduh membantai Wagner dengan rudal.

Putin yang sudah mengetahui pemberontakan tersebut, mengatakan bahwa tindakan Wagner adalah bentuk pengkhianatan dan akan menindaknya dengan tegas.

Lantas, bagaimana bisa mereka disebut pengkhianat? Apa itu sebenarnya Wagner? Berikut informasinya.

Siapa Wagner?

Wagner pertama kali diidentifikasi pada tahun 2014, tepatnya saat mereka mendukung pasukan separatis pro-Rusia di timur Ukraina. Kala itu, kelompok ini bersifat rahasia yang sebagian besar operasinya terjadi di Afrika dan Timur Tengah.

Saat itu, Wagner diperkirakan hanya memiliki sekitar 5.000 tentara yang berasal dari veteran resimen elit Rusia. Setelahnya, kelompok ini berkembang pesat dengan memimpin sebanyak 50.000 pejuang di Ukraina. Adapun mereka mulai merekrut pasukan dalam jumlah besar pada 2022.

Perekrutan itu dilakukan karena Rusia mengaku kesulitan menemukan orang untuk dijadikan tentara reguler. Dikatakan oleh Dewan Keamanan Nasional AS, sekitar 80 persen pasukan Wagner di Ukraina pada tahun 2023, diambil dari penjara.

Meski ilegal, Wagner terdaftar sebagai perusahaan pada tahun 2022 dan membuka sebuah markas baru di St Petersburg. Mereka sempat terlibat operasi dalam konflik sipil di Libya usai Rusia mengirim peralatan militer yang diantaranya mencakup pesawat tempur dan kendaraan berlapis baja.

baca juga

Tak hanya itu, Wagner juga pernah dikirim ke Republik Afrika Tengah. Namun, mereka dituduh telah melakukan kekejaman, seperti mengeksekusi warga sipil, menyerang pasukan penjaga perdamaian PBB, menargetkan komunitas Muslim, hingga menguasai tambang emas.

Sementara perang di Ukraina disebut-sebut berhasil membantu meningkatkan pengaruh Prigozhin. Sebab, militer Rusia selalu mengandalkan tentara Wagner beroperasi di sana. Dalam beberapa kasus, pejabat militer Rusia bahkan ada di bawah komando Wagner.

Apa yang terjadi pada Rusia?

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov, mengatakan bahwa Putrin akan menghukum keras warganya yang terlibat dalam aksi pemberontakan. Dikhawatirkan perang antar sipil bakal terjadi di Rusia, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko pun berbicara dengan Prigozhin.

Dari pembicaraan itu, Prigozhin memutuskan untuk mengakhiri pemberontakannya di Rusia dan akan pindah ke Belarusia. Lalu, dakwaan hukum terhadapnya juga bakal dibatalkan oleh Moskow. Adapun dirinya dan Lukashenko sudah saling mengenal sekitar 20 tahun.

Tak hanya itu, Peskov kemudian menyebut para Wagner yang terlibat dalam aksi tersebut juga tidak akan ditindaklanjuti. Kemudian, mereka yang tidak ikut, akan menekan kontrak dengan Kemenhan Rusia untuk menjadi sukarelawan otonom.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Sumber Dana Tentara Bayaran Grup Wagner Hingga Berani Tantang Rusia

3 Sumber Dana Tentara Bayaran Grup Wagner Hingga Berani Tantang Rusia

Bisnis | Minggu, 25 Juni 2023 | 14:09 WIB

Warga Indonesia Diminta Waspada Seiring Situasi Panas di Rusia

Warga Indonesia Diminta Waspada Seiring Situasi Panas di Rusia

Bisnis | Minggu, 25 Juni 2023 | 10:15 WIB

Rusia Mencekam di Tengah Pemberontakan Wagner, KBRI Moskow Imbau WNI Tak Keluar Rumah

Rusia Mencekam di Tengah Pemberontakan Wagner, KBRI Moskow Imbau WNI Tak Keluar Rumah

News | Minggu, 25 Juni 2023 | 09:14 WIB

Pemberontak Wagner Merangsek ke Moskwa, Putin Dikabarkan Kabur

Pemberontak Wagner Merangsek ke Moskwa, Putin Dikabarkan Kabur

Metro | Sabtu, 24 Juni 2023 | 23:05 WIB

Wagner Memberontak Ancam Serang Moskwa, Vladimir Putin Bereaksi Keras

Wagner Memberontak Ancam Serang Moskwa, Vladimir Putin Bereaksi Keras

Joglo | Sabtu, 24 Juni 2023 | 20:58 WIB

Wagner Memberontak, Vladimir Putin: Ini Pengkhianatan

Wagner Memberontak, Vladimir Putin: Ini Pengkhianatan

Metro | Sabtu, 24 Juni 2023 | 18:01 WIB

Wagner Memberontak di Rusia, Ancam Akan Serbu Moskwa

Wagner Memberontak di Rusia, Ancam Akan Serbu Moskwa

Metro | Sabtu, 24 Juni 2023 | 17:35 WIB

Tak Kunjung Padam, Vladimir Putin Ungkit Dampak Besar Triad Nuklir Rusia Bagi Ukraina

Tak Kunjung Padam, Vladimir Putin Ungkit Dampak Besar Triad Nuklir Rusia Bagi Ukraina

Tasikmalaya | Sabtu, 24 Juni 2023 | 08:29 WIB

Terkini

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

×